Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
18 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
17 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
17 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Sakhi Raih 4 Medali, DAD Archery Juara Umum Panahan Jakarta Series 2 Tahun 2026
Metropolitan
23 jam yang lalu
Sakhi Raih 4 Medali, DAD Archery Juara Umum Panahan Jakarta Series 2 Tahun 2026
6
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
16 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum

Aiptu Pariadi Tembak Istrinya 2 Kali Sebelum Tembak Kepalanya Sendiri

Aiptu Pariadi Tembak Istrinya 2 Kali Sebelum Tembak Kepalanya Sendiri
Iustrasi jenazah. (dok)
Minggu, 06 Oktober 2019 13:51 WIB
MEDAN - Anggota Polres Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), Aiptu Pariadi dan istrinya Fitri ditemukan tewas di rumahnya pada Ahad (6/10/2019) dinihari. Kedua korban mengalami luka tembak pada kepala.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu mengatakan, Aiptu Pariadi dan istrinya, Fitri, ditemukan tewas dalam rumahnya di Dusun VI, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

''Berdasarkan keterangan dari anak-anaknya yang sudah kita mintai keterangan, antara Pariadi bersama istri sebelumnya diketahui memiliki masalah. Pasangan suami-istri terlibat pertengkaran. Keduanya pun tidak komunikasi,'' ujar Kapolres Sergai saat turun memimpin penyelidikan di lokasi kejadian, Ahad (6/10/2019).

Pariadi ditemukan tewas di depan pintu kamar tidur dengan luka bekas tembak di kepala. Sementara istrinya, ditemukan tewas di ruangan tempat menonton televisi, dengan dua luka bekas tembakan di kepala.

Kapolres menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab tewasnya Aiptu Pariadi bersama istrinya tersebut. Soalnya, selama bertugas menjadi ketua tim di Satuan Narkoba, Pariadi dikenal baik. Selain itu, dia tidak pernah mendapatkan nilai buruk selama berdinas.

''Kalau untuk senjata pastinya dia memiliki surat izin tersebut. Itu sudah lama dibekali. Semua kriteria tidak ada masalah. Pariadi sudah lulus dalam berbagai tes. Senjata itu untuk kepentingan tugasnya. Bahkan, kerjanya pun bagus dalam memberantas narkoba. Pariadi juga tidak pernah melakukan pelanggaran,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam
wwwwww