Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
20 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
15 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
14 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
16 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
14 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran

Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu

Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
Kivlan Zen dirawat di RSPAD. (detik.com)
Selasa, 17 September 2019 21:18 WIB
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Kostrad TNI Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto sejak Senin (16/9/2019). Kivlan dikabarkan menderita penyakit komplikasi akibat infeksi paru-paru.

Dikutip dari sinarharapan.co, mengingat penyakit yang diderita Kivlan, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta Kivlan dibebaskan dulu selama proses hukum.

''Saya sudah minta (Kivlan) dibebaskan dulu. Tapi ini katanya politik. Saya itu tidak mau kalau ada main-main politik,'' kata Ryamizard kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Dia menyatakan, bagaiamanapun Kivlan memiliki banyak jasa. Misalnya, mengabdi kepada negara selama puluhan tahun. ''Saya tahu ada kekurangan, ada kelebihan. Kelebihannya banyak, dia berpuluh tahun, sampai pensiun mengabdi kepada negara ini,'' ujarnya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Kivlan yang merupakan terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal dirawat di RSPAD Gatot Subroto sejak Senin (16/9/2019). Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta, mengatakan kliennya menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mengidap infeksi paru-paru stadium 2.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam

wwwwww