Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
10 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
5 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
4 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  KONI

Setelah Skandal Pinjaman Ilegal, KB Bank Indonesia Kembali Dihantam Kasus Keuangan

Setelah Skandal Pinjaman Ilegal, KB Bank Indonesia Kembali Dihantam Kasus Keuangan
Jum'at, 03 Oktober 2025 08:58 WIB

JAKARTA – Dunia perbankan tanah air kembali diguncang kabar tak sedap. PT Bank KB Indonesia Tbk (BBKP) diduga mengalami transaksi tidak wajar senilai 3,18 miliar won atau setara Rp37 miliar.

Laporan resmi induk usaha mereka, KB Kookmin Bank Korea Selatan, menyebut insiden itu terjadi di rekening penyelesaian dana KB Bank Indonesia pada 25 September 2025. Dana sempat keluar tanpa permintaan penarikan normal, namun sebagian besar berhasil diamankan.

“Sekitar 3,05 miliar won dapat diselamatkan setelah kami menangguhkan pembayaran di hari yang sama,” ungkap pejabat KB Kookmin Bank dalam keterangan pers, Kamis (2/10/2025).

Kabar ini menambah deretan kasus yang pernah menimpa KB Bank Indonesia. Sebelumnya, seorang pegawai bank tersebut terbukti mengatur pinjaman tidak sah senilai 1,8 miliar won selama setahun penuh, dengan kerugian mencapai 1,76 miliar won.

VP Corporate Relations KB Bank, Adi Pribadi mengakui adanya transaksi mencurigakan, namun menegaskan keamanan nasabah tidak terganggu. “Kami pastikan dana nasabah aman dan tidak ada yang keluar,” katanya.

Ia menjelaskan, deteksi dini dapat dilakukan berkat penerapan Next Generation Banking System (NGBS) yang dimiliki KB Financial Group. Sistem itu disebut mampu mencegah kerugian lebih besar.

Meski ada jaminan dari pihak bank, publik mulai menyoroti lemahnya pengawasan dan kontrol internal perbankan. Apalagi, kasus berulang ini menciptakan kekhawatiran soal efektivitas pengawasan otoritas terhadap lembaga keuangan asing yang beroperasi di Indonesia. ***

Editor:M Rafdinal Adrianto
Sumber:msn.com
Kategori:KONI, DKI Jakarta
wwwwww