Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
Internasional
21 jam yang lalu
Remaja 13 Tahun Ini Lulus dengan Empat Gelar Sarjana Hanya Dalam Waktu Dua Tahun
2
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
Politik
17 jam yang lalu
Syarief Hasan: Tap MPRS RI XXV/1966 harus Masuk di RUU HIP
3
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
Umum
15 jam yang lalu
Aplikasi Android Edit Video yang Populer Ini Ternyata Sangat Berbahaya, Ayo Hapus Segera
4
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
Kesehatan
19 jam yang lalu
76,7 Persen Pasien Covid-19 di Indonesia Alami Gejala Ini
5
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras 'e-Learning'
Pendidikan
11 jam yang lalu
Pemerintah Diminta Penuhi Kebutuhan Sarpras e-Learning
6
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan
Kesehatan
22 jam yang lalu
Berisiko Kematian, Eropa Larang Pemakaian Chloroquine Obati Pasien Covid-19, Indonesia Tetap Gunakan

Dinyatakan Bidan Hamil, Siswi SMA Ngotot Lagi Haid, Belakangan Dijemput Polisi Terkait Penemuan Jenazah Bayi

Dinyatakan Bidan Hamil, Siswi SMA Ngotot Lagi Haid, Belakangan Dijemput Polisi Terkait Penemuan Jenazah Bayi
Petugas Satreskrim Polres Pandeglang tengah melakukan evakuasi mayat bayi yang terselip di sela tanaman hias. (poskotanews)
Senin, 02 Desember 2019 13:48 WIB
PANDEGLANG - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Pandeglang, Banten, mengamankan seorang siswi SMA terkait penemuan jenazah bayi.

Dikutip dari poskotanews.com, Kasatreskrm Polres Pandeglang AKP Ambarita, membenarkan penjemputan siswi SMA tersebut oleh aparat kepolisian berkaitan dengan penemuan jenazah bayi berjenis kelamin laki-laki diantara tanaman hias sansivera di pekarangan rumah warga Pandeglang.

AKP Ambarita, mengungkapkan, pihaknya telah meminta kekerangan dari sejumlah saksi. Titik terang ditemui ketika ada bidan mengaku kedatangan ibu rumah tangga bersama anak perempuannya yang masih berusia 16 tahun. Gadis itu mengeluh sesak napas, lemas dan sakit perut.

Saat dilakukan pemeriksaan, bidan tersebut menduga remaja itu dalam keadaan hamil. Namun siswi SMA itu membantah dan ngotot mengaku dirinya sedang menstruasi alias haid.

''Bidan selanjutnya menganjurkan agar pasien diperiksa lebih lanjut menggunakan alat USG di klinik. Setelah mendapat saran dari bidan, dengan alasan akan ke klinik, kedua tamunya langsung pamit dan pergi,'' terangnya.

Mendapat keterangan itu, petugas langsung melakukan pencarian. Remaja yang diduga ibu bayi malang itu kemudian diamankan dan dibawa ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Pandeglang.

''Sejauh ini dia masih menyangkal bahwa dirinya merupakan ibu dari si bayi. Tapi akan kami dalami terus, kalau perlu kita lakukan tes DNA,'' tandasnya.

Hebohkan Warga

Pada Ahad (1/12), warga Pagelaran, Kabupaten Pandeglang, dihebohkan dengan ditemukannya mayat bayi. Jasad bayi berjenis kelamin laki-laki ini ditemukan terselip di sela tanaman hias lidah macan atau sansivera di pekarangan rumah warga

''Bayi ini diduga baru dilahirkan lalu dibuang oleh ibu kandungnya diantara tanaman lidah macan di pekarangan rumah warga. Petugas kepolisian sudah mengevakuasi mayat bayi ke rumah sakit,'' ujar Sopyan, warga setempat.***

Editor:hasan b
Sumber:poskotanews.com
Kategori:Ragam

wwwwww