Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan 'Monyet Koruptor'
Peristiwa
23 jam yang lalu
Madam Bansos, Anak Pak Lurah, dan Monyet Koruptor
2
Jadi Ketua MES, Ini Harapan Sekaligus Pesan DPR ke Erick Tohir
Ekonomi
23 jam yang lalu
Jadi Ketua MES, Ini Harapan Sekaligus Pesan DPR ke Erick Tohir
3
Inalillahi... Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia
Peristiwa
23 jam yang lalu
Inalillahi... Direktur Utama Batik Air Achmad Luthfie Meninggal Dunia
4
WHO Tetapkan Kota Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia
Peristiwa
23 jam yang lalu
WHO Tetapkan Kota Madinah Sebagai Kota Tersehat di Dunia
5
Butuh 'Nyali Egois Sosial' untuk Melawan Corona
Kesehatan
23 jam yang lalu
Butuh Nyali Egois Sosial untuk Melawan Corona
6
Prajurit TNI 'Berguguran' di Papua, Pemerintah Jangan Diam Saja Dong!
Peristiwa
21 jam yang lalu
Prajurit TNI Berguguran di Papua, Pemerintah Jangan Diam Saja Dong!

Sembilan Siswa-Siswi SMP Pesta Miras di Waduk Dinihari, Ditangkap Satpol PP dalam Keadaan Teler

Sembilan Siswa-Siswi SMP Pesta Miras di Waduk Dinihari, Ditangkap Satpol PP dalam Keadaan Teler
Sembillan siswa-siswi SMP diamankan Satpol PP Karanganyar, karena melakukan pesta minuman keras. (republika.co.id)
Selasa, 15 Oktober 2019 07:52 WIB
KARANGANYAR - Aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Karanganyar, menangkap sembilan siswa dan siswi SMP di waduk Lalung, Karanganyar Kota, Ahad (13/10/2019) dinihari.

Dikutip dari republika.co.id, para pelajar yang masih berusia belasan tahun ini diamankan saat tengah menenggak minuman keras (miras) jenis ciu.

Dari tangan para pelajar ini, petugas juga mengamankan sisa minuman keras dalam botol kemasan air mineral.

Kesembilan pelajar itu dikenai wajib lapor selama 3 hari dan mendapatkan pembinaan dari Satpol PP Karanganyar.

Kepala Satpol PP Karanganyar, Kurniadi Maulato melalui Kepala seksi (Kasi) penindakan Satpol PP Karanganyar, Joko Purwanto Senin (14/10/2019) mengatakan sembilan pelajar itu diamankan saat asyik nongkrong sembari pesta miras di Waduk Lalung.

Aksi para pelajar itu terungkap berkat laporan warga yang resah dengan kelakuan mereka. Saat diamankan mereka sebagian dalam kondisi teler.

''Ada sembilan pelajar yang kami amankan. Dari pendataan, mereka berasal dari sejumlah sekolah di Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo,'' paparnya Senin (14/10/2019).

Setelah ditangkap, mereka dibawa ke kantor Satpol PP untuk dilakukan pendataan dan pembinaan. Mereka juga diminta membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi perbuatannya.

''Mereka juga juga kita kenai sanksi wajib lapor dan mengikuti pembinaan di kantor Satpol PP selama tiga hari,'' jelas Joko ***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww