Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
2
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
Politik
21 jam yang lalu
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
3
Shesar Hiren Jadi Wakil Indonesia Keempat di Babak 16 Besar
Olahraga
24 jam yang lalu
Shesar Hiren Jadi Wakil Indonesia Keempat di Babak 16 Besar
4
Jupe Maksimalkan Waktu Menuju Kick Off Piala Menpora 2021
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jupe Maksimalkan Waktu Menuju Kick Off Piala Menpora 2021
5
Dukcapil: Yang Belum Terapkan 'Tap' KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
Nasional
23 jam yang lalu
Dukcapil: Yang Belum Terapkan Tap KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
6
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
Politik
21 jam yang lalu
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY

Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu

Kivlan Zen Dirawat di RSPAD, Menhan Minta Dibebaskan Dulu
Kivlan Zen dirawat di RSPAD. (detik.com)
Selasa, 17 September 2019 21:18 WIB
JAKARTA - Mantan Kepala Staf Kostrad TNI Mayor Jenderal (Purn) Kivlan Zen dirawat di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto sejak Senin (16/9/2019). Kivlan dikabarkan menderita penyakit komplikasi akibat infeksi paru-paru.

Dikutip dari sinarharapan.co, mengingat penyakit yang diderita Kivlan, Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu meminta Kivlan dibebaskan dulu selama proses hukum.

''Saya sudah minta (Kivlan) dibebaskan dulu. Tapi ini katanya politik. Saya itu tidak mau kalau ada main-main politik,'' kata Ryamizard kepada wartawan di Gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Ads

Dia menyatakan, bagaiamanapun Kivlan memiliki banyak jasa. Misalnya, mengabdi kepada negara selama puluhan tahun. ''Saya tahu ada kekurangan, ada kelebihan. Kelebihannya banyak, dia berpuluh tahun, sampai pensiun mengabdi kepada negara ini,'' ujarnya seperti dikutip cnnindonesia.com.

Kivlan yang merupakan terdakwa kasus kepemilikan senjata api ilegal dirawat di RSPAD Gatot Subroto sejak Senin (16/9/2019). Kuasa hukum Kivlan, Tonin Tachta, mengatakan kliennya menjalani perawatan di rumah sakit lantaran mengidap infeksi paru-paru stadium 2.***

Editor:hasan b
Sumber:sinarharapan.co
Kategori:Ragam
wwwwww