Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
Umum
11 jam yang lalu
Blokir Akses Kredit Bank, Singapura Bidik Korporasi Biang Kerok Kabut Asap Lintas Batas
2
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
Umum
11 jam yang lalu
Babat Praktik Curang Makan Bergizi Gratis, Kepala BGN Pastikan Tak Anti Kritik
3
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
Ekonomi
12 jam yang lalu
IHSG Sesi I Anjlok ke Level 5.142, Ratusan Saham Terkoreksi di Zona Merah
4
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
Metropolitan
13 jam yang lalu
Pramono Sebut Tak Ada Fasilitas Publik Rusak dalam Demo Mahasiswa di Jakarta
5
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
Umum
12 jam yang lalu
Bawa Sajam ke Bundaran HI, 19 Massa Aksi Komite Sadar Diringkus Polda Metro Jaya
6
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Ekonomi
8 jam yang lalu
Bank Jakarta Perkuat Tata Kelola dan Optimalisasi Layanan
Home  /  Berita  /  Olympic

Kapolda Metro "Terpukul" Akibat Driver Ojol Regang Nyawa Akibat Ditabrak Barakuda

Kapolda Metro Terpukul Akibat Driver Ojol Regang Nyawa Akibat Ditabrak Barakuda
Kapolda Polda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri. (Ist)
Jum'at, 29 Agustus 2025 12:09 WIB
Penulis: Bimo Putro Prihandoko
JAKARTA - Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri terpukul dengan kejadian driver ojek online (ojol) Affan Kurniawan yang menjadi korban tertabrak kendaraan taktis (rantis) di kawasan Benhil, Jakarta Selatan saat bentrok unjuk rasa, Kamis (28/8/2025) malam.

"Saya (Kapolda) turut berduka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga almarhum. Saya sudah bertemu dengan keluarganya, bapak almarhum dan alhamdulillah beliau sudah bisa menerima kami," ujar Irjen Asep Edi di RSCM, Jakarta, semalam.

Kapolda Metro yang belum genap sebulan berdinas itu mengungkapkan kejadian tersebut di luar dari prosedur pengamanan. Tak seharusnya, aparat keamanan ikut tersulut emosi dalam bertugas.

"Mungkin ini sebagai pelajaran bagi kita semua agar kita bisa merasakan apa yang dirasakan oleh keluarga almarhum," ujarnya.

Kapolda mengatakan akan menindak tegas anggotanya yang melakukan kelalaian, hingga menyebabkan orang lain meninggal dunia.

"Saya tegaskan akan menindak tegas anggota yang melakukan kesalahan. pelanggaran. dan akan kami serahkan ke kadiv propam untuk prosesnya. kita akan buka setransparan mungkin untuk proses penyelidikannya," tegasnya.

Irjen Asep berjanji kepada keluarga korban akan mengusut kasus tersebut sesuai dengan hukum dan aturan yang berlaku di institusi kepolisian.

"Bapak Zulkifli (orang tua Almarhum) menyampaikan minta keadilan dan kami siap. Kami akan serahkan kepada Propam agar bertindak sesuai aturan yang berlaku. kami sudah bicara dengan bapak Zulkifli apa aja yang akan menjadi tanggungan kami. Alhamdulillah baik dan kekeluargaan," ia menuturkan.

Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Abdul Karim, mengonfirmasi bahwa tujuh anggota Brimob yang berada di dalam rantis tersebut telah diamankan dan sedang diperiksa di bawah pengawasan Propam Mabes Polri bersama Propam Brimob Polda Metro Jaya.

Identitas tujuh anggota tersebut, berdasarkan pernyataan resmi, yakni: Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Bharaka Y, dan Bharaka D. Kini mereka sedang menjalani pemeriksaan di Mako Brimob Kwitang. ***

Editor:Azhari Nasution
Kategori:Olympic, Nasional, Voli, DKI Jakarta
wwwwww