Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
Hukum
21 jam yang lalu
Ketum Projamin Ambroncius Dijemput Paksa Usai Jadi Tersangka
2
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
Kesehatan
14 jam yang lalu
Virus Nipah Diwaspadai Jadi Pandemi Baru, Tingkat Kematian 75%, Ini Gejala dan Cara Mencegahnya
3
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
Pemerintahan
12 jam yang lalu
Presiden Lantik Listyo Sigit jadi Kapolri
4
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
Kesehatan
13 jam yang lalu
Disuntik Vaksin Sinovac Dosis Kedua, Jokowi: Seperti 2 Minggu Lalu, Tidak Terasa
5
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
Nasional
12 jam yang lalu
Waspada! Tingkat Kematian Virus Nipah 75 persen, Kelelawar dari Malaysia Bergerak ke Sumatera
6
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia
Umum
15 jam yang lalu
Populasi Muslim di 3 Negara Ini Akan Kalahkan Indonesia

Hilang Saat Dititip di Tempat Penitipan Anak, Bayi Ditemukan Tanpa Kepala dalam Parit

Hilang Saat Dititip di Tempat Penitipan Anak, Bayi Ditemukan Tanpa Kepala dalam Parit
Polisi memeriksa lokasi penemuan mayat bayi tanpa kepala di Samarinda. (detikcom)
Minggu, 08 Desember 2019 19:55 WIB
SAMARINDA - Warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Ahad (8/12), dihebohkan dengan penemuan jasad bayi tanpa kepala dalam Parit.

Belakangan diketahui, bayi malang tersebut adalah Muhammad Yusuf Gazali, yang dilaporkan hilang sejak 2 pekan lalu. Balita itu hilang saat dititipkan di day care (tempat penitipan anak).

Dikutip dari detik.com, Bambang, ayah Yusuf, memastikan balita tanpa kepala itu ialah anaknya, berdasarkan pakaian yang dikenakan. Bambang menjelaskan, anaknya dititipkan di tempat penitipan anak yang berada di Jl AW Syahranie dan hilang sejak Jumat (24/11) lalu.

''Ia benar ini anak saya, tadi ibu lihat pakaian yang digunakan sama dengan pakaian yang digunakan saat ia hilang di tempat penitipan anak,'' kata Bambang di ruang jenazah RSUD Samarinda, Kaltim, Ahad (8/12/2019) sore.

Bambang mengaku anaknya diantar ke day care tersebut sekitar pukul 11.00 Wita. Dia lalu mendapat kabar sekitar pukul 14.30 Wita dari istrinya, bahwa anaknya hilang.

''Waktu itu ibu kepala sekolah bilang anaknya hilang saat hujan deras melanda sekolah,'' tuturnya.

Bambang dan istrinya, Meliasari, berharap dapat mengetahui pasti penyebab anaknya meninggal dunia. Saat ini keluarga Bambang dan Meliasari sudah berada di RSUD Samarinda.

Mayat bali tanpa kepala tersebut ditemukan di sebuah parit, Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Ahad (8/12), sekitar pukul 05.30 Wita. Polisi mengaku pernah mendapat kabar balita hilang sebelum penemuan mayat balita tanpa kepala dari penitipan anak di lokasi sekitar TKP penemuan mayat bayi.

''Kita lidik dulu apakah ini benar korban yang hilang beberapa waktu lalu atau korban lain lagi,'' ujar Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu M Ridwan, saat dikonfirmasi detikcom, Ahad (8/12). ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww