Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
Umum
21 jam yang lalu
43 Persen Serangan Siber Sasar UMKM, BSSN Beri Pedoman Proteksi
2
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
DPR RI
16 jam yang lalu
Ungkap Korupsi Dana Covid19, KPK: Hanya Persoalan Waktu bagi Kami
3
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
MPR RI
15 jam yang lalu
Klaster Baru Covid-19 di Gontor 2, Gus Jazil: Harusnya Rapid Test Santri Digaritaskan
4
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
Sepakbola
17 jam yang lalu
Timnas U 16 Indonesia Sudah Terbiasa Latihan dengan Protokol Kesehatan
5
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
Hukum
16 jam yang lalu
Kuasa Hukum Wahyu Setiawan Desak KPK Hadirkan Gubernur Papua Barat ke Persidangan
6
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Istana Nyatakan Pentingnya Digitalisasi Pers dan Penyiaran

Demo di DPR, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Terkapar dengan Tengkorak Retak dan Tulang Bahu Patah

Demo di DPR, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Terkapar dengan Tengkorak Retak dan Tulang Bahu Patah
Mahasiswa dan aparat kepolisian bentrok di depan gedung DPR, Selasa (24/9) sore. (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 08:59 WIB
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Al Azhar Jakarta, Faisal, menjadi korban kekerasan aparat keamanan saat terjadi bentrok antara massa mahasiswa dengan aparat keamanan di depan gedung DPR RI, Selasa (24/9). Faisal kini masih kritis dan dirawat di Rumah Sakit Pelni Petamburan.

Dikutip dari merdeka.com, ibunda Faisal, Siti Asmah, saat dihubungi Rabu (25/9) menjelaskan, anaknya pamit untuk ikut aksi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR yang berlangsung Selasa (24/9) kemarin.

''Dia minta izin untuk ikut demo di DPR. Faisal memang aktivis di kampus, dia koordinator demo dan menjaga keamanan teman-temannya kemarin,'' kata Siti.

Berdasarkan cerita dari teman-teman Faisal, Siti mengatakan, saat kondisi ricuh dan bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Faisal berupaya mencari teman-temannya di sekitar Hotel Sultan. Namun mahasiswa Fakultas Hukum semester 7 itu kemudian hilang, hingga ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi luka-luka.

''Dia ditemukan di basement Restoran Pulau Dua di dekat gedung DPR. Kemudian dibawa pakai mobil bak terbuka ke RS Pelni,'' kata Siti.

Dari keterangan dokter, Siti mendapat penjelasan jika anaknya mengalami retak tengkorak, tulang bahu patah, dan memar-memar. ''Kata dokter saraf, luka-lukanya akibat benda tumpul,'' ujarnya.

Oleh dokter, Faisal kemudian dioperasi dari pukul 21.00 WIB hingga selesai pukul 05.00 WIB dini hari tadi.

''Mohon doanya untuk kesembuhan anak saya yang masih kritis. Sekarang masih di ruang ICU setelah dioperasi,'' tutup Siti. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww