Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
Peristiwa
12 jam yang lalu
Massa Demo Tolak RUU HIP Menyemut
2
'Papuan Lives Matter' jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
Umum
14 jam yang lalu
Papuan Lives Matter jadi Potret Rasisme di Indonesia, Negara Diminta Hadir
3
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
DPR RI
13 jam yang lalu
Formappi Sebut Baleg seperti Hanggar Anggaran
4
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
Peristiwa
11 jam yang lalu
Massa FPI minta Paripurna Mencabut RUU HIP
5
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
Pemerintahan
4 jam yang lalu
Ini Empat PR 20 Komisioner BPKN yang Baru dalam Tiga Tahun Mendatang
6
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU
DPD RI
9 jam yang lalu
DPD RI Dorong Kemandirian Fiskal Daerah melalui Sejumlah RUU

Tubuh Kaku dan Nyeri Saat Bangun Tidur, Coba Atasi dengan 5 Cara Ini

Tubuh Kaku dan Nyeri Saat Bangun Tidur, Coba Atasi dengan 5 Cara Ini
Ilustrasi. (dtc)
Jum'at, 18 Oktober 2019 07:54 WIB
JAKARTA - Apakah Anda sering atau bahkan rutin merasakan tubuh kaku dan nyeri saat bangun tidur? Kalau benar, maka ada baiknya Anda mencermati penjelasan dan saran dari peneliti George Girgis, DO ini.

Dikutip dari detik.com yang melansir dari Cleveland Clinic, George Girgis, DO menjelaskan, saat seseorang bergerak, jaringan yang ada di sekitar persendian mengeluarkan cairan. Cairan tersebut berguna untuk melumasi persendian, sehingga antar tulang dapat bergerak dengan mudah.

''Pada siang hari, seseorang bergerak dan membuat cairan mengalir dengan baik. Tapi, kurangnya gerakan di malam hari dapat menyebabkan peradangan sendi, badan kaku dan nyeri di pagi harinya,'' ujarnya.

Menurut Girgis, beberapa cara berikut ini bisa mengurangi risiko kaku dan nyeri saat bangun tidur di pagi hari.

1. Sesuaikan perlengkapan tidur

Terkadang untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik dibutuhkan berbagai penyesuaian perlengkapan tidur, terutama posisi bantal. Posisikan bantal dengan tepat hingga bagian tulang belakang dapat sejajar dengan leher. Hal ini untuk menghindari otot tegang saat tidur.

Kondisi kasur juga dapat berpengaruh untuk kualitas tidur. Girgis merekomendasikan kasur yang keras (tapi tidak terlalu keras) untuk mendapatkan kualitas tidur yang baik.

2. Mengganti pola makan

Mulailah pola makan yang baru, dengan memperbanyak konsumsi sayuran, buah-buahan, biji-bijian, dan makanan laut. Makanan-makanan tersebut dapat meningkatkan antioksidan yang membantu mengurangi peradangan sendi.

3. Olahraga

Girgis mengatakan, berolahraga selama 30 menit sehari dan dilakukan lima hari berturut-turut dalam seminggu dapat membantu mengurai risiko badan kaku dan nyeri.

Tetapi, harus hati-hati jika berolahraga atau berlatih secara berlebihan menjelang tidur malah menyebabkan insomnia.

4. Konsumsi suplemen vitamin D

Tulang dan otot membutuhkan vitamin D untuk menjaga kesehatannya tetap optimal. Untuk memenuhinya, bisa dengan mengkonsumsi suplemen atau makanan yang mengandung vitamin D tersebut.

5. Coba posisi tidur yang baru

Coba tidur dengan posisi telentang dan letakkan bantal tepat di bawah lutut untuk menjaga tulang belakang dalam posisi netral.

Selain itu, bisa mencoba tidur dengan posisi miring dan letakkan bantal di antara kedua lutut. Posisi-posisi tersebut dapat mengurangi badan terasa kaku dan nyeri pada pagi harinya.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww