Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
Politik
18 jam yang lalu
Tren Elektabilitas PD dan AHY Konsisten Naik Pada Tiga Survei Nasional
2
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
Peristiwa
16 jam yang lalu
Jangankan Mudik, Sekedar Mau Beli Baju Lebaran Warga Kabupaten Juga Tak Boleh Masuk Pekanbaru
3
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
Hukum
19 jam yang lalu
HMI-MPO Cabang Bogor Tuntut Usut Tuntas Mafia Covid-19
4
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
Hukum
15 jam yang lalu
Ejek Kemampuan Densus 88, Teroris OPM: Memang Bisa Lawan Gerilyawan?
5
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
Olahraga
18 jam yang lalu
Galank Gunawan akan Beradu Rebound dengan Jamarr Johnson
6
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional
Olahraga
18 jam yang lalu
Kerennya Emoney Edisi IBL dan Tim Nasional

Setelah Mahfud MD, Giliran Bupati Cantik Ini Jumpai Jokowi di Istana Senin Pagi

Setelah Mahfud MD, Giliran Bupati Cantik Ini Jumpai Jokowi di Istana Senin Pagi
Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu (kemeja putih) datang ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) pagi. (kompas.com)
Senin, 21 Oktober 2019 11:38 WIB
JAKARTA - Bupati Minahasa Selatan Christiany Eugenia Paruntu menjumpai Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (21/10/2019) pagi.

Dikutip dari kompas.com, wanita yang biasa Tetty Paruntu itu terlihat datang ke Istana mengenakan kemeja lengan panjang berwarna putih. Tetty tiba di Istana setelah mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD.

Politisi Partai Golkar itu terlihat datang dengan kawalan dua ajudan pria dan wanita.

Perempuan berparas cantik kelahiran 25 September 1967 ini adalah anak mantan rektor Universitas Sam Ratulangi, Jopie Tarutu dan Jenny Y Tumbuan.

Sejak 2007, ia mulai bergabung dengan Partai Golkar. Sejumlah jabatan pun pernah dipegang, mulai dari fungsionaris DPP hingga Wakil Bendahara I DPD Partai Golkar Sulawesi Utara.

Pada pertengahan tahun ini, ia pernah dipanggil Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi terkait kasus penerimaan gratifikasi yang menjerat anggota Komisi VI DPR dari Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso.

Pada saat itu tidak banyak pernyataan yang dikeluarkan Christiany setelah menjalani pemeriksaan.

"Nanti tanya pak penyidik saja ya," kata Christiany seperti dilansir dari Trbunnews.com, Rabu (26/6/2019) lalu.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww