Kolaborasi Bank Jakarta-Indogrosir Berdayakan Penyandang Disabilitas Lewat TMI Difabel
![]() |
| Peresmian TMI Difabel Shop di Bambu Apus. (Ist) |
Jum'at, 03 Oktober 2025 14:32 WIB
Penulis: Azhari Nasution
Penulis: Azhari Nasution
JAKARTA- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Bank Jakarta dan Indogrosir menghadirkan Toko Mandiri Indogrosir (TMI) Difabel di Jalan Mandor Hasan, Bambu Apus, Jakarta Timur.
Toko ritel modern yang diresmikan baru-baru ini menjadi wadah pemberdayaan penyandang disabilitas, khususnya tuna grahita, agar dapat mengelola usaha secara mandiri sekaligus memperoleh keterampilan wirausaha.
Inisiatif ini lahir dari kepedulian Sukarmi Ningsih, Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi DKI Jakarta yang sudah lebih dari 25 tahun bermukim di Bambu Apus.
Ia menggagas TMI Difabel untuk mengubah pandangan masyarakat terhadap penyandang disabilitas.
"Kami ingin menunjukkan bahwa difabel mampu berdiri di atas kaki sendiri, bukan sekadar penerima bantuan. Mereka bisa berkarya, mengelola usaha, dan memberi manfaat bagi masyarakat," kata Sukarmi, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat (3/10/2025).
TMI Difabel merupakan hasil sinergi tiga pihak: Indogrosir sebagai penyedia model usaha ritel modern, komunitas difabel sebagai pengelola toko, serta Bank Jakarta yang menyediakan dukungan layanan perbankan.
Dukungan ini juga sejalan dengan kebijakan Pemprov DKI dalam menciptakan lingkungan yang inklusif bagi penyandang disabilitas, baik dari sisi lapangan pekerjaan, akses fasilitas umum, maupun pemberdayaan ekonomi.
Direktur Bisnis dan Syariah Bank Jakarta, Dipo Nugroho, menegaskan komitmen perusahaannya dalam pengembangan UMKM inklusif.
"Kami percaya pembangunan ekonomi harus bersifat inklusif. Dukungan terhadap TMI Difabel adalah bagian dari strategi keberlanjutan Bank Jakarta untuk memperluas akses layanan keuangan sekaligus membangun ekosistem UMKM yang berkeadilan," ucapnya.
Selain menjadi toko ritel, TMI Difabel juga berperan sebagai Agen JakOne Abank yang mempermudah masyarakat sekitar melakukan transaksi perbankan, mulai dari setor tarik tunai, pembayaran tagihan, hingga pembelian pulsa. Skema ini memperkuat inklusi keuangan digital di Jakarta Timur sekaligus menambah penghasilan bagi pengelola toko.
Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi menambahkan, program ini selaras dengan misi Bank Jakarta sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya berfokus pada layanan finansial, tetapi juga aktif mendukung pembangunan sosial.
Kehadiran TMI Difabel menunjukkan bahwa kolaborasi lintas sektor mampu membuka jalan bagi penyandang disabilitas untuk lebih mandiri, berdaya, dan berkontribusi bagi masyarakat luas.
"Kami berharap kelompok difabel dapat tumbuh bersama dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota yang maju, modern, dan berkeadilan," pungkas Arie. ***
| Kategori | : | Internasional, DKI Jakarta |













