Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
Internasional
16 jam yang lalu
Aksi Solidaritas Kematian George Floyd Berujung Ricuh Hampir ke Seluruh Amerika
2
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
Peristiwa
16 jam yang lalu
Kematian George Floyd Berujung Rusuh, KJRI Chicago Pastikan WNI Aman
3
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO 'Boneka' China
Internasional
7 jam yang lalu
Umumkan Amerika Keluar dari Keanggotaan, Donald Trump Sebut WHO Boneka China
4
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
Internasional
7 jam yang lalu
Aksi Ricuh Demonstrasi Merebak di 30 Kota di Amerika
5
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
Politik
8 jam yang lalu
Lawan Covid -19, Aziz Syamsudin Ajak Warga Budayakan Gotong Royong
6
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM
Politik
8 jam yang lalu
HNW Desak Polisi Usut Aksi Teror ke Wartawan, Narasumber dan Panitia Diskusi UGM

Dijadikan Ayahnya Pelacur, Bocah 12 Tahun Dipaksa Layani 30 Pria Dewasa

Dijadikan Ayahnya Pelacur, Bocah 12 Tahun Dipaksa Layani 30 Pria Dewasa
Ilustrasi. (int)
Sabtu, 05 Oktober 2019 00:36 WIB
KERALA - Kemalangan luar biasa dialami bocah perempuan berusia 12 tahun di Malappura, Kerala, India. Gadis kecil itu dijadikan ayahnya sebagai pelacur.

Dikutip dari grid.id yang melansir Mirror Kamis (3/9/2019), bocah malang tersebut telah dipaksa melayani 30 pria dewasa, termasuk teman ayahnya sendiri.

Berdasarkan laporan, gadis tersebut dijual ayah kandungnya bermula saat neneknya tengah mengalami sakit parah dan membutuhkan banyak biaya untuk pengobatan.

Bocah itu mengaku, ia pertama kali diperkosa teman ayahnya sendiri. Saat itu teman ayahnya memberikan uang kepada keluarganya, dan sebagai balasannya, ia terpaksa harus rela diperkosa.

Usai kejadian nahas itu, banyak pria lain yang melakukan tindakan bejat itu kepadanya.

Bocah itu bahkan menuliskan pesan memilukan yang ia tujukan kepada ibunya. Ia menuliskan pesan itu di pintu rumah.

''Sorry Amma,'' tulis bocah itu yang membuat semua orang merasakan sakit yang mendalam.

Sub Inspektur Tirurangadi Noushad Ibrahim membenarkan kasus yang dialami bocah itu.

Bahkan tetangga korban juga sering mendengar sang gadis menangis.

''Kami sering mendengar gadis kecil itu menangis dan teriak di malam hari. Kami melihat laki-laki datang ke rumahnya,'' terang tetangganya dikutip dari Mirror.

Tak diketahui secara pasti siapa yang sudah melaporkan kasus yang menimpa gadis itu ke polisi.

Namun sekarang pihak kepolisian telah mengamankan tiga orang termasuk ayahnya.

Dua orang pelaku juga sudah ditetapkan sebagai tersangka dan dijerat dengan hukuman pidana.

Mereka dianggap telah melanggar tindak perlindungan anak dan pelanggaran sesksual.***

Editor:hasan b
Sumber:grid.id
Kategori:Ragam

wwwwww