Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
8 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
14 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
13 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
5 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
Umum
7 jam yang lalu
Massa Turunkan Foto Gibran di DPRD DIY, Guntur Romli Sebut Bukti Kemarahan Rakyat
6
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Hukum
7 jam yang lalu
KPK Panggil Direktur PT Bela Parahiyangan Terkait Korupsi Lahan Kementerian ATR/BPN
Home  /  Berita  /  Automotif

Kampanye Bebas TBC Rekan Indonesia Didukung Walkot Jaksel

Kampanye Bebas TBC Rekan Indonesia Didukung Walkot Jaksel
Kampanye bebas TBC oleh Rekan Indonesia di CFD Kebayoran Baru. (Ist)
Senin, 08 Desember 2025 08:03 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA- Kawasan Car Free Day (CFD) Kebayoran Lama pada Minggu, 7 Desember 2025, menjadi arena kampanye kesehatan publik ketika Rekan Indonesia bersama Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan, PAM Jaya, dan Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Selatan menggelar Kampanye Jakarta Bebas Tuberkulosis (TBC) Tahun 2030.

‎Dalam kampanye tersebut, relawan membagikan 300 sapu tangan penutup batuk bertuliskan "Stop TBC dengan TOSS" serta flyer edukasi tentang pengenalan TBC dan penanganannya. 

‎
‎Materi kampanye itu ditujukan untuk meningkatkan kesadaran warga mengenai perilaku pencegahan TBC, terutama etika batuk dan pentingnya mendeteksi gejala sejak dini.
‎
‎Kolaborasi lintas sektor ini memperlihatkan upaya bersama untuk mempercepat pencapaian target nasional bebas TBC pada 2030. Meski angka kasus TBC masih tinggi di Jakarta, kegiatan edukasi di ruang publik dianggap menjadi salah satu langkah penting untuk memutus mata rantai penularan.
‎
‎Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar, menyampaikan dukungannya terhadap gerakan ini. Sebab, isu TBC tidak bisa lagi dipandang sebagai persoalan sepele. Untuk itu, kampanye seperti ini sangat diperlukan untuk menggugah kesadaran publik. 
‎
‎"Pemkot Jakarta Selatan mendukung penuh inisiatif Rekan Indonesia dan berharap edukasi semacam ini berlangsung konsisten. Perubahan perilaku warga adalah kunci untuk mencapai target bebas TBC 2030," kata Anwar, dikutip dari keterangan tertulis, Senin (8/9/2025).
‎
‎Sementara itu, Sekretaris Rekan Indonesia Jakarta Selatan, Adi Sulistiono menegaskan pentingnya keterlibatan warga dalam pencegahan TBC.
‎
‎Menurutnya, masyarakat perlu diingatkan bahwa TBC tetap mengintai dan pencegahannya harus dimulai dari kebiasaan sederhana. Pembagian sapu tangan penutup batuk ini adalah simbol disiplin sosial yang harus diperkuat. 
‎
‎Adi menambahkan, kampanye ini akan terus digelar di berbagai lokasi lain di Jakarta Selatan sebagai bagian dari rangkaian edukasi publik menuju Indonesia Bebas TBC 2030.
‎
‎"Tujuan kami jelas, membuat pengetahuan tentang TBC tersebar luas di tengah masyarakat. Tanpa partisipasi warga, target 2030 hanya akan menjadi angka di atas kertas," pungkas Adi. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Automotif, DKI Jakarta
wwwwww