Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ade Gunawan jabat Ketua Karang Taruna Kecamatan Kulim Pertama
Umum
11 jam yang lalu
Ade Gunawan jabat Ketua Karang Taruna Kecamatan Kulim Pertama
2
Sosialisasikan Edaran, Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Mudahkan Investasi di Daerah
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Sosialisasikan Edaran, Sekjen Kemendagri Dorong Pemda Mudahkan Investasi di Daerah
3
Dampingi Sigit Listyo, Ini Profil Ferdy Sambo Jenderal Bintang Dua Termuda di Polri
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Dampingi Sigit Listyo, Ini Profil Ferdy Sambo Jenderal Bintang Dua Termuda di Polri
4
Jika Sudah Dilantik jadi Kapolri, Gus Jazil Minta Listyo Sigit Rangkul Pesantren
Politik
22 jam yang lalu
Jika Sudah Dilantik jadi Kapolri, Gus Jazil Minta Listyo Sigit Rangkul Pesantren
5
Ditanya PKS soal Insiden KM 50, Calon Kapolri Sigit Jawab Begini
DPR RI
23 jam yang lalu
Ditanya PKS soal Insiden KM 50, Calon Kapolri Sigit Jawab Begini
6
Fajar/Rian, Ruselli, dan Jonatan Tersingkir
Olahraga
19 jam yang lalu
Fajar/Rian, Ruselli, dan Jonatan Tersingkir

Aiptu Pariadi Tembak Istrinya 2 Kali Sebelum Tembak Kepalanya Sendiri

Aiptu Pariadi Tembak Istrinya 2 Kali Sebelum Tembak Kepalanya Sendiri
Iustrasi jenazah. (dok)
Minggu, 06 Oktober 2019 13:51 WIB
MEDAN - Anggota Polres Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut), Aiptu Pariadi dan istrinya Fitri ditemukan tewas di rumahnya pada Ahad (6/10/2019) dinihari. Kedua korban mengalami luka tembak pada kepala.

Kapolres Serdang Bedagai AKBP Juliarman Eka Putra Pasaribu mengatakan, Aiptu Pariadi dan istrinya, Fitri, ditemukan tewas dalam rumahnya di Dusun VI, Desa Lidah Tanah, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai.

''Berdasarkan keterangan dari anak-anaknya yang sudah kita mintai keterangan, antara Pariadi bersama istri sebelumnya diketahui memiliki masalah. Pasangan suami-istri terlibat pertengkaran. Keduanya pun tidak komunikasi,'' ujar Kapolres Sergai saat turun memimpin penyelidikan di lokasi kejadian, Ahad (6/10/2019).

Pariadi ditemukan tewas di depan pintu kamar tidur dengan luka bekas tembak di kepala. Sementara istrinya, ditemukan tewas di ruangan tempat menonton televisi, dengan dua luka bekas tembakan di kepala.

Kapolres menyampaikan, pihaknya masih melakukan pendalaman guna mengungkap penyebab tewasnya Aiptu Pariadi bersama istrinya tersebut. Soalnya, selama bertugas menjadi ketua tim di Satuan Narkoba, Pariadi dikenal baik. Selain itu, dia tidak pernah mendapatkan nilai buruk selama berdinas.

''Kalau untuk senjata pastinya dia memiliki surat izin tersebut. Itu sudah lama dibekali. Semua kriteria tidak ada masalah. Pariadi sudah lulus dalam berbagai tes. Senjata itu untuk kepentingan tugasnya. Bahkan, kerjanya pun bagus dalam memberantas narkoba. Pariadi juga tidak pernah melakukan pelanggaran,'' katanya.***

Editor:hasan b
Sumber:beritasatu.com
Kategori:Ragam
wwwwww