Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
Olahraga
20 jam yang lalu
Terlalu Riskan PB Perpani Tetap Ngotot Singkirkan Tiga Pemanah Elit
2
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
DPR RI
21 jam yang lalu
Hetifah Harap Arahan Presiden Diterjemahkan dalam Program-program Nyata
3
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
Politik
8 jam yang lalu
Fahri: Keberagaman di Nusantara Bisa Jadi Format bagi Indonesia untuk Mempersatukan Dunia
4
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
Ekonomi
23 jam yang lalu
Jokowi Targetkan Ekonomi Tumbuh 4,5 sampai 5,5 Persen, Fadel: Ini Pecutan bagi Menterinya
5
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
Pendidikan
22 jam yang lalu
Orang Tua Murid Waspadalah! Ada Gambar Porno di Tugas Belajar Siswa
6
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta
Peristiwa
21 jam yang lalu
Aksi Tolak Omnibus Law Chaos di Yogyakarta

Heroik, Bocah Perempuan Congkel Mata Buaya untuk Selamatkan Temannya

Heroik, Bocah Perempuan Congkel Mata Buaya untuk Selamatkan Temannya
Ilustrasi buaya. (int)
Senin, 04 November 2019 13:54 WIB
HARARE - Aksi heroik dilakukan Rebecca Munkombwe, seorang bocah perempuan di Zimbabwe. Bocah berusia 11 tahun itu dengan berani mencongkel mata buaya untuk menyelamatkan temannya.

Dikutip dari sindonews.com, gadis kecil asal kota barat laut Hwange itu, awalnya mendengar jeritan pertolongan saat berenang di sungai setempat bersama teman-temannya.

Menurut laporan The Sunday News, Ahad (3/11/2019), dia mengatakan dia melihat temannya, Latoya Muwani, berjuang untuk tetap di atas permukaan sungai dan ditarik seekor buaya.

Munkombwe lantas melompat ke air dan menyadari bahwa buaya sedang menarik Muwani. Gadis cilik itu kemudian menaiki buaya dan mulai mencungkil matanya sampai hewan itu melonggarkan cengkeraman terhadap temannya.

Munkombwe menarik temannya ke tempat yang aman, di mana anak-anak lain juga berada di tempat tersebut. Buaya ganas itu tidak menyerang mereka setelah melepaskan Muwani.

Munkombwe mengatakan kepada The Sunday News bahwa dia merasa harus menyelamatkan temannya. ''Karena saya adalah yang tertua di antara tujuh anak lainnya,'' katanya.

''Saya melompat ke air dan berenang ke tempat dia berjuang untuk mengapung. Dia berteriak kesakitan bahwa ada sesuatu yang menggigit dan menariknya ke bawah,'' ujarnya.

Dokter telah merawat anak 9 tahun yang diterkam buaya tersebut. Seorang perawat mengatakan kepada The Sunday News bahwa dia tidak menderita patah tulang, melainkan hanya luka ringan.

Steve Chisose, seorang anggota dewan lokal, mengatakan kurangnya akses ke air telah memaksa orang-orang untuk mencarinya dari sumber yang tidak dilindungi seperti sungai yang dipenuhi buaya.

''Para wanita biasanya ditemani oleh anak-anak mereka yang menjadi nakal dan akhirnya berenang di badan air ini,'' ujarnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww