Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Carol Renwarin Meninggal Dunia, Hermensen Ballo: Saya Kehilangan Pelatih Sekaligus Sahabat 
Olahraga
17 jam yang lalu
Carol Renwarin Meninggal Dunia, Hermensen Ballo: Saya Kehilangan Pelatih Sekaligus Sahabat 
2
Mahkamah Kehormatan Majelis MPR RI segera Dibentuk
Nasional
11 jam yang lalu
Mahkamah Kehormatan Majelis MPR RI segera Dibentuk
3
Roda Citilink Tersangkut Layang-layang, Pesawat masih Layak Terbang
Peristiwa
14 jam yang lalu
Roda Citilink Tersangkut Layang-layang, Pesawat masih Layak Terbang
4
Polri: Gedung Kejagung Hangus Gegara Rokok dan Cairan Pembersih
Peristiwa
22 jam yang lalu
Polri: Gedung Kejagung Hangus Gegara Rokok dan Cairan Pembersih
5
Perwira Polisi yang Bawa 16 Kg Sabu Dipecat, Kapolda Riau: Dia Pengkhianat Bangsa
Riau
13 jam yang lalu
Perwira Polisi yang Bawa 16 Kg Sabu Dipecat, Kapolda Riau: Dia Pengkhianat Bangsa
6
Bos Penyedia Bahan Pembersih Juga Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung
Peristiwa
21 jam yang lalu
Bos Penyedia Bahan Pembersih Juga Jadi Tersangka Kebakaran Kejagung

Suami Istri Tewas Setelah Diserang Tawon Saat Melintas di Kuburan

Suami Istri Tewas Setelah Diserang Tawon Saat Melintas di Kuburan
Polisi menunjukkan bekas sarang tawon yang menyerang pasangan suami istri Suwaro dan Endriyati. (liputan6.com)
Selasa, 26 November 2019 22:43 WIB
JAKARTA - Suwaryo (62) dan istrinya, Endriyati (45), warga Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Pemalang, tewas setelah diserang kawanan tawon gung (apis dorsata), Ahad (24/11/2019).

Dikutip dari lipuutan6.com, keduanya diserang tawon saat melintas menggunakan sepeda motor di tempat pemakaman umum Dukuh Karyamukti, Desa Karangbrai, Bodeh, Pemalang.

Saat mereka melintas, tiba-tiba kawanan tawon gung yang bersarang di pekuburan itu mendadak menyerang. Mereka pun panik dan berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan keduanya berupaya menolong. Namun warga tak kuasa dalam waktu singkat mengusir tawon yang tengah mengamuk itu . Setelah beberapa saat, barulah serangan tawon itu mereda.

''Seketika warga sekitar ikut membantu korban menghindari serangan tawon dan langsung mengantarkan korban ke Puskesmas Kebandaran,'' kata Wakil Kepala Polsek Bodeh, Ipda Suripto, dalam keterangannya, Selasa malam.

Lantaran kondisinya sudah parah, kedua korban serangan tawon ini lantas dirujuk ke Rumah Sakit Prima Medika, Pemalang. Hasil pemeriksaan, Suwaryo disengat sebanyak 60 kali. Sedangkan Endriyati menderita sengatan sebanyak 85 kali.

Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang, kedua korban akhirnya meninggal dunia. Endriyati meninggal dunia pada Senin pagi (25/11/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Adapun Suwaryo, meninggal dunia selang sekitar 19 jam setelahnya, sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya lantas dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Jragan, Bodeh Pemalang.

''Kami turut berbelasungkawa, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,'' ucapnya.

Kepala Polsek Bodeh, AKP Sriyanto mengimbau agar warga berhati-hati saat beraktivitas di sekitar area sarang tawon. Sebab, akhir-akhir ini banyak laporan serangan tawon secara mendadak .

Dia juga menugaskan Bhabinkamtibmas untuk mendata lokasi keberadaan sarang-sarang tawon di desa binaannya untuk mengantisipasi kejadian serupa.

''Diharapkan warga berhati-hati dan mengurangi aktivitas di sekitar area sarang tawon di lingkungannya,'' kata Kapolsek. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam
wwwwww