Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
Kesehatan
15 jam yang lalu
Forum Facebook Pekanbaru Kota Bertuah Fasilitasi Pengobatan Indah Putri
2
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
Hukum
14 jam yang lalu
Ruslan Buton Ditangkap, Kolonel Sugeng Waras: Anda tidak Sendirian, Banyak Orang di Belakangmu
3
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar 'Bokep' Eks Kontributor Majalah Dewasa
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Rekam Jejak Dirut TVRI yang Baru, Penggemar Bokep Eks Kontributor Majalah Dewasa
4
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
Politik
17 jam yang lalu
Cek Persiapan New Normal, Satgas Lawan Covid-19 DPR Sambangi Kadin
5
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
Hukum
14 jam yang lalu
Dijerat Pasal Berlapis, Ruslan Buton Terancam Penjara Hingga 8 Tahun
6
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan 'Smartcard'
DPR RI
14 jam yang lalu
DPR Mulai Uji Coba Teknis Pemggunaan Smartcard

Demo di Kendari Ricuh, Seorang Mahasiswa Tewas, Peluru Menembus Dadanya

Demo di Kendari Ricuh, Seorang Mahasiswa Tewas, Peluru Menembus Dadanya
Mahasiswa bentrok dengan aparat keamanan di Kota Kendari, Kamis (26/9). (kumparan.com)
Kamis, 26 September 2019 17:07 WIB
KENDARI - Aksi demo mahasiswa menolak UU KPK hasil revisi dan pengesahan sejumlah RUU lainnya akhirnya memakan korban jiwa. Randi (22), mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas Halu Oleo (UHO) tewas saat demo ricuh di Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Kamis (26/9).

Dikutip dari kumparan.com, dari gambar yang diterima kendarinesia, terlihat dada korban berlubang tertembus peluru. Sampai sekarang korban masih berada di UGD Rumah Sakit Ismoyo atau RS Korem Kendari.

Salah satu rekan korban, Ariani membenarkan bahwa korban adalah Randi. Kesaksian mahasiswa lain yang tidak ingin diketahui identitasnya mengatakan Randi terkena tembakan di perempatan sekitar perempatan MTQ.

''Ia temanku ini. Randi anak Fakultas Pertanian UHO,'' ujar Ariani di RS Ismoyo.

Pantauan kendarinesia kerabat korban sudah mulai berdatangan di rumah sakit. Satu mahasiswa lagi yang belum terkonfirmasi identitasnya dikabarkan kritis di RS Bahteramas Kendari.

Meski sudah jatuh koban jiwa, bentrokan antara mahasiswa dan pihak keamanan terus berlangsung. Tembakan gas air mata dibalas dengan lemparan batu oleh mahasiswa.***

Editor:hasan b
Sumber:kumparan.com
Kategori:Ragam

wwwwww