Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
9 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
17 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
17 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
12 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
15 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI
Politik
13 jam yang lalu
Anggaran Covid-19 Membengkak dari Rp405,1 T jadi Rp677,2 Triliun, Ini Tanggapan Anggota Komisi XI DPR RI

Suami Istri Tewas Setelah Diserang Tawon Saat Melintas di Kuburan

Suami Istri Tewas Setelah Diserang Tawon Saat Melintas di Kuburan
Polisi menunjukkan bekas sarang tawon yang menyerang pasangan suami istri Suwaro dan Endriyati. (liputan6.com)
Selasa, 26 November 2019 22:43 WIB
JAKARTA - Suwaryo (62) dan istrinya, Endriyati (45), warga Desa Kebandaran, Kecamatan Bodeh, Pemalang, tewas setelah diserang kawanan tawon gung (apis dorsata), Ahad (24/11/2019).

Dikutip dari lipuutan6.com, keduanya diserang tawon saat melintas menggunakan sepeda motor di tempat pemakaman umum Dukuh Karyamukti, Desa Karangbrai, Bodeh, Pemalang.

Saat mereka melintas, tiba-tiba kawanan tawon gung yang bersarang di pekuburan itu mendadak menyerang. Mereka pun panik dan berteriak minta tolong.

Warga yang mendengar teriakan keduanya berupaya menolong. Namun warga tak kuasa dalam waktu singkat mengusir tawon yang tengah mengamuk itu . Setelah beberapa saat, barulah serangan tawon itu mereda.

''Seketika warga sekitar ikut membantu korban menghindari serangan tawon dan langsung mengantarkan korban ke Puskesmas Kebandaran,'' kata Wakil Kepala Polsek Bodeh, Ipda Suripto, dalam keterangannya, Selasa malam.

Lantaran kondisinya sudah parah, kedua korban serangan tawon ini lantas dirujuk ke Rumah Sakit Prima Medika, Pemalang. Hasil pemeriksaan, Suwaryo disengat sebanyak 60 kali. Sedangkan Endriyati menderita sengatan sebanyak 85 kali.

Meski sempat mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Prima Medika Pemalang, kedua korban akhirnya meninggal dunia. Endriyati meninggal dunia pada Senin pagi (25/11/2019) sekitar pukul 01.00 WIB.

Adapun Suwaryo, meninggal dunia selang sekitar 19 jam setelahnya, sekitar pukul 20.00 WIB. Keduanya lantas dimakamkan di Pemakaman Umum Desa Jragan, Bodeh Pemalang.

''Kami turut berbelasungkawa, semoga keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan dan ketabahan,'' ucapnya.

Kepala Polsek Bodeh, AKP Sriyanto mengimbau agar warga berhati-hati saat beraktivitas di sekitar area sarang tawon. Sebab, akhir-akhir ini banyak laporan serangan tawon secara mendadak .

Dia juga menugaskan Bhabinkamtibmas untuk mendata lokasi keberadaan sarang-sarang tawon di desa binaannya untuk mengantisipasi kejadian serupa.

''Diharapkan warga berhati-hati dan mengurangi aktivitas di sekitar area sarang tawon di lingkungannya,'' kata Kapolsek. ***

Editor:hasan b
Sumber:liputan6.com
Kategori:Ragam

wwwwww