Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Negara Harus Lindungi PMI ABK, Jangan Pas Ada Kasus Baru Kelihatan Sibuk
2
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
Politik
19 jam yang lalu
Kuatkan Hubungan Kerjasama Antar Negara saat Pandemi, Azis Syamsudin Temui Dubes Singapura
3
'Gelora Kemerdekaan 2020' dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
Politik
20 jam yang lalu
Gelora Kemerdekaan 2020 dan Launching API GELORA di HUT RI ke-75
4
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
Politik
18 jam yang lalu
Bangun Ribuan Titik Jaringan Wi-Fi, Gus Jazil: Langkah Konkret GBB Membantu Pendidikan Masyarakat di Masa Pandemi
5
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
Politik
19 jam yang lalu
DPP PAN Tegaskan Muswil PAN Riau Digelar Akhir Agustus 2020
6
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing
Peristiwa
19 jam yang lalu
Islam Kembali Dihina, Muhammadiyah Imbau Umat Muslim Tidak Terpancing

Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku

Pingsan Usai Disuntikkan Vitamin C, Wanita Muda Digauli Pria Baru Dikenalnya di Rumah Kakak Pelaku
Ilustrasi korban pencabulan. (dok)
Rabu, 18 September 2019 11:06 WIB
DEPOK - Tim Srikandi Satreskrim Polresta Depok menangkap BSN (25), warga Sawangan. Pria yang bekerja sebagai perawat itu dituduh memerkosa wanita berusia 24 tahun, Jumat (13/9/2019) lalu.

Dikutip dari poskotanews.com, Kapolresta Depok AKBP Azis Andriansyah mengatakan, BSN tidak berkutik saat diciduk tim Srikandi dipimpin Kanit PPA, di rumahnya.

Peristiwa perkosaan itu terjadi di rumah kakak pelaku di daerah Pengasinan, Sawangan, Kota Depok, Jumat (13/9), sekitar pukul 21.00 WIB.

''Penyidik masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku,'' ujarnya didampingi Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan kepada Poskota, Rabu (18/9/2019) pagi.

Lanjut AKBP Azis, perkosaan itu bermula ketika pelaku mengajak korban yang baru dikenalnya lewat temannya tersebut bertemu di sebuah pusat perbelanjaan di Depok.

''Setelah ketemu sama korban, pelaku berpura-pura mengajak korban main ke rumah kakak pelaku di Sawangan. Saat itu rumah dalam keadaan sepi. Pelaku  menyuntikkan vitamin C, usai itu korban pusing dan pingsan. Saat itulah pelaku mengerjai korbannya,'' kata Deddy.

Korban sempat curiga saat akan disuntikkan vitamin C. Namun setelah diyakinkan pelaku tidak akan terjadi apa-apa, akhirnya korban pasrah.

''Sekitar pukul 22.00 WIB, korban sadar dan melihat keadaannya sudah tidak karuan, langsung menghubungi adiknya untuk menjemput. Kondisinya masih lemas. Setelah itu baru melapor ke Polresta Depok,'' ungkapnya.

Berdasarkan pengakuan pelaku, ia melakukan perbuatan tersebut lantaran menyukai korban.

''Apapun alasan memaksakan kehendak di luar batas kewajaran dapat dihukum. Pelaku sudah menyesali perbuatannya tersebut, namun proses hukum tetap berjalan sesuai aturan berlaku,'' tambahnya.

Untuk barang bukti yang berhasil disita, yaitu ada suntikan, botol cairan certavin, dan kapas alkohol masih ada bercak darah.

''Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku kita kenakan Pasal 285 KUHP tentang pemerkosaan ancaman pidana di atas 7 tahun,'' tutupnya.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww