Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
Olympic
21 jam yang lalu
Marciano Beri Semangat Atlet Balap Sepeda Raih Prestasi di Youth Olympic Games Dakar 2026
2
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
MPR RI
21 jam yang lalu
Mulyanto: Keputusan Pemerintah Batasi Ekspor Gas ke Singapura Sangat Tepat
3
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
Nasional
21 jam yang lalu
Usman Husin Soroti Tarif Ferry Kupang-Rote, Khawatir Harga Sembako Ikut Naik
4
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
Sepakbola
21 jam yang lalu
Achsanul Qosasi Minta Suporter Madura United dan Bonek Tak Terprovokasi Medsos
5
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas
Sepakbola
21 jam yang lalu
Bernando Tavares Ungkap Alasan Persebaya Lepas Gali Freitas

Demo di Kendari Ricuh, Seorang Mahasiswa Tewas, Peluru Menembus Dadanya

Demo di Kendari Ricuh, Seorang Mahasiswa Tewas, Peluru Menembus Dadanya
Mahasiswa bentrok dengan aparat keamanan di Kota Kendari, Kamis (26/9). (kumparan.com)
Kamis, 26 September 2019 17:07 WIB
KENDARI - Aksi demo mahasiswa menolak UU KPK hasil revisi dan pengesahan sejumlah RUU lainnya akhirnya memakan korban jiwa. Randi (22), mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) tewas saat demo ricuh di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9).

Dikutip dari kumparan.com, dari gambar yang diterima kendarinesia, terlihat dada korban berlubang tertembus peluru. Sampai sekarang korban masih berada di UGD Rumah Sakit Ismoyo atau RS Korem Kendari.

Salah satu rekan korban, Ariani membenarkan bahwa korban adalah Randi. Kesaksian mahasiswa lain yang tidak ingin diketahui identitasnya mengatakan Randi terkena tembakan di perempatan sekitar perempatan MTQ.

''Ia temanku ini. Randi anak Fakultas Pertanian UHO,'' ujar Ariani di RS Ismoyo.

Pantauan kendarinesia kerabat korban sudah mulai berdatangan di rumah sakit. Satu mahasiswa lagi yang belum terkonfirmasi identitasnya dikabarkan kritis di RS Bahteramas Kendari.

Meski sudah jatuh koban jiwa, bentrokan antara mahasiswa dan pihak keamanan terus berlangsung. Tembakan gas air mata dibalas dengan lemparan batu oleh mahasiswa.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam
wwwwww