Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
RIGHTS Foundation minta Pemerintah Tegas Larang TKA China masuk Indonesia
Nasional
18 jam yang lalu
RIGHTS Foundation minta Pemerintah Tegas Larang TKA China masuk Indonesia
2
Senator Papua Barat Kecam Sikap Rasisme Ambroncius
Umum
13 jam yang lalu
Senator Papua Barat Kecam Sikap Rasisme Ambroncius
3
PPUU DPD RI: UU Cipta Kerja Jawab Kekhawatiran Masyarakat soal Mafia Tanah
Nasional
17 jam yang lalu
PPUU DPD RI: UU Cipta Kerja Jawab Kekhawatiran Masyarakat soal Mafia Tanah
4
Kritik Rencana Menpar Berkantor di Bali, DPD: Perhatikan Juga Potensi Wisata di Sumatera
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Kritik Rencana Menpar Berkantor di Bali, DPD: Perhatikan Juga Potensi Wisata di Sumatera
5
Webinar Dana Desa, Kemenkeu Ungkap Banyak Kepala Desa Punya Mobil Lebih Bagus dari Camat
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Webinar Dana Desa, Kemenkeu Ungkap Banyak Kepala Desa Punya Mobil Lebih Bagus dari Camat
6
LBP Terpilih Secara Aklamasi, Maria Lawalata Ucapkan Selamat
Olahraga
13 jam yang lalu
LBP Terpilih Secara Aklamasi, Maria Lawalata Ucapkan Selamat

Demo di DPR, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Terkapar dengan Tengkorak Retak dan Tulang Bahu Patah

Demo di DPR, Mahasiswa Al Azhar Ditemukan Terkapar dengan Tengkorak Retak dan Tulang Bahu Patah
Mahasiswa dan aparat kepolisian bentrok di depan gedung DPR, Selasa (24/9) sore. (liputan6.com)
Rabu, 25 September 2019 08:59 WIB
JAKARTA - Mahasiswa Universitas Al Azhar Jakarta, Faisal, menjadi korban kekerasan aparat keamanan saat terjadi bentrok antara massa mahasiswa dengan aparat keamanan di depan gedung DPR RI, Selasa (24/9). Faisal kini masih kritis dan dirawat di Rumah Sakit Pelni Petamburan.

Dikutip dari merdeka.com, ibunda Faisal, Siti Asmah, saat dihubungi Rabu (25/9) menjelaskan, anaknya pamit untuk ikut aksi demonstrasi mahasiswa di depan gedung DPR yang berlangsung Selasa (24/9) kemarin.

''Dia minta izin untuk ikut demo di DPR. Faisal memang aktivis di kampus, dia koordinator demo dan menjaga keamanan teman-temannya kemarin,'' kata Siti.

Berdasarkan cerita dari teman-teman Faisal, Siti mengatakan, saat kondisi ricuh dan bentrokan terjadi sekitar pukul 17.00 WIB, Faisal berupaya mencari teman-temannya di sekitar Hotel Sultan. Namun mahasiswa Fakultas Hukum semester 7 itu kemudian hilang, hingga ditemukan sekitar pukul 18.00 WIB dalam kondisi luka-luka.

''Dia ditemukan di basement Restoran Pulau Dua di dekat gedung DPR. Kemudian dibawa pakai mobil bak terbuka ke RS Pelni,'' kata Siti.

Dari keterangan dokter, Siti mendapat penjelasan jika anaknya mengalami retak tengkorak, tulang bahu patah, dan memar-memar. ''Kata dokter saraf, luka-lukanya akibat benda tumpul,'' ujarnya.

Oleh dokter, Faisal kemudian dioperasi dari pukul 21.00 WIB hingga selesai pukul 05.00 WIB dini hari tadi.

''Mohon doanya untuk kesembuhan anak saya yang masih kritis. Sekarang masih di ruang ICU setelah dioperasi,'' tutup Siti. ***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww