Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
20 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
2
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Kesehatan
13 jam yang lalu
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
3
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
4
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
Kesehatan
12 jam yang lalu
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
5
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
Nasional
11 jam yang lalu
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
6
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia
Umum
14 jam yang lalu
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia

Ini Alasan Mendikbud Nadiem Berencana Hapus Ujian Nasional

Ini Alasan Mendikbud Nadiem Berencana Hapus Ujian Nasional
Mendikbud Nadiem Makarim. (dok)
Minggu, 01 Desember 2019 06:20 WIB
JAKARTA - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim berencana menghapus Ujian Nasional (UN) setelah tahun 2020.

Dikutip dari kompas.com, menurut Nadiem, banyak yang berkeinginan menghindari dampak negatif dari UN tersebut.

''Banyak sekali aspirasi dari masyarakat. Sebenarnya dari guru, dari murid, dari orangtua yang mereka inginnya bukan menghapus, tapi menghindari hal yang negatif,'' ujar Nadiem di Kantor Kemendikbud, Jakarta, Sabtu (30/11/2019).

Dia mencontohkan, tingkat stres yang tinggi pada siswa saat persiapan ujian nasional.

Kemudian, saat siswa menghadapi ujian yang pelajarannya bukan bidang mereka, ada rasa khawatir yang berlebihan.

Meski wacana ini sudah dikaji, Nadiem mengatakan, kebijakan yang akan dilakukan tidak akan sekadar menghapus UN. Namun, akan ada perbaikan sistem kelulusan bagi siswa.

''Jadi bukan semuanya ini wacana menghapus saja, tapi juga wacana memperbaiki esensi dari UN itu sebenarnya apa. Apakah menilai prestasi murid atau menilai prestasi sistem,'' kata Nadiem.

Sebelumnya, Nadiem menegaskan bahwa kebijakan penghapusan UN baru akan direalisasikan setelah 2020.

Nadiem memastikan bahwa UN tetap dilaksanakan pada 2020.

''Yang sudah pasti 2020 kan masih akan jalan UN. Itu kan sudah kami umumkan, biar tenang bagi yang sudah belajar dan sebagainya,'' ujar Nadiem.

Nadiem kemudian menjelaskan bahwa rencana penghapusan UN saat ini masih dikaji, dievaluasi dan dilakukan penilaian.

''Masih dikaji, baru minggu lalu kan. Ya kita bertahap assessment. Tahap mengevaluasi, jadi ya belum siap,'' kata Nadiem ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww