Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
Pemerintahan
23 jam yang lalu
Peneliti IGJ Sebut Gaung Benci Produk Luar Negeri Kontradiktif dengan Kebijakan Pemerintah
2
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
Politik
20 jam yang lalu
Jangan hanya Untungkan Elite Jakarta, Rencana Pemekaran harus Sejahterakan Rakyat Papua
3
Shesar Hiren Jadi Wakil Indonesia Keempat di Babak 16 Besar
Olahraga
23 jam yang lalu
Shesar Hiren Jadi Wakil Indonesia Keempat di Babak 16 Besar
4
Jupe Maksimalkan Waktu Menuju Kick Off Piala Menpora 2021
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jupe Maksimalkan Waktu Menuju Kick Off Piala Menpora 2021
5
Dukcapil: Yang Belum Terapkan 'Tap' KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
Nasional
22 jam yang lalu
Dukcapil: Yang Belum Terapkan Tap KTP-el, Belum Kerjasama dengan Dukcapil Kemendagri
6
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY
Politik
20 jam yang lalu
Tak Akan Ada Partai Demokrat Tanpa SBY

Syahrudin Tewas Ditembak Saat Menjaga Kios Dekat Bandara di Papua

Syahrudin Tewas Ditembak Saat Menjaga Kios Dekat Bandara di Papua
Ilustrasi jenazah. (dok)
Minggu, 29 September 2019 09:55 WIB
JAYAPURA - Seorang penjaga kios dekat Bandara Ilaga, Kabupaten Puncak, Papua, bernama Syahrudin, tewas ditembak, Sabtu (28/9). Dalam tiga hari belakangan sudah terjadi dua insiden penembakan terhadap warga sipil di Puncak.

Dikutip dari merdeka.com, Bupati Puncak, Williem Wandik mengatakan, jenazah Syahrudin sudah dibawa ke rumah sakit di Ilaga. Wandik mengimbau warga senantiasa waspada terhadap aksi penembakan yang dilakukan KSB.

''Warga sipil baik OAP maupun non OAP diminta waspada mengingat dalam sepekan sudah dua kali terjadi aksi penembakan yang merenggut tiga nyawa,'' kata Bupati Wandik, Antara (29/9), seperti dikutip dari Antara.

Ads

Sebelumnya, Kamis (26/9) dua tukang ojek ditembak KSB saat mereka melintas di jembatan gantung yang berada di kampung Amunggi, Distrik Ilaga Utara. Penembakan terhadap Sattiar alias Midung dan La Ode Alwi menyebabkan keduanya meninggal di tempat. Jenazah kedua tukang ojek sudah dievakuasi ke Makassar melalui Timika.

''Kedua tukang ojek ditembak kelompok separatis bersenjata (KSB) saat melintas di kawasan tersebut,'' kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Kamal di Jayapura.

Peristiwa yang dialami kedua tukang ojek itu diketahui setelah warga melaporkannya ke Polsek Ilaga. Ketika ditanya tentang pelaku penembakan, Kamal mengatakan, dari laporan yang diterima terungkap pelaku penembakan adalah KSB pimpinan Venny Murib.***

Editor:hasan b
Sumber:merdeka.com
Kategori:Ragam
wwwwww