Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Carol Renwarin Meninggal Dunia, Hermensen Ballo: Saya Kehilangan Pelatih Sekaligus Sahabat 
Olahraga
17 jam yang lalu
Carol Renwarin Meninggal Dunia, Hermensen Ballo: Saya Kehilangan Pelatih Sekaligus Sahabat 
2
Mahkamah Kehormatan Majelis MPR RI segera Dibentuk
Nasional
11 jam yang lalu
Mahkamah Kehormatan Majelis MPR RI segera Dibentuk
3
Roda Citilink Tersangkut Layang-layang, Pesawat masih Layak Terbang
Peristiwa
13 jam yang lalu
Roda Citilink Tersangkut Layang-layang, Pesawat masih Layak Terbang
4
Polri: Gedung Kejagung Hangus Gegara Rokok dan Cairan Pembersih
Peristiwa
21 jam yang lalu
Polri: Gedung Kejagung Hangus Gegara Rokok dan Cairan Pembersih
5
Perwira Polisi yang Bawa 16 Kg Sabu Dipecat, Kapolda Riau: Dia Pengkhianat Bangsa
Riau
12 jam yang lalu
Perwira Polisi yang Bawa 16 Kg Sabu Dipecat, Kapolda Riau: Dia Pengkhianat Bangsa
6
Bos Penyedia Bahan Pembersih Juga Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung
Peristiwa
21 jam yang lalu
Bos Penyedia Bahan Pembersih Juga Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung

Beredar Kabar Produksi Datsun Stop Januari 2020, Begini Penjelasan Pihak Nissan

Beredar Kabar Produksi Datsun Stop Januari 2020, Begini Penjelasan Pihak Nissan
Ilustrasi. (datsun.co.id)
Senin, 25 November 2019 07:23 WIB
JAKARTA - Beredar kabar pabrik Datsun di Indonesia akan ditutup mulai Januari 2020 mendatang.

Dikutip dari kompas.com, pihak PT Nissan Motor Indonesia ( NMI) tidak menampik tentang adanya rencana penghentian produksi Datsun tersebut.  

Direktur Utama NMI Isao Sekiguchi, mengatakan, Nissan saat ini memang sedang dalam keadaan yang cukup berat. Tekanan pasar maupun kondisi Nissan global sedikit banyak memengaruhi performa Nissan di Tanah Air.

''Akhir-akhir ini cukup berat untuk kami (Nissan Indonesia). Banyak juga rumor yang beredar, namun saya belum bisa katakan lebih jauh terkait Datsun. Pastinya, kami akan tetap berkomitmen di pasar Indonesia lewat pengembangan dan produk lebih baik lagi,'' katanya saat ditemui Kompas.com, Jakarta, Jumat (22/11/2019).

Kendati demikian, Sekiguchi tidak menolak bahwa NMI akan melakukan efisiensi produksi pada 2020 hingga 2021 mendatang. Termasuk, pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 12.500 orang secara global.

''Sebagaimana dikatakan CEO Nissan Hiroto Saikawa, kami juga akan memperbaiki operasi dan melakukan efisiensi produksi pada 2020 sampai 2021,'' kata dia.

Sebelumnya, mengutip Asia Nikei, keputusan pengurangan karyawan dan produksi dilakukan Nissan seiring dengan lesunya penjualan otomotif secara global dan kondisi keuangan perusahaan.

Produsen mobil nomor dua di Jepang ini mencatatkan penurunan laba bersih sebesar 98.5 persen pada kuartal pertama 2019 menjadi 1.6 miliar yen atau 14,8 juta dolar US dan penurunan keuntungan operasional hingga 70 persen di kuartal kedua tahun fiskal 2019.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww