Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drawing Pembagian Grup Piala Menpora 2021 Digelar Pekan Depan
Sepakbola
14 jam yang lalu
Drawing Pembagian Grup Piala Menpora 2021 Digelar Pekan Depan
2
'Database' TNI-Polri Mengonfirmasi Seorang Korban Tewas di Baku Tembak di Mimika adalah Danton TPN OPM
Peristiwa
14 jam yang lalu
Database TNI-Polri Mengonfirmasi Seorang Korban Tewas di Baku Tembak di Mimika adalah Danton TPN OPM
3
Dibekukan OJK, Masyarakat Diminta tidak Gunakan 51 Pinjaman Online Ilegal Berikut Ini
Ekonomi
14 jam yang lalu
Dibekukan OJK, Masyarakat Diminta tidak Gunakan 51 Pinjaman Online Ilegal Berikut Ini
4
PSIS Sukses Rekrut 8 Pemain Yang Jadi Target
Sepakbola
14 jam yang lalu
PSIS Sukses Rekrut 8 Pemain Yang Jadi Target
5
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
Olahraga
12 jam yang lalu
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
6
Jokowi Cabut Perpres Miras, Fraksi PAN: Langkah Kongkrit Presiden Redam Polemik
Peristiwa
15 jam yang lalu
Jokowi Cabut Perpres Miras, Fraksi PAN: Langkah Kongkrit Presiden Redam Polemik

Beredar Kabar Produksi Datsun Stop Januari 2020, Begini Penjelasan Pihak Nissan

Beredar Kabar Produksi Datsun Stop Januari 2020, Begini Penjelasan Pihak Nissan
Ilustrasi. (datsun.co.id)
Senin, 25 November 2019 07:23 WIB
JAKARTA - Beredar kabar pabrik Datsun di Indonesia akan ditutup mulai Januari 2020 mendatang.

Dikutip dari kompas.com, pihak PT Nissan Motor Indonesia ( NMI) tidak menampik tentang adanya rencana penghentian produksi Datsun tersebut.  

Direktur Utama NMI Isao Sekiguchi, mengatakan, Nissan saat ini memang sedang dalam keadaan yang cukup berat. Tekanan pasar maupun kondisi Nissan global sedikit banyak memengaruhi performa Nissan di Tanah Air.

Ads

''Akhir-akhir ini cukup berat untuk kami (Nissan Indonesia). Banyak juga rumor yang beredar, namun saya belum bisa katakan lebih jauh terkait Datsun. Pastinya, kami akan tetap berkomitmen di pasar Indonesia lewat pengembangan dan produk lebih baik lagi,'' katanya saat ditemui Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Kendati demikian, Sekiguchi tidak menolak bahwa NMI akan melakukan efisiensi produksi pada 2020 hingga 2021 mendatang. Termasuk, pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 12.500 orang secara global.

''Sebagaimana dikatakan CEO Nissan Hiroto Saikawa, kami juga akan memperbaiki operasi dan melakukan efisiensi produksi pada 2020 sampai 2021,'' kata dia.

Sebelumnya, mengutip Asia Nikei, keputusan pengurangan karyawan dan produksi dilakukan Nissan seiring dengan lesunya penjualan otomotif secara global dan kondisi keuangan perusahaan.

Produsen mobil nomor dua di Jepang ini mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 98.5 persen pada kuartal pertama 2019 menjadi 1.6 miliar yen atau 14,8 juta dolar US dan penurunan keuntungan operasional hingga 70 persen di kuartal kedua tahun fiskal 2019.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww