Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
Politik
9 jam yang lalu
Tak Setuju hanya 95%, Komisi VIII DPR Minta BPKH Kembalikan 100% Dana Haji ke JCH
2
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
Umum
16 jam yang lalu
Petugas Kebersihan DKI Jakarta Nikahi Bule Cantik Austria, Begini Kisah Cintanya
3
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
Hukum
17 jam yang lalu
JPU KPK Sebut Imam Nahrawi Kerap Terima Uang Tidak Sah Melalui Asisten Pribadi
4
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
Ekonomi
11 jam yang lalu
Ada Lonjakan Tagihan Listrik, PLN Pusat Minta Maaf Alasan Pembayaran Dihitung Rata-rata Tiga Bulan
5
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
Kesehatan
14 jam yang lalu
RS Bantah Berikan Rp15 Juta Agar Pasien Meninggal Akibat Asam Lambung Jadi Pasien Covid-19
6
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton
Hukum
12 jam yang lalu
Ketua MPR Apresiasi Polri, Gagalkan Kembali Peredaran Narkotika Jenis Sabu Hampir Setengah Ton

In Memoriam Ciputra, Orang Terkaya Indonesia yang Memulai Usaha dari Garasi

In Memoriam Ciputra, Orang Terkaya Indonesia yang Memulai Usaha dari Garasi
Pendiri Ciputra Group, Ciputra. (kompas.com)
Rabu, 27 November 2019 08:48 WIB
JAKARTA - Pendiri sekaligus pemilik Ciputra Group, Ciputra alias Tjie Tjin Hoan, telah tiada. Salah satu orang terkaya di Indonesia ini meninggal dunia di Singapura pada Rabu (27/11/2019), pukul 01.05 waktu setempat.

Dikutip dari kompas.com, bos usaha properti ternama ini lahir di Parigi, Sulawesi Tengah, 24 Agustus 1931. Semasa remaja ia bersekolah di Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA) Frater Don Bosco di Manado.

Usai lulus SMA, Ciputra meninggalkan desanya dan mencoba peruntungan menuju Jawa, tepatnya, ke Bandung, Jawa Barat. Ciputra mengenyam bangku kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB). Bersama Budi Brasali dan Ismail Sofyan, pada semester empat Ciputra mencoba mendirikan usaha konsultan arsitektur bangunan yang berkantor di sebuah garasi.

Pasca pendidikan kuliahnya berakhir dan meraih gelar insinyur pada tahun 1960, ia lalu mencoba peruntungannya di Jakarta. Ciputra mengawali karirnya di Jaya Group, perusahaan daerah milik Pemda DKI. Di sana, Ciputra bekerja hingga menjabat sebagai direksi. Setelah itu, ia didapuk sebagai penasihat perusahaan Jaya Group.

Proyek pembangunan taman hiburan di Ancol, salah satunya jadi maha karya Ciputra. Tak lama, ia mengajak Sudono Salim (Liem Soe Liong), Sudwikatmono, Budi Brasali dan Ibrahim Risjad, untuk mendirikan Metropolitan Group.

Pada masa itu, Ciputra masih menjabat sebagai direktur utama di Jaya Group dan Presiden Komisaris Metropolitan Group. Hingga pada akhirnya Ciputra mendirikan perusahaan keluarga yang kini bernama Ciputra Group.

Pada usianya yang ke-75, ia memilih untuk mengembangkan bidang pendidikan. Kemudian, berinisiatif mendirikan sekolah dan Universitas Ciputra. Dalam situs Forbes, Ciputra merupakan orang terkaya peringkat ke-27 di Indonesia pada tahun 2018. Adapun total kekayaannya mencapai 1,2 miliar dollar AS.

Sebelumnya, Ketua Umum Apindo Haryadi Sukamdani mengatakan sudah sempat bicara dengan keluarga Ciputra ihwal kabar duka tersebut.

Pengusaha properti tersebut menghembuskan nafas terakhir sekitar pukul 01.05 waktu Singapura di usia 88 tahun.

''Iya benar saya sudah konfirmasi ke keluarganya, ke anaknya. Meninggalnya tadi pagi jam 1. Jadi Pak Ciputra meninggal. Cuma belum tahu ini mau dibawa pulang jenazahnya kapan (ke Indonesia),'' ujarnya kepada Kompas.com.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww