Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa 'Ambyarrr'
DPR RI
18 jam yang lalu
Jika Labil, Kebijakan Penanggulangan Covid-19 bisa Ambyarrr
2
Seiring 'New Normal', Portal Akses 'Pemicu Konflik' Baiknya Dibuka
Lingkungan
11 jam yang lalu
Seiring New Normal, Portal Akses Pemicu Konflik Baiknya Dibuka
3
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
Politik
18 jam yang lalu
Kritik Mahfud MD, Saleh Daulay: Tak Bijak Bandingkan Kematian Covid-19 dengan Kecelakaan
4
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di 'Pangong Lake'
Internasional
19 jam yang lalu
Dunia sedang Hadapi Covid-19, China dan India Diharap Berkepala Dingin di Pangong Lake
5
Tak Setuju 'New Normal'? Ini Pesan Hergun...
DPR RI
12 jam yang lalu
Tak Setuju New Normal? Ini Pesan Hergun...
6
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya
Internasional
20 jam yang lalu
AS Mencabut Status Khusus Hong Kong, Ini Bisa Berdampak pada Perdagangannya

Kalangan Sipil Pertama Jabat Menko Polhukam, Begini Kata Mahfud MD

Kalangan Sipil Pertama Jabat Menko Polhukam, Begini Kata Mahfud MD
Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) serah terima jabatan dengan Wiranto. (kompas.com)
Rabu, 23 Oktober 2019 17:16 WIB
JAKARTA - Mahfud MD dipercaya Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) dalam Kabinet Indonesia Maju yang dilantik hari ini, Rabu (23/10).

Dikutip dari kompas.com, Mahfud mengaku baru menyadari bahwa dirinya merupakan merupakan kalangan sipil pertama yang memegang jabatan tersebut.

''Saya baru sadar juga semalam Pak Hendropriyono sampaikan pesan selamat jadi Menko Polhukam sipil murni pertama. Saya baru tahu,'' ujar Mahfud, setelah dilantik Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Status tersebut tidak membuat Mahfud ragu menjalankan tugas dan wewenang sebagai Menko Polhukam. Ia yakin dapat cepat mempelajarinya.

''Enggak apa-apa, saya akan banyak belajar,'' kata Mahfud.

Meskipun bukan berasal dari latar belakang TNI-Polri, Mahfud optimis dapat mengoordinasikan jajaran kementerian teknis di bawahnya yang dipimpin oleh purnawirawan Polri dan TNI.

Keyakinannya itu didasarkan pada pengalamannya saat menjabat Menteri Pertahanan pada era Presiden Abdurrahman Wahid.

''Saya pernah memimpin Kemenhan yang bawahan-bawahan saya jenderal semua dan saya sipil. Bagusnya militer itu selalu disiplin secara hirarkis,'' ujar Mahfud.

''Ketika saya dulu memimpin dan memimpin jenderal-jenderal itu mereka juga meskipun sipil memimpin sudah mengatakan begini, ya mereka ikut,'' lanjut dia.

Ia mencontohkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Menurut dia, Ketua Umum Partai Gerindra itu adalah seorang jenderal yang disiplin.

''Menhan yang sekarang Pak Prabowo itu taat asas, taat aturan dan taat struktur. Kalau memang ada kebijakan Presiden yang disalurkan dan diimplementasikan dalam bentuk kebijakan Kemenko, itu ya kementerian di bawahnya harus ikut,'' ujar dia.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww