Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
24 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
2
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
21 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
3
Soal Film 'My Flag' Gus Hasyim: Kita Warga NU Saja Jijik Melihatnya
Peristiwa
20 jam yang lalu
Soal Film My Flag Gus Hasyim: Kita Warga NU Saja Jijik Melihatnya
4
'Senayan' Dorong Kunjungan ke Museum Masuk dalam Mata Ajar Kurikulum Nasional
Pendidikan
20 jam yang lalu
Senayan Dorong Kunjungan ke Museum Masuk dalam Mata Ajar Kurikulum Nasional
5
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
Hukum
24 jam yang lalu
Ini Sosok Brimob Penjual Senjata ke OPM saat Diringkus TNI di Bandara
6
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat
Ekonomi
21 jam yang lalu
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat

Heroik, Bocah Perempuan Congkel Mata Buaya untuk Selamatkan Temannya

Heroik, Bocah Perempuan Congkel Mata Buaya untuk Selamatkan Temannya
Ilustrasi buaya. (int)
Senin, 04 November 2019 13:54 WIB
HARARE - Aksi heroik dilakukan Rebecca Munkombwe, seorang bocah perempuan di Zimbabwe. Bocah berusia 11 tahun itu dengan berani mencongkel mata buaya untuk menyelamatkan temannya.

Dikutip dari sindonews.com, gadis kecil asal kota barat laut Hwange itu, awalnya mendengar jeritan pertolongan saat berenang di sungai setempat bersama teman-temannya.

Menurut laporan The Sunday News, Ahad (3/11/2019), dia mengatakan dia melihat temannya, Latoya Muwani, berjuang untuk tetap di atas permukaan sungai dan ditarik seekor buaya.

Munkombwe lantas melompat ke air dan menyadari bahwa buaya sedang menarik Muwani. Gadis cilik itu kemudian menaiki buaya dan mulai mencungkil matanya sampai hewan itu melonggarkan cengkeraman terhadap temannya.

Munkombwe menarik temannya ke tempat yang aman, di mana anak-anak lain juga berada di tempat tersebut. Buaya ganas itu tidak menyerang mereka setelah melepaskan Muwani.

Munkombwe mengatakan kepada The Sunday News bahwa dia merasa harus menyelamatkan temannya. ''Karena saya adalah yang tertua di antara tujuh anak lainnya,'' katanya.

''Saya melompat ke air dan berenang ke tempat dia berjuang untuk mengapung. Dia berteriak kesakitan bahwa ada sesuatu yang menggigit dan menariknya ke bawah,'' ujarnya.

Dokter telah merawat anak 9 tahun yang diterkam buaya tersebut. Seorang perawat mengatakan kepada The Sunday News bahwa dia tidak menderita patah tulang, melainkan hanya luka ringan.

Steve Chisose, seorang anggota dewan lokal, mengatakan kurangnya akses ke air telah memaksa orang-orang untuk mencarinya dari sumber yang tidak dilindungi seperti sungai yang dipenuhi buaya.

''Para wanita biasanya ditemani oleh anak-anak mereka yang menjadi nakal dan akhirnya berenang di badan air ini,'' ujarnya. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww