Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
Pemerintahan
17 jam yang lalu
6 - 7 Menteri Jokowi akan Direshuffle?
2
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
Umum
18 jam yang lalu
Ini Upaya Pemerintah Pangkas Harga Jual Listrik
3
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
Umum
19 jam yang lalu
GG PAN Minta Wacana Pajak Sembako dan Pendidikan Dibatalkan
4
Tito Apresiasi Bima Arya
Pemerintahan
19 jam yang lalu
Tito Apresiasi Bima Arya
5
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
Nasional
18 jam yang lalu
Ibu Kota Republik Indonesia Masuki Fase Amat Genting Pandemi
6
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...
Politik
16 jam yang lalu
Jokowi Dinilai Lecehkan Megawati karena Ini...

Ibu 17 Tahun Ditembak Tunangan Saat Pangku Bayinya

Ibu 17 Tahun Ditembak Tunangan Saat Pangku Bayinya
Ilustrasi jasad wanita. (dok)
Jum'at, 22 November 2019 10:17 WIB
RIO DE JANEIRO - Maria Eduarda Lima, seorang ibu muda berusia 17 tahun di Brasil, tewas setelah ditembak tunangannya pada bagian tangan dan kepala.

Dikutip dari kompas.com, sang tunangan bernama Patrick Azevedi Silva (22), menembak Maria karena cemburu gara-gara perempuan itu terlalu memperhatikan bayinya. Maria ditembak saat bayinya berusia satu tahun tengah duduk di pangkuannya.

Patrick Azevedi Silva melancarkan aksi kejinya itu pada Selasa pagi (19/11/2019) dan kemudian melarikan diri.

Paman Maria menuturkan, pada Senin malam (18/11/2019), keponakannya itu sempat mengirim pesan kepada ibunya, mengatakan bahwa Patrick mengancam bakal membunuhnya.

Kekhawatirannya terbukti setelah orangtua Maria datang ke rumahnya di Rio de Janeiro, dan menemukan putri mereka terbaring dengan anaknya menangis di dekatnya.

Ayah Maria, Jose Roberto Lima, mengungkapkan dia sebenarnya sudah diperingatkan tetangga tentang apa yang akan terjadi pada putrinya.

Dia mengaku tinggal dekat pasangan itu. Ketika dia merangsek masuk, dia sudah melihat ibu 17 tahun itu di lantai.

''Dari sepemahaman saya, dia menembak anak saya ketika cucu saya berada di pangkuannya,'' ucap Lima dikutip Daily Mirror Kamis (21/11/2019).

Awalnya, dia masih hidup ketika dilarikan ke Rumah Sakit Alberto Torres, dengan dokter menyebut sulit bagi mereka mengeluarkan pelurunya.

Mereka memutuskan menunda operasi dengan harapan kondisinya bakal meningkat, dan dia punya cukup kekuatan sebelum diangkat pelurunya.

Namun sayangnya, dia dinyatakan mati batang otak. Keluarga menyatakan mereka berencana untuk mendonasikan organnya sebelum dia dikubur.

Adapun si tunangan yang cemburu bisa ditangkap setelah polisi yang melacak mendapatkan informasi dia tengah menunggu bus.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww