Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
Sepakbola
19 jam yang lalu
Arema FC Luncurkan Program Inovatif Memeriahkan Hari Ulang Tahun
2
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
Olahraga
20 jam yang lalu
Waspadai Covid 19, Zohri Tiba di Jakarta, 12 Agustus 2020
3
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
Umum
20 jam yang lalu
BAZNAS Luncurkan Logo Peduli Covid-19
4
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
Olahraga
21 jam yang lalu
KONI Pusat Cek Kesiapan Semua Bidang PB PON XX Papua 2021
5
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
DPR RI
22 jam yang lalu
Azis Syamsuddin Minta Pemda Sumut dan BNPB Proaktif Bantu Warga Sinabung
6
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Percepat Pemulihan Ekonomi, Menaker Minta Subsidi Upah Digunakan untuk Ini...

Beredar Kabar Produksi Datsun Stop Januari 2020, Begini Penjelasan Pihak Nissan

Beredar Kabar Produksi Datsun Stop Januari 2020, Begini Penjelasan Pihak Nissan
Ilustrasi. (datsun.co.id)
Senin, 25 November 2019 07:23 WIB
JAKARTA - Beredar kabar pabrik Datsun di Indonesia akan ditutup mulai Januari 2020 mendatang.

Dikutip dari kompas.com, pihak PT Nissan Motor Indonesia ( NMI) tidak menampik tentang adanya rencana penghentian produksi Datsun tersebut.  

Direktur Utama NMI Isao Sekiguchi, mengatakan, Nissan saat ini memang sedang dalam keadaan yang cukup berat. Tekanan pasar maupun kondisi Nissan global sedikit banyak memengaruhi performa Nissan di Tanah Air.

''Akhir-akhir ini cukup berat untuk kami (Nissan Indonesia). Banyak juga rumor yang beredar, namun saya belum bisa katakan lebih jauh terkait Datsun. Pastinya, kami akan tetap berkomitmen di pasar Indonesia lewat pengembangan dan produk lebih baik lagi,'' katanya saat ditemui Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Kendati demikian, Sekiguchi tidak menolak bahwa NMI akan melakukan efisiensi produksi pada 2020 hingga 2021 mendatang. Termasuk, pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 12.500 orang secara global.

''Sebagaimana dikatakan CEO Nissan Hiroto Saikawa, kami juga akan memperbaiki operasi dan melakukan efisiensi produksi pada 2020 sampai 2021,'' kata dia.

Sebelumnya, mengutip Asia Nikei, keputusan pengurangan karyawan dan produksi dilakukan Nissan seiring dengan lesunya penjualan otomotif secara global dan kondisi keuangan perusahaan.

Produsen mobil nomor dua di Jepang ini mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 98.5 persen pada kuartal pertama 2019 menjadi 1.6 miliar yen atau 14,8 juta dolar US dan penurunan keuntungan operasional hingga 70 persen di kuartal kedua tahun fiskal 2019.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww