Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah 'Binasakan'!
Hukum
2 jam yang lalu
Ratusan Polisi Terjerat Kasus Narkoba, Kapolri Perintah Binasakan!
2
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
Peristiwa
12 jam yang lalu
Xpander AP4 Juarai Fortuna Nusantara Tropical Sprint Rally 2021
3
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Sempat Diblokir, Dukcapil Buka Lagi Hak Akses 34 Lembaga, Intip Nama-Namanya...
4
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
Peristiwa
17 jam yang lalu
Radikalisme Itu Ada, Tapi Tak Setiap yang Berbeda Itu Radikal
5
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
Peristiwa
7 jam yang lalu
Kian Brutal, KKB Tembak Pengemudi Ojek Asal Bugis hingga Tewas
6
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga
Nasional
13 jam yang lalu
Teknologi Usang Diduga jadi Sebab Meledaknya Kilang Balongan, Ombudsman Tekankan Percepatan Kompensasi Warga

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor
Pencarian korban terseret banjir menggunakan perahu karet. (kompas.com)
Senin, 09 Desember 2019 06:35 WIB
ARO SUKA - W (48), warga Sungai Kunyit, Sangir Balai Janggo, Solok Selatan, Sumatera Barat, hilang terseret banjir, Sabtu (7/12/2019) siang.

Dikutip dari kompas.com, W dilaporkan hanyut diseret banjir saat melintas di jembatan Sungai Jujuan, Sangir Balai Janggo, mengendarai sepeda motor.

Hingga Ahad (8/12/2019), W belum ditemukan.

''Kejadiannya kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Sampai sekarang korban masih dalam pencarian,'' kata Kepala BPBD Solok Selatan, Richi Amran, saat dihubungi Kompas.com, Ahad.

Richi mengatakan, kejadian berawal saat W hendak pergi kerja dan melintas di jembatan Sungai Jujuan dengan kendaraan roda dua.

Saat berada di atas jembatan, air tiba-tiba naik dan membuat korban jatuh ke sungai dan terseret air deras.

''Korban jatuh ke sungai dan terseret air sungai yang sangat deras,'' kata Richi.

Usaha pencarian terus dilakukan menggunakan perahu karet. Namun, karena kondisi sungai yang arusnya deras dan air sungai masih keruh membuat usaha pencarian belum membuahkan hasil.

''Kami terus melakukan usaha pencarian dengan menggunakan perahu karet. Kondisi sungai masih belum bagus karena arus deras dan airnya keruh,'' kata Richi. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww