Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Ini Kriteria Rektor UIN Suska Pengganti Akhmad Mujahidin Menurut DPR RI
2
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
Politik
15 jam yang lalu
Legislator Ini Ajak Tokoh dan Ustazah di Jakarta Berjuang Bersama
3
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
Umum
16 jam yang lalu
Sosok Gusti Ega Putrawan, Anak Pebisnis Rokok, Pacaran Dikawal TNI
4
Langgar Administrasi, Kemenag RI Copot Rektor UIN Suska
Peristiwa
15 jam yang lalu
Langgar Administrasi, Kemenag RI Copot Rektor UIN Suska
5
Kabar Gembira dari Gus Menteri, Pendamping Desa Tak Perlu Kuatir soal Kontrak Kerja
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Kabar Gembira dari Gus Menteri, Pendamping Desa Tak Perlu Kuatir soal Kontrak Kerja
6
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021
Politik
18 jam yang lalu
Firman Usulkan RUU HIP Tak Masuk Prolegnas 2021

Berdalih Beri Pelajaran Seks, Ayah Perkosa Putrinya Selama 20 Tahun Hingga Lahirkan 6 Anak yang Juga Dicabulinya

Berdalih Beri Pelajaran Seks, Ayah Perkosa Putrinya Selama 20 Tahun Hingga Lahirkan 6 Anak yang Juga Dicabulinya
Ilustrasi korban pencabulan. (int)
Minggu, 13 Oktober 2019 13:23 WIB
WALES - Seorang ayah bejat di Wales dituduh memerkosa putri kandungnya dalam kurun waktu 20 tahun, hingga sang putri melahirkan enam orang anak.

Lebih bejatnya lagi, pria itu juga mencabuli anak-anak perempuan yang dilahirkan putrinya hasil hubungan terlarang tersebut.

Dikutip dari kompas.com, dalam persidangan di Pengadilan Swansea, pria itu juga terbukti mencabuli anak-anak perempuan yang dilahirkan putrinya dari hasil hubungan terlarang tersebut.

Dalam laporan media lokal, pria itu menyatakan dirinya tak bersalah atas 36 dakwaan pemerkosaan dan satu dakwaan kekerasan seksual.

Namun pada Kamis (10/10/2019), pria yang tak disebutkan identitasnya itu dinyatakan bersalah sudah memperkosa putri kandungnya sendiri.

Dilaporkan Wale Online via Newsweek, Jumat (11/11/2019), pria itu sudah memerkosa putrinya sejak berumur 14 tahun.

Kepada juri, korban mengatakan, sang ayah berujar dia ingin memberikan pelajaran tentang seks, dan melaporkannya ke polisi pada 2018 lalu.

Jaksa penuntut kemudian membeberkan bahwa pelaku sudah memanipulasi anaknya sendiri dengan membuat kisah rekaan bernama Amelia Sanctuary.

Si pria akhirnya mengaku dia berhubungan seks dengan putrinya itu ketika usia 14 tahun.

Dalam persidangan, Hakim Paul Thomas memberi tahu si pria bahwa dia bakal dihukum sangat lama, dengan pembacaan vonis digelar 18 Oktober nanti.

''Kasus ini salah satu kasus terburuk yang pernah saya tangani sepanjang 40 tahun karir saya sebagai hakim dan pengacara,'' katanya.

Detektif Kepala Inspektur Paul Jones dari Kepolisian Dyfed-Powys menyatakan, dia berterima kasih karena korban bersedia untuk berbicara.

Dia memuji keberanian dan ketenangan dari putri kandung si pria yang juga tidak diberitakan namanya selama bersaksi di sidang.

''Pria ini telah dihukum karena pelanggaran seksual paling serius, dan sangat sulit menjabarkan dampak kejahatannya pada korban,'' cetus Jones.

''Saya ingin berterima kasih atas keberanian korban membongkar kasus ini, dan saya berharap dia bisa membangun kembali kehidupannya,'' lanjutnya.

Dia menambahkan, dia berharap ada korban-korban kekerasan seksual lain yang bersedia berbicara. Ia juga menjamin polisi akan bekerja keras mengusut kasus kekerasan seksual.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww