Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bicara Tenis Meja, Ling Ling Agustin: Itu Banyolan Doang
Olahraga
19 jam yang lalu
Bicara Tenis Meja, Ling Ling Agustin: Itu Banyolan Doang
2
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
Olahraga
18 jam yang lalu
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
3
Ternyata Deni dan Eko Sudah Bikin Janji Tampil Habis-habisan
Olahraga
23 jam yang lalu
Ternyata Deni dan Eko Sudah Bikin Janji Tampil Habis-habisan
4
Soal Pencoretan dari Pelatnas, Deni: Saya Tak Pernah Dapat Surat Teguran
Olahraga
23 jam yang lalu
Soal Pencoretan dari Pelatnas, Deni: Saya Tak Pernah Dapat Surat Teguran
5
Siarkan Konten Horor di Rumah Kosong, Bigo Live Gandeng Raffi Ahmad
Peristiwa
9 jam yang lalu
Siarkan Konten Horor di Rumah Kosong, Bigo Live Gandeng Raffi Ahmad
6
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
Politik
8 jam yang lalu
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum

Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid

Ditembak Saat Shalat, 15 Muslim Tewas dalam Masjid
Kelompok bersenjata. (republika.co.id)
Minggu, 13 Oktober 2019 09:47 WIB
BURKINA - Sedikitnya 15 orang umat Islam (Muslim) meninggal dunia dalam sebuah masjid di Burkina Faso utara, Jumat (11/10) petang. Mereka tewas setelah ditembak sejumlah pria saat menunaikan shalat.

Dikutip dari sidonews.com, pembantaian terhadap umat Islam dalam masjid itu diungkapkan sumber keamanan dan seorang pejabat setempat.

''Orang-orang bersenjata memasuki masjid di Desa Salmossi di wilayah Oudalan yang berbatasan dengan Mali dan melepaskan tembakan,'' kata dua sumber itu.

Ads

''Yang lainnya terluka parah,'' kata sumber keamanan itu seperti disitir dari Reuters, Ahad (13/10/2019). Identitas orang-orang bersenjata itu belum jelas.

Pemberontakan oleh kelompok-kelompok yang memiliki kaitan dengan ISIS dan Al-Qaeda telah melintas ke Burkina Faso tahun ini dari Mali yang berdekatan. Hal ini memicu ketegangan etnis dan agama, terutama di wilayah utara.

Serangan-serangan kelompok bersenjata telah menghancurkan ketenangan relatif di Burkina Faso yang sampai tahun ini sebagian besar telah terhindar dari jenis kekerasan yang telah membuat banyak wilayah Sahel tidak dapat dikendalikan, terutama Mali.

Sejumlah orang terpaksa mengungsi dari rumah mereka di daerah yang paling parah di Burkina Faso telah meningkat lebih dari enam kali lipat sejak Januari menjadi sekitar 500.000. Demikian yang dikatakan oleh PBB dan kelompok bantuan.

Pekan lalu, 20 orang tewas dalam serangan oleh tersangka teroris di situs penambangan emas di utara negara itu.***

Editor:hasan b
Sumber:sidonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww