Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
20 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
2
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
DPR RI
20 jam yang lalu
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
3
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
20 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
4
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
20 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
5
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
Pemerintahan
14 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
6
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
9 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR

Menolak Diajak Berhubungan Intim di Lahan Kosong, Gadis Ini Nyaris Tewas Dianiaya Pacar

Menolak Diajak Berhubungan Intim di Lahan Kosong, Gadis Ini Nyaris Tewas Dianiaya Pacar
Ilustrasi. (int)
Sabtu, 19 Oktober 2019 09:16 WIB
JAKARTA - Seorang gadis berinisial WN (20), nyaris tewas karena dianiaya pacarnya, MA (20). Pelaku yang merupakan warga Cikupa, Kabupaten Tangerang itu, sudah ditangkap polisi.

Dikutip dari poskotanews.com, penganiayaan itu bermula ketika MA mengajak kekasihnya, WN, ke sebuah lahan kosong di kawasan Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Ahad (17/9/2019).

Di lahan kosong itu, MA mengajak WN melakukan hubungan intim. Ajakan itu ditolak WN, karena takut hamil di luar nikah. Penolakan WN membuat MA marah dan kalap. Ia memukuli wajah gadis itu dengan batu.

''Korban menolak (hubungan intim), sehingga pelaku mencekik dan membekap mulut korban. Selanjutnya pelaku memukul korban menggunakan batu sebanyak tiga kali ke arah kepala bagian samping kiri pelipis, atas alis dan samping mata kiri,'' ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

Beruntung, nyawa WN masih selamat. Ia pun langsung melaporkan tindakan pacarnya ke Polsek Cikupa.

Setelah satu bulan diburu, tim buser Polsek Cikupa akhirnya meringkus MA di tempat persembunyiannya di daerah Matraman, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019).

Saat proses penyelidikan, tutur Ngapip, pelaku diketahui sudah berhenti dari tempat kerjanya dan meninggalkan kontrakannya yang berada di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang. ''Pelaku dibawa ke Polsek Cikupa guna pemeriksaan mendalam,'' jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya, pelaku dijerat Pasal 285 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP dan atau 351 KUHP tentang percobaan pemerkosaan dan atau penganiayaan.

''Ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara,'' pungkas Kanit Reskrim.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww