Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
MPR RI
20 jam yang lalu
HNW: Tragedi Ledakan Dahsyat di Beirut Harus Diusut Tuntas
2
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
DPR RI
21 jam yang lalu
Simpati Indonesia Untuk Para Korban Ledakan Lebanon
3
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
MPR RI
20 jam yang lalu
Perlu Terobosan Kreatif untuk Hindari Resesi Ekonomi
4
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
DPD RI
20 jam yang lalu
Hasan Basri: Ada 174 Pasal Yang Akan Kami Pelototi
5
Kawal RUU Ciptakerja, Ketua DPD Minta Senator Fokus di Kepentingan Daerah
DPD RI
20 jam yang lalu
Kawal RUU Ciptakerja, Ketua DPD Minta Senator Fokus di Kepentingan Daerah
6
Sultan Najamudin Keluhkan Kinerja Menteri Perdagangan
GoNews Group
17 jam yang lalu
Sultan Najamudin Keluhkan Kinerja Menteri Perdagangan

Perkosa Isteri Teman Berulang Kali, Slamet Akhirnya Tewas Berlumuran Darah

Perkosa Isteri Teman Berulang Kali, Slamet Akhirnya Tewas Berlumuran Darah
Ilustrasi. (int)
Senin, 25 November 2019 07:47 WIB
PROBOLINGGO - Nanang (25), warga Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo, diamankan polisi karena membunuh temannya, Slamet Widodo (25). Pembunuhan itu terjadi Sabtu (23/11), di rumah Nanang.

Dikutip dari kompas.com, Nanang membacok Slamet hingga tewas karena memergoki temannya itu mencoba memerkosa istrinya, J (22).

Kasatreskrim Polres Probolinggo AKP Rizki Santoso menjelaskan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.30 WIB, Sabtu (23/11/2019).

Saat itu, Slamet yang juga warga Leces, mendatangi rumah Nanang. Selama ini, keduanya berteman baik.

Di rumah itu, kebetulan hanya terdapat J (22). Sebab, Nanang berjualan pakaian di Pasar Leces. Slamet mencoba memerkosa J dengan ancaman sebilah pisau.

''Ternyata saat percobaan pemerkosaan, Nanang datang dan memergoki kejadian itu. Nanang mengambil celurit dan menebaskannya ke sejumlah anggota tubuh korban. Korban tewas kehabisan darah,'' jelas Rizki, saat dihubungi, Ahad (24/11/2019). 

Korban tewas dengan luka di perut, leher, dan tangan.

Rizki menjelaskan, Nanang langsung menyerahkan diri ke Mapolsek Leces usai membunuh Slamet.

''Barang bukti yang kami amankan antara lain sebilah celurit dan sebilah pisau milik korban yang digunakan mengancam,'' ujar Rizki.

''Ternyata Slamet sudah beberapa kali memerkosa J ketika Nanang tidak berada di rumah. Pada kejadian pertama, J ini tidak cerita kepada suaminya jika diperkosa korban. Kemudian terulang kedua kalinya. Pemerkosaan itu dilakukan dalam sebulan terakhir,'' ujar Rizki.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww