Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
Metropolitan
13 jam yang lalu
Hujan Ringan hingga Sedang Berpotensi Guyur Jabodetabek Sore Hari Ini
2
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
Kemenpora
23 jam yang lalu
Menpora Erick Tegaskan Pentinya Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati di Wirasena Youth Camp 2026
3
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
Kemenpora
7 jam yang lalu
Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata
4
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
Metropolitan
6 jam yang lalu
Pemprov DKI Perketat Syarat Penerima Bantuan Iuran JKN, Prioritaskan Desil 1-5
5
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
Sepakbola
6 jam yang lalu
Tampil Spartan, Marcelo Djalo Terpaksa Ganti Sepatu Yang Jebol
6
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kemenpora
6 jam yang lalu
Meninggalnya Syabilla Rizkia, Menpora Erick Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet
Kasus Hilangnya Ibu dan Anak di Padang

Suaminya Mengaku Sebelum Hilang Istrinya Pakai Seragam Gafatar

Suaminya Mengaku Sebelum Hilang Istrinya Pakai Seragam Gafatar
Ana Sri Fatiah yang hilang bersama dua anaknya. (Okezone)
Jum'at, 15 Januari 2016 07:48 WIB

PADANG - Deni Hendri (32), hingga kini masih kebingungan mencari keberadaan istri dan dua anaknya yang hilang sejak 7 Januari 2016. Ia menduga istri dan anaknya itu hilang karena masuk organisasi Gafatar.

"Kata tetangga dia pergi naik angkot putih pada pukul 11.00 WIB. Sekarang saya tidak tahu ke mana mereka pergi," tutur Deni di rumah kontraknya di Perumahan BBI Bunga Indah, Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangan, Kota Padang.

Saat hilang, Deni tidak berada di rumah. Istrinya sendiri bernama Ana Sri Fatiah (25), dan dua anaknya Farid Rizki Ramdani (5) dan Nadia Aliyah Sahilah (2,3). "Dia SMS saya, katanya dia dan anak baik-baik saja, tapi dia tidak mengatakan lokasinya," ucapnya.

Sebelum hilang, Hendri pernah melihat istrinya memakai banyu oranye berlambang matahari yang merupakan seragam Gafatar. "Ketika saya ketahui istri saya mengikuti aliran itu akhirnya, saya bawah dia ke Padang, ternyata dia pergi begitu saja," ucapnya.

Sementara Lurah Bunga Pasang Bambang Adiruscahya membenarkan warganya hilang. "Mereka adalah pindahan dari Kayu Tanam dan menjadi warga di sini, tapi belum secara resmi," sebutnya. (***)

Editor:Calva
Sumber:Okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww