Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
11 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
17 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
16 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
9 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
6 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
6 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Non Olympic

Lebih dari Sekadar Bola, Trionda Piala Dunia 2026 Punya Sensor Super Canggih

Lebih dari Sekadar Bola, Trionda Piala Dunia 2026 Punya Sensor Super Canggih
Lionel Messi dan Yamine Lamal bersama Trionda, Bola Piala Dunia 2026.(foto: adidas)
Jum'at, 03 Oktober 2025 10:05 WIB
JAKARTA – Bola resmi Piala Dunia 2026 akhirnya diperkenalkan Adidas dengan nama Trionda, Kamis (11/9) di Mexico City. Tidak hanya tampil menawan secara visual, bola ini digadang sebagai yang paling canggih dalam sejarah turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Dibangun dengan konstruksi empat panel terbaru, Trionda dirancang agar stabilitas terbang lebih terjaga. Lekukan dalam serta garis relief yang disematkan memastikan laju bola tetap konsisten di udara. Bahkan, tekstur timbulnya dibuat agar pemain lebih mudah mengendalikan bola dalam berbagai kondisi, termasuk saat lapangan basah.

Namun yang membuat Trionda benar-benar berbeda adalah teknologi Connected Ball. Sensor gerak berfrekuensi 500 Hz tertanam di dalam bola, memungkinkan setiap sentuhan terekam dan dikirim langsung ke sistem VAR dalam hitungan detik. Fitur ini akan mempercepat keputusan offside, mengurangi kontroversi handball, hingga membantu wasit mengurai momen-momen krusial.

“Bola ini dirancang untuk meningkatkan pengalaman pertandingan, baik bagi pemain maupun penonton. Keakuratan data yang dihasilkan akan mengubah cara kita melihat sepak bola di level tertinggi,” jelas General Manager adidas Football, Sam Handy.

Meski sarat teknologi, Trionda tetap menyimpan makna budaya. Desain grafisnya menampilkan ikon tiga negara tuan rumah: bintang untuk Amerika Serikat, daun maple untuk Kanada, serta elang untuk Meksiko. Ketiganya dilapisi warna merah, hijau, dan biru sebagai simbol persatuan, dengan detail emas yang merepresentasikan trofi Piala Dunia.

Dengan kombinasi estetika dan teknologi, Trionda diyakini akan menjadi ikon baru dalam sejarah sepak bola dunia. Piala Dunia 2026 bukan hanya ajang perebutan gelar juara, tetapi juga momen lahirnya inovasi yang bisa mengubah masa depan permainan. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:Inilah.com
Kategori:Non Olympic, Sepakbola
wwwwww