Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
Nasional
18 jam yang lalu
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
2
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Politik
24 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
3
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Internasional
17 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
4
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
5
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
DPR RI
15 jam yang lalu
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
6
Gus Jazil: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama
Politik
11 jam yang lalu
Gus Jazil: Saatnya Jokowi Undang Presiden Palestina-PM Israel Duduk Bersama

Menolak Diajak Berhubungan Intim di Lahan Kosong, Gadis Ini Nyaris Tewas Dianiaya Pacar

Menolak Diajak Berhubungan Intim di Lahan Kosong, Gadis Ini Nyaris Tewas Dianiaya Pacar
Ilustrasi. (int)
Sabtu, 19 Oktober 2019 09:16 WIB
JAKARTA - Seorang gadis berinisial WN (20), nyaris tewas karena dianiaya pacarnya, MA (20). Pelaku yang merupakan warga Cikupa, Kabupaten Tangerang itu, sudah ditangkap polisi.

Dikutip dari poskotanews.com, penganiayaan itu bermula ketika MA mengajak kekasihnya, WN, ke sebuah lahan kosong di kawasan Kelurahan Bunder, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Ahad (17/9/2019).

Di lahan kosong itu, MA mengajak WN melakukan hubungan intim. Ajakan itu ditolak WN, karena takut hamil di luar nikah. Penolakan WN membuat MA marah dan kalap. Ia memukuli wajah gadis itu dengan batu.

''Korban menolak (hubungan intim), sehingga pelaku mencekik dan membekap mulut korban. Selanjutnya pelaku memukul korban menggunakan batu sebanyak tiga kali ke arah kepala bagian samping kiri pelipis, atas alis dan samping mata kiri,'' ujar Kanit Reskrim Polsek Cikupa Iptu Ngapip Rujito melalui pesan singkat saat dikonfirmasi, Jumat (18/10/2019).

Beruntung, nyawa WN masih selamat. Ia pun langsung melaporkan tindakan pacarnya ke Polsek Cikupa.

Setelah satu bulan diburu, tim buser Polsek Cikupa akhirnya meringkus MA di tempat persembunyiannya di daerah Matraman, Jakarta Timur, Rabu (16/10/2019).

Saat proses penyelidikan, tutur Ngapip, pelaku diketahui sudah berhenti dari tempat kerjanya dan meninggalkan kontrakannya yang berada di daerah Cikupa, Kabupaten Tangerang. ''Pelaku dibawa ke Polsek Cikupa guna pemeriksaan mendalam,'' jelasnya.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatan sadisnya, pelaku dijerat Pasal 285 KUHP Juncto Pasal 53 KUHP dan atau 351 KUHP tentang percobaan pemerkosaan dan atau penganiayaan.

''Ancaman hukuman penjara maksimal 12 tahun penjara,'' pungkas Kanit Reskrim.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam
wwwwww