Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
17 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
10 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
17 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
18 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
19 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
6
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
11 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...

Setelah Mahfud MD, Giliran Bupati Cantik Ini Jumpai Jokowi di Istana Senin Pagi

Setelah Mahfud MD, Giliran Bupati Cantik Ini Jumpai Jokowi di Istana Senin Pagi
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu (kemeja putih) datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) pagi. (kompas.com)
Senin, 21 Oktober 2019 11:38 WIB
JAKARTA - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu menjumpai Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) pagi.

Dikutip dari kompas.com, wanita yang biasa Tetty Paruntu itu terlihat datang ke Istana mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih. Tetty tiba di Istana setelah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Politisi Partai Golkar itu terlihat datang dengan kawalan dua ajudan pria dan wanita.

Perempuan berparas cantik kelahiran 25 September 1967 ini adalah anak mantan rektor Universitas Sam Ratulangi, Jopie Tarutu dan Jenny Y Tumbuan.

Sejak 2007, ia mulai bergabung dengan Partai Golkar. Sejumlah jabatan pun pernah dipegang, mulai dari fungsionaris DPP hingga Wakil Bendahara I DPD Partai Golkar Sulawesi Utara.

Pada pertengahan tahun ini, ia pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus penerimaan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Pada saat itu tidak banyak pernyataan yang dikeluarkan Christiany setelah menjalani pemeriksaan.

"Nanti tanya pak penyidik saja ya," kata Christiany seperti dilansir dari Trbunnews.com, Rabu (26/6/2019) lalu.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww