Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
Peristiwa
22 jam yang lalu
VIRAL! Ibunya Dimakamkan Ala Covid-19 Padahal Negatif, Anak Histeris Cegat Mobil Jenazah
2
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
Peristiwa
14 jam yang lalu
Hasil Swab Dinyatakan Negatif Corona, Suami Minta Jenazah Istrinya Dipindahkan
3
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
Politik
13 jam yang lalu
Yorrys Raweyai: Pelajaran Penting Kasus George Floyd untuk Papua
4
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
Politik
13 jam yang lalu
Prihatin Kematian George Floyd di Amerika Serikat, Aziz Syamsuddin Minta WNI Tak Ikut Demo
5
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
Kesehatan
13 jam yang lalu
Koma 32 Hari, Bayi Berusia 5 Bulan Sembuh dari Covid-19
6
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial
Politik
13 jam yang lalu
Solidaritas dan Kedermawanan Modal Wujudkan Keadilan Sosial

Siswa Bunuh Janda Muda Tengah Hamil, Sempat Berhubungan Sebelum Dicekoki Arak dan Dicekik

Siswa Bunuh Janda Muda Tengah Hamil, Sempat Berhubungan Sebelum Dicekoki Arak dan Dicekik
Ilustrasi jasad wanita. (dok)
Minggu, 01 Desember 2019 11:37 WIB
BOJONEGORO - Aparat Polres Bojonegoro menangkap seorang siswa SLTA berinisial ST (19), karena diduga membunuh kekasihnya, seorang janda muda berinisial AI (20).

Dikutip dari suara.com, pemuda asal Desa Sumodikaran, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro itu diduga melakukan pembunuhan berencana terhadap kekasihnya yang tengah hamil tersebut pada Senin (25/11/2019) lalu.

Hasil penyidikan Satreskrim Polres Bojonegoro terungkap, sebelum membunuh, tersangka sempat mengajak korbannya berhubungan badan di lokasi pembunuhan, sekitar waduk Desa Ngumpakdalem.

Setelah melakukan hubungan layaknya suami istri, korban dicekoki meminuman keras jenis arak yang sudah disiapkan tersangka.

Setelah korban setengah sadar karena efek minum keras, satu tangan tersangka merangkul korban dan tangan lainnya mengambil tali tampar di sakunya. Kemudian tali tersebut digunakan mencekik bagian leher korban, hingga tewas.

''Pembunuhan ini sudah direncanakan oleh tersangka,'' ujar Kapolres Bojonegoro AKBP M Budi Hendrawan seperti dikutip Beritajatim.com, Sabtu (30/11/2019).

Tersangka nekat membunuh korban karena mengaku kesal kerap dimintai uang serta pertanggungjawaban. Kondisi korban saat dibunuh merupakan seorang janda satu anak dan sedang mengandung 24 minggu.

''Tersangka karena masih pelajar tidak punya uang sehingga mengaku kesal,'' katanya.

Berdasarkan hasil keterangan saksi, korban dan tersangka sudah menjalin hubungan dekat. Mereka saling kenal sejak Juli 2019 lalu melalui sosial media, Facebook. Berangkat dari situ, keduanya kemudian sering bertemu dan menjalin hubungan pacaran.

''Kehamilan korban ini belum bisa dipastikan apakah hasil hubungan badan dengan tersangka. Fokus kita pengungkapan kasus pembunuhannya,'' ucapnya.

Diketahui, tersangka membunuh korban pada Ahad (24/11/2019) malam. Mayat korban ditemukan warga tergeletak di saluran air waduk di Desa Ngumpakdalem Senin (25/11/2019). Setelah dilakukan penyelidikan tersangka kemudian diamankan petugas Satreskrim Polres Bojonegoro.

Polisi juga menyita barang bukti berupa handphone korban yang dibawa tersangka dan sepeda motor korban yang ditinggal di sekitar sebauh pondok pesantren di Kecamatan Dander. Akibat perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 340 KUHP dan atau Pasal 338 KUHP tentang pembunuhan berencana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. ***

Editor:hasan b
Sumber:suara.com
Kategori:Ragam

wwwwww