Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
Nasional
17 jam yang lalu
Sebagian PNS Akan Dipindahkan ke Desa, Ini Kriterianya
2
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: "Saya bisa Menghilang Kapan Saja"
Kesehatan
19 jam yang lalu
Pengungkapan Asal Mula Covid-19: Saya bisa Menghilang Kapan Saja
3
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Mendagri Tekankan Disiplin Protokol Kesehatan pada Persiapan Pembelajaran Tatap Muka
4
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Padat Karya Kemendes PDTT Sasar 5 Juta Pekerja Desa
5
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
Hukum
18 jam yang lalu
Cyber Indonesia Laporkan Anji ke Polisi
6
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko
Umum
18 jam yang lalu
Kisah Mualaf Wilfred Hoffman, Publikasikan Buku Menggegerkan Saat Jadi Dubes Jerman di Maroko

Ini Kuncinya Agar Hidup Terasa Ringan

Ini Kuncinya Agar Hidup Terasa Ringan
KH Abdullah Gymnastiar (AA Gym) memberikan tausyiah. (kabarin.co)
Jum'at, 11 Agustus 2017 11:21 WIB
ALHAMDULILLAH. Puji dan syukur kita hanya kepada Allah Swt, Dzat Yang Maha Kuasa atas seluruh alam dan atas segala kejadian. Sholawat dan salam semoga selalu tercurah kepada baginda nabi Muhammad Saw.

Saudaraku, masalah terbesar kita adalah kurang yakin kepada Allah Swt. Orang yang yakin kepada Allah akan merasakan bahwa hidup ini jauh lebih ringan. Kalau kita merasa hidup ini terasa berat, maka kita perlu introspeksi diri. Salah satu penyebab hidup terasa berat adalah kalau cita-cita kita hanya urusan duniawi; harta, pangkat, jabatan, popularitas, pujian makhluk dan sebagainya.

Padahal sesungguhnya dunia ini tidak ada apa-apanya, maka tidak heran dunia bisa didapatkan siapa saja bahkan orang yang sangat banyak maksiat sekalipun. Dunia ini sudah sempit, sedikit, tidak berharga, namun diperebutkan, maka orang-orang yang memperebutkannya pasti akan merasakan betapa berat hidupnya.

Oleh karena itu, jika kita ingin hidup di dunia ini terasa ringan, maka jadikanlah akhirat sebagai cita-cita. Allah Swt. berfirman, Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertaqwa. Maka tidakkah kamu memahaminya? (QS. Al Anam [6] : 32)

Jadi, kita ini sebenarnya bukan penduduk asli dunia, kita ini penduduk asli akhirat, kita ini keturunan para penghuni surga yaitu nabi Adam dan siti Hawa. Dan, ke akhirat kita pasti akan kembali. Saat ini kita di dunia hanya mampir sebentar saja.

Allah Swt. berfirman, Dan carilah pada apa yang telah dianugerahkan Allah kepadamu (kebahagiaan) negeri akhirat, dan janganlah kamu melupakan bahagianmu dari (kenikmatan) dunia dan berbuat baiklah (kepada orang lain) sebagaimana Allah telah berbuat baik, kepadamu, dan janganlah kamu berbuat kerusakan di (muka) bumi. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berbuat kerusakan. (QS. Al Qoshosh [28] : 77)

Akhirat adalah tujuan kita, dunia adalah persinggahan dan tempat kita mengumpulkan bekal dengan cara berbuat baik, beramal sholeh, pantang zholim. Inilah yang akan membuat hidup kita terasa ringan, mantap dan ajeg karena cita-cita kita besar, agung dan jelas.

Semoga Allah Swt. mengumpulkan kita kembali di akhirat dalam keadaan bahagia, sejahtera di surga-Nya. Aamiin yaa Robbalaalamiin. (smstauhiid)***

Editor:hasan b
Sumber:inilah.com
Kategori:Ragam

wwwwww