Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
Politik
21 jam yang lalu
Wakil Ketua MPR: Mendikbud Buta Sejarah
2
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
DPR RI
21 jam yang lalu
Ketua DPR Ingatkan KPU dan Bawaslu soal Aturan Protokol Kesehatan saat Kampanye Pilkada
3
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
DPR RI
21 jam yang lalu
Puan Pastikan Omnibus Law Dibahas Transparan dan Hati-hati
4
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
Hukum
14 jam yang lalu
Oknum Polisi Perkosa Gadis Pelanggar Lalu Lintas, Kapolres: Bukan Anggota Lapangan
5
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
DPD RI
16 jam yang lalu
Tak Sesuai Undang-undang, Lelang Jabatan DPD RI Bermasalah
6
Ada Patogen Virus Corona pada Kemasan, Produk Ikan Beku Asal Sumut Dilarang Masuk China
Kesehatan
21 jam yang lalu
Ada Patogen Virus Corona pada Kemasan, Produk Ikan Beku Asal Sumut Dilarang Masuk China

Syahrudin Tewas Ditembak Saat Menjaga Kios Dekat Bandara di Papua

Syahrudin Tewas Ditembak Saat Menjaga Kios Dekat Bandara di Papua
Ilustrasi jenazah. (dok)
Minggu, 29 September 2019 09:55 WIB
JAYAPURA - Seorang penjaga kios dekat Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, bernama Syahrudin, tewas ditembak, Sabtu (28/9). Dalam tiga hari belakangan sudah terjadi dua insiden penembakan terhadap warga sipil di Puncak.

Dikutip dari merdeka.com, Bupati Puncak, Williem Wandik mengatakan, jenazah Syahrudin sudah dibawa ke rumah sakit di Ilaga. Wandik mengimbau warga senantiasa waspada terhadap aksi penembakan yang dilakukan KSB.

''Warga sipil baik OAP maupun non OAP diminta waspada mengingat dalam sepekan sudah dua kali terjadi aksi penembakan yang merenggut tiga nyawa,'' kata Bupati Wandik, Antara (29/9), seperti dikutip dari Antara.

Sebelumnya, Kamis (26/9) dua tukang ojek ditembak KSB saat mereka melintas di jembatan gantung yang berada di kampung Amunggi, Distrik Ilaga Utara. Penembakan terhadap Sattiar alias Midung dan La Ode Alwi menyebabkan keduanya meninggal di tempat. Jenazah kedua tukang ojek sudah dievakuasi ke Makassar melalui Timika.

''Kedua tukang ojek ditembak kelompok separatis bersenjata (KSB) saat melintas di kawasan tersebut,'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura.

Peristiwa yang dialami kedua tukang ojek itu diketahui setelah warga melaporkannya ke Polsek Ilaga. Ketika ditanya tentang pelaku penembakan, Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap pelaku penembakan adalah KSB pimpinan Venny Murib.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam

wwwwww