Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
TNI Amankan Maling Berpistol Diikat Warga, Ternyata Intel Polda Metro
Peristiwa
14 jam yang lalu
TNI Amankan Maling Berpistol Diikat Warga, Ternyata Intel Polda Metro
2
Pelatih Mantan Juara Dunia IBF Ellyas Pical Meninggal Dunia 
Olahraga
15 jam yang lalu
Pelatih Mantan Juara Dunia IBF Ellyas Pical Meninggal Dunia 
3
Bantah Intel Polda Metro Mencuri, Kapolsek Tanah Abang: Dia Cuma Mau Bertemu Wanita
Peristiwa
13 jam yang lalu
Bantah Intel Polda Metro Mencuri, Kapolsek Tanah Abang: Dia Cuma Mau Bertemu Wanita
4
Bukan Menolak Investasi, Illiza Sa'adudin Djamal Gak Mau Generasi Muda Indonesia Rusak Gara-gara Miras
Politik
13 jam yang lalu
Bukan Menolak Investasi, Illiza Saadudin Djamal Gak Mau Generasi Muda Indonesia Rusak Gara-gara Miras
5
Mahasiswa Di-DO karena Demo? NasDem: Ini Bukan Soal Sepele, Rektornya Tak Layak, Kampusnya Picik
Pendidikan
15 jam yang lalu
Mahasiswa Di-DO karena Demo? NasDem: Ini Bukan Soal Sepele, Rektornya Tak Layak, Kampusnya Picik
6
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?
Politik
12 jam yang lalu
PDIP Bisa Usung Capres 2024 Tanpa Koalisi, Ganjar atau Puan?

Pilot Pusing Berat, Batik Air Mendarat Darurat

Pilot Pusing Berat, Batik Air Mendarat Darurat
Ilustrasi pesawat Batik Air. (detik.com)
Minggu, 17 November 2019 22:12 WIB
JAKARTA - Pilot pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6548 dilarikan ke rumah sakit setelah mendarat darurat di Bandara El Tari, Kupang, NTT, Ahad (17/11/2019).

Dikutip dari detik.com, Corporate Communications Strategic of Batik Air, Danang Mandala Prihantoro, dalam keterangannya, Ahad (17/11/2019) mengatakan, pesawat Batik Air nomor penerbangan ID 6548 itu sudah beroperasi sesuai prosedur. Penerbangan ID 6548, katanya, sudah dipersiapkan dengan baik.

''Batik Air membawa tujuh kru dan 148 tamu. Sebelum diberangkatkan, pesawat Airbus 320 200CEO registrasi PK-LUF sudah melalui pemeriksaan lebih awal (pre-flight check) dan seluruh kru menjalani pemeriksaan kesehatan, dinyatakan laik terbang (airworthy for flight),'' kata Danang.

Ads

Batik Air mengudara 09.12 WIB dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan jadwal mendarat di El Tari pukul 12.40 Wita. Namun, di tengah penerbangan, pilot mengalami gangguan kesehatan.

''Sebelum menurunkan ketinggian, Pilot in Command (PIC) dalam hal ini pilot merasa adanya gangguan kesehatan dengan indikasi pusing berat sehingga membuat konsentrasi terpecah dan lemas,'' jelas Danang.

Danang menyebut, seluruh kru yang bertugas kemudian bekerja berdasarkan prosedur dan tindakan yang tepat. Pilot mendapatkan pertolongan pertama.

''Penerbangan ID 6548 dengan komando kopilot (first officer) dan menginformasikan bahwa akan mendarat dalam keadaan darurat (emergency landing). Kondisi ini sudah sesuai tindakan operasional penerbangan dalam buku manual,'' jelas Danang.

Danang mengatakan seluruh awak kokpit (pilot dan kopilot) sudah dilatih untuk terbang sendiri dan menjalankan ketentuan. Pesawat kemudian mendarat di Bandara El Tari pada 12.46 Wita.

''Setelah pesawat berada di landas parkir (apron) dan pada posisi sempurna, pilot segera mendapatkan pertolongan dan dibawa ke rumah sakit,'' ucap Danang.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww