Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
Olahraga
16 jam yang lalu
Kepincut Teqball, Mantan Pemain Timnas: Ada Kenikmatan dan Keindahan
2
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
MPR RI
21 jam yang lalu
Syarief Hassan Sebut Deklarasi Papua Merdeka Tindakan Makar
3
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
Ekonomi
21 jam yang lalu
PT Telekomunikasi Indonesia Resmi Ganti Nama
4
Bamsoet dan Wapres Ma'ruf Amin Terima Penghargaan dari 'Obsession Awards 2020'
Nasional
20 jam yang lalu
Bamsoet dan Wapres Maruf Amin Terima Penghargaan dari Obsession Awards 2020
5
Bamsoet Minta SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran
Politik
21 jam yang lalu
Bamsoet Minta SOKSI Bantu Pemerintah Kurangi Pengangguran
6
Gelombang 7 Meter Berpotensi Terjadi di Laut Natuna, Warga Diimbau Waspada
Peristiwa
22 jam yang lalu
Gelombang 7 Meter Berpotensi Terjadi di Laut Natuna, Warga Diimbau Waspada

Tubuh Kaku dan Nyeri Saat Bangun Tidur, Coba Atasi dengan 5 Cara Ini

Tubuh Kaku dan Nyeri Saat Bangun Tidur, Coba Atasi dengan 5 Cara Ini
Ilustrasi. (dtc)
Jum'at, 18 Oktober 2019 07:54 WIB
JAKARTA - Apakah Anda sering atau bahkan rutin merasakan tubuh kaku dan nyeri saat bangun tidur? Kalau benar, maka ada baiknya Anda mencermati penjelasan dan saran dari peneliti George Girgis, DO ini.

Dikutip dari detik.com yang melansir dari Cleveland Clinic, George Girgis, DO menjelaskan, saat seseorang bergerak, jaringan yang ada di sekitar persendian mengeluarkan cairan. Cairan tersebut berguna untuk melumasi persendian, sehingga antar tulang dapat bergerak dengan mudah.

''Pada siang hari, seseorang bergerak dan membuat cairan mengalir dengan baik. Tapi, kurangnya gerakan di malam hari dapat menyebabkan peradangan sendi, badan kaku dan nyeri di pagi harinya,'' ujarnya.

Menurut Girgis, beberapa cara berikut ini bisa mengurangi risiko kaku dan nyeri saat bangun tidur di pagi hari.

1. Sesuaikan perlengkapan tidur

Terkadang untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik dibutuhkan berbagai penyesuaian perlengkapan tidur, terutama posisi bantal. Posisikan bantal dengan tepat hingga bagian tulang belakang dapat sejajar dengan leher. Hal ini untuk menghindari otot tegang saat tidur.

Kondisi kasur juga dapat berpengaruh untuk kualitas tidur. Girgis merekomendasikan kasur yang keras (tapi tidak terlalu keras) untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

2. Mengganti pola makan

Mulailah pola makan yang baru, dengan memperbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan makanan laut. Makanan-makanan tersebut dapat meningkatkan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan sendi.

3. Olahraga

Girgis mengatakan, berolahraga selama 30 menit sehari dan dilakukan lima hari berturut-turut dalam seminggu dapat membantu mengurai risiko badan kaku dan nyeri.

Tetapi, harus hati-hati jika berolahraga atau berlatih secara berlebihan menjelang tidur malah menyebabkan insomnia.

4. Konsumsi suplemen vitamin D

Tulang dan otot membutuhkan vitamin D untuk menjaga kesehatannya tetap optimal. Untuk memenuhinya, bisa dengan mengkonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung vitamin D tersebut.

5. Coba posisi tidur yang baru

Coba tidur dengan posisi telentang dan letakkan bantal tepat di bawah lutut untuk menjaga tulang belakang dalam posisi netral.

Selain itu, bisa mencoba tidur dengan posisi miring dan letakkan bantal di antara kedua lutut. Posisi-posisi tersebut dapat mengurangi badan terasa kaku dan nyeri pada pagi harinya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww