Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arteria Dahlan Sebut Bawaslu Daerah seharusnya Dibubarkan
DPR RI
23 jam yang lalu
Arteria Dahlan Sebut Bawaslu Daerah seharusnya Dibubarkan
2
Pemerintah Diminta Lakukan Langkah Preventif Atasi Bencana Alam
DPD RI
23 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Lakukan Langkah Preventif Atasi Bencana Alam
3
Indonesia Ingin Jadi Tempat Peluncuran Roket Space X
MPR RI
24 jam yang lalu
Indonesia Ingin Jadi Tempat Peluncuran Roket Space X
4
Segera Atasi Dampak Bencana Alam di Sejumlah Daerah
MPR RI
23 jam yang lalu
Segera Atasi Dampak Bencana Alam di Sejumlah Daerah
5
NasDem Dorong Perpres Pelibatan ASN dalam Penanggulangan Terorisme
Nasional
24 jam yang lalu
NasDem Dorong Perpres Pelibatan ASN dalam Penanggulangan Terorisme
6
IMI Dukung Kejurnas Sprint Rally 2021 di Sirkuit Badak Tanjung Lesung
GoNews Group
24 jam yang lalu
IMI Dukung Kejurnas Sprint Rally 2021 di Sirkuit Badak Tanjung Lesung

Berdalih Saling Cinta, Paman Gauli Keponakan 8 Kali di Berbagai Tempat

Berdalih Saling Cinta, Paman Gauli Keponakan 8 Kali di Berbagai Tempat
Ilustrasi. (dok)
Sabtu, 26 Oktober 2019 23:33 WIB
JAMBI - DM (26), warga Pelepat, Kabupaten Bungo, Jambi, diduga menggauli (menyetubuhi) keponakannya berusia 18 tahun sebanyak delapan kali di berbagai tempat. Atas perbuatannya, DM ditangkap aparat Polres Bungo.

Dikutip dari okezone.com, Kasat Reskrim Polres Bungo Iptu Dedi melalui KBO Reskrim Iptu Arman mengatakan, MD ditangkap polisi setelah mendapat laporan dari orangtua korban.

''Saat ini DM sudah diamankan di Mapolres Bungo. Pelaku mengakui bahwa ia jatuh cinta dengan keponakan sendiri,'' ujar Arman, Sabtu (26/10/2019).

Peristiwa tersebut bermula saat korban sering curhat dengan pelaku tentang kehidupan pribadinya. Intensitas pertemuan yang berulang, membuat pelaku dan korban saling jatuh cinta.

''Pelaku menyetubuhi korban di rumah orangtua korban sendiri, di dalam kamar korban dan di tempat kontrakan di Merangin. Dari pengakuannya, sudah delapan kali menyetubuhi korban,'' ungkap Arman.

Agar hubungan terlarang tersebut tidak diketahui orangtua korban, pelaku nekat menyewa rumah kontrakan di Margoyoso untuk keponakannya itu.

Seiring berjalannya waktu, orangtua korban curiga dan menanyakan keberadaannya kepada pelaku.

''Ketika ditanya oleh orangtua korban keberadaan anaknya itu, pelaku dengan santai menjawab tidak mengetahui,'' tutur Arman.

Akhirnya hubungan asmara terlarang antara paman dan keponakan ini terbongkar pada 21 Oktober 2019.

Ketika itu pelaku pergi ke kontrakan korban. Namun tanpa sepengetahuannya, orangtua korban mengikuti dari belakang. Saat itulah orangtua korban mengetahui anaknya sengaja disimpan pelaku agar hubungan mereka tidak diketahui.

Kini DM harus meringkuk di sel tahanan Polres Bungo untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww