Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
DPR RI
22 jam yang lalu
Misbakhun Dorong Efektivitas Ratusan Triliun Subsidi Energi
2
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
DPR RI
22 jam yang lalu
DPR Tegaskan Pentingnya Penyelamatan UMKM Segera
3
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
DPR RI
22 jam yang lalu
KAI Butuh Dana Talangan, Legislator Dorong Kreativitas Bisnis
4
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
DPR RI
22 jam yang lalu
NJOP Tinggi dan Memberatkan, Legislator Lirik Insentif sebagai Solusi
5
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
Pemerintahan
16 jam yang lalu
Jaga Perekonomian, Presiden: Jangan Ada Lagi Beli dari Luar
6
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR
Politik
10 jam yang lalu
Jamuan Makan Malam dengan Puan, Pimpinan DPD RI Minta Hasil Kinerja Lembaganya Ditindaklanjuti DPR

Hilang Saat Dititip di Tempat Penitipan Anak, Bayi Ditemukan Tanpa Kepala dalam Parit

Hilang Saat Dititip di Tempat Penitipan Anak, Bayi Ditemukan Tanpa Kepala dalam Parit
Polisi memeriksa lokasi penemuan mayat bayi tanpa kepala di Samarinda. (detikcom)
Minggu, 08 Desember 2019 19:55 WIB
SAMARINDA - Warga Kota Samarinda, Kalimantan Timur, pada Ahad (8/12), dihebohkan dengan penemuan jasad bayi tanpa kepala dalam Parit.

Belakangan diketahui, bayi malang tersebut adalah Muhammad Yusuf Gazali, yang dilaporkan hilang sejak 2 pekan lalu. Balita itu hilang saat dititipkan di day care (tempat penitipan anak).

Dikutip dari detik.com, Bambang, ayah Yusuf, memastikan balita tanpa kepala itu ialah anaknya, berdasarkan pakaian yang dikenakan. Bambang menjelaskan, anaknya dititipkan di tempat penitipan anak yang berada di Jl AW Syahranie dan hilang sejak Jumat (24/11) lalu.

''Ia benar ini anak saya, tadi ibu lihat pakaian yang digunakan sama dengan pakaian yang digunakan saat ia hilang di tempat penitipan anak,'' kata Bambang di ruang jenazah RSUD Samarinda, Kaltim, Ahad (8/12/2019) sore.

Bambang mengaku anaknya diantar ke day care tersebut sekitar pukul 11.00 Wita. Dia lalu mendapat kabar sekitar pukul 14.30 Wita dari istrinya, bahwa anaknya hilang.

''Waktu itu ibu kepala sekolah bilang anaknya hilang saat hujan deras melanda sekolah,'' tuturnya.

Bambang dan istrinya, Meliasari, berharap dapat mengetahui pasti penyebab anaknya meninggal dunia. Saat ini keluarga Bambang dan Meliasari sudah berada di RSUD Samarinda.

Mayat bali tanpa kepala tersebut ditemukan di sebuah parit, Jl Antasari, Kecamatan Samarinda Ulu, Ahad (8/12), sekitar pukul 05.30 Wita. Polisi mengaku pernah mendapat kabar balita hilang sebelum penemuan mayat balita tanpa kepala dari penitipan anak di lokasi sekitar TKP penemuan mayat bayi.

''Kita lidik dulu apakah ini benar korban yang hilang beberapa waktu lalu atau korban lain lagi,'' ujar Kanit Reskrim Polsekta Samarinda Ulu, Iptu M Ridwan, saat dikonfirmasi detikcom, Ahad (8/12). ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww