Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
Umum
9 jam yang lalu
Jupiter Soroti Makna Demokrasi AS, Suara Rakyat Tak Boleh Dibeli
2
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
Metropolitan
16 jam yang lalu
BMKG Ramalkan Hujan Menyapa Jabodetabek Hari Ini
3
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
Hukum
15 jam yang lalu
Pemuda LIRA Desak Polri Terapkan Pasal Hukuman Mati Penyadap Presiden
4
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
Ekonomi
7 jam yang lalu
Tak Ingin Hanya Fokus Nikel, Kementerian ESDM Kebut Pengolahan Bauksit dan Tembaga Nasional
5
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
Olympic
5 jam yang lalu
Antarkan Tim Asia Raih Emas FEI Continental, Dinov Berjuang di Invidual Jumping
6
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Sepakbola
4 jam yang lalu
Kecerdikan Igor Tolic Baca Arah Permainan Melbourne Victory
Home  /  Berita  /  Badminton

Pram Pastikan UMP 2026 Penuhi Rasa Keadilan untuk Buruh dan Pengusaha

Pram Pastikan UMP 2026 Penuhi Rasa Keadilan untuk Buruh dan Pengusaha
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.
Senin, 08 Desember 2025 12:18 WIB
Penulis: Muhammad Rifandi Fahrezi
JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan, pembahasan penetapan upah minimum provinsi (UMP) di Jakarta hampir mencapai tahap akhir.

Pram mengatakan, Pemprov DKI terus memantau proses pembahasan yang melibatkan unsur buruh, pengusaha, serta pemerintah. Menurutnya, pembahasan tinggal selangkah lagi menuju keputusan final.

‎
‎"Pembahasan sudah hampir final. Dalam minggu ini kami akan merapatkan secara khusus untuk segera difinalkan," ujar Pram kepada wartawan, Senin (8/12/2025).
‎
‎Meski begitu, Pram mengakui masih ada perbedaan pandangan antara kelompok buruh dan pengusaha yang harus diselesaikan sebelum keputusan ditetapkan.
‎
‎"Memang masih ada dispute antara kelompok buruh dengan kelompok pengusaha," kata dia.
‎
‎Ia menegaskan, Pemprov DKI akan mengambil keputusan secara objektif dan seimbang.
‎
‎"Pemerintah Jakarta harus menjadi wasit yang adil. Dan kami akan memutuskan secara adil untuk itu," tegasnya.
‎
‎Pram memastikan keputusan final akan diambil setelah seluruh masukan dipertimbangkan, dengan tetap menjaga stabilitas hubungan industrial dan kepentingan pekerja maupun pelaku usaha di Jakarta. ***

Editor:Senopati Ukoro
Kategori:Badminton, DKI Jakarta
wwwwww