Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
2
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
Politik
16 jam yang lalu
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
3
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
Umum
17 jam yang lalu
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
4
Langgar Administrasi, Kemenag RI Copot Rektor UIN Suska
Peristiwa
16 jam yang lalu
Langgar Administrasi, Kemenag RI Copot Rektor UIN Suska
5
Kabar Gembira dari Gus Menteri, Pendamping Desa Tak Perlu Kuatir soal Kontrak Kerja
Pemerintahan
13 jam yang lalu
Kabar Gembira dari Gus Menteri, Pendamping Desa Tak Perlu Kuatir soal Kontrak Kerja
6
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Politik
19 jam yang lalu
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021

Sejumlah Polisi Masuk Masjid Pakai Sepatu, Polda Sulsel Minta Maaf

Sejumlah Polisi Masuk Masjid Pakai Sepatu, Polda Sulsel Minta Maaf
Sejumlah polisi masuk masjid di Makassar, Sulsel, memakai sepatu saat mengejar pendemo, Selasa (24/9). (inews)
Rabu, 25 September 2019 10:37 WIB
JAKARTA - Sejumlah anggota polisi masuk ke dalam masjid menggunakan sepatu saat mengejar mahasiswa pendemo. Video aksi tidak pantas anggota polisi tersebut beredar luas di grup-grup WA.

Dalam dua video berdurasi 7 detik dan 22 detik itu terlihat beberapa polisi masuk ke dalam masjid membawa senjata api, tongkat, tameng, mengenakan helm dan bersepatu, mengejar sejumlah orang yang diduga mahasiswa pendemo.

Suara perempuan berlogat khas Makassar terdengar dari video tersebut.

Peristiwa itu terjadi di masjid dekat Kantor DPRD Sulsel di Kota Makassar, Selasa (24/9).

Dikutip dari detik.com, pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan (Sulsel) membenarkan peristiwa itu.

Berikut penjelasan lengkap Polda Sulsel yang disampaikan Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Dicky Sondani kepada wartawan, Selasa (24/9/2019):

''KLARIFIKASI VIDEO ANGGOTA POLRI MENGEJAR MAHASISWA DI MASJID

AWAL BEREDARNYA VIDEO TERSEBUT, MEMANG MIRIP KEJADIAN DI PETAMBURAN JAKARTA. NAMUN SETELAH DILAKUKAN PENGECEKAN DI LAPANGAN, BAHWA MEMANG BETUL MASJID ITU ADA DI SEBELAH KANTOR DPRD SULSEL.

KRONOLOGIS KEJADIAN, ANGGOTA YG SEDANG MELAKUKAN PENGAMANAN DEMONSTRASI DI KANTOR DPRD, DILEMPAR MAHASISWA DG BATU. PASCA LEMPARAN ITU TERJADILAH PENGEJARAN MAHASISWA OLEH ANGGOTA, NAMUN MAHASISWA BERSEMBUNYI DI MASJID SAMPING DPRD. MAHASISWA YG MELEMPAR PETUGAS SENGAJA MENJADIKAN MASJID SEBAGAI TAMENG. AKHIRNYA PETUGAS MENANGKAP MAHASISWA PELAKU PELEMPARAN YG BERSEMBUNYI DI MASJID.

SEHUBUNGAN DENGAN HAL TERSEBUT DI ATAS, POLDA SULSEL MOHON MAAF YG SEBESAR BESARNYA ATAS INSIDEN TERSEBUT. 

OKNUM YG MELAKUKAN TINDAKAN BERLEBIHAN AKAN DIPROSES SECARA HUKUM. NAMUN MAHASISWA PELAKU PELEMPARAN JUGA AKAN DIPROSES SECARA HUKUM. PROPAM SEGERA MELAKUKAN PENYELIDIKAN TERHADAP INSIDEN TERSEBUT. 

DEMIKIAN KLARIFIKASI INI KAMI BUAT ATAS PETUNJUK BAPAK KAPOLDA SULSEL.'' ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww