Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
Politik
20 jam yang lalu
Anis Beri Wejangan untuk Struktur PKS se-Jakarta Timur
2
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
Peristiwa
20 jam yang lalu
Polri Berjanji Tindak Tegas Oknum Brimob yang Jual Senjata ke KKB Papua
3
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
Peristiwa
17 jam yang lalu
OPM Mengaku Sering Beli Senjata dari Oknum Aparat Indonesia
4
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
Sepakbola
24 jam yang lalu
Batal Ikut Turnamen di Perancis, PSSI Ajak Diskusi Shin Tae-yong
5
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun
Politik
21 jam yang lalu
Tanpa TKA, Bangsa Indonesia Mampu Bekerja di Bidang Apapun
6
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat
Ekonomi
17 jam yang lalu
Pandemi, Polisi di Tangerang Panen Raya Jagung Hibrida bersama Masyarakat

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor
Pencarian korban terseret banjir menggunakan perahu karet. (kompas.com)
Senin, 09 Desember 2019 06:35 WIB
ARO SUKA - W (48), warga Sungai Kunyit, Sangir Balai Janggo, Solok Selatan, Sumatera Barat, hilang terseret banjir, Sabtu (7/12/2019) siang.

Dikutip dari kompas.com, W dilaporkan hanyut diseret banjir saat melintas di jembatan Sungai Jujuan, Sangir Balai Janggo, mengendarai sepeda motor.

Hingga Ahad (8/12/2019), W belum ditemukan.

''Kejadiannya kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Sampai sekarang korban masih dalam pencarian,'' kata Kepala BPBD Solok Selatan, Richi Amran, saat dihubungi Kompas.com, Ahad.

Richi mengatakan, kejadian berawal saat W hendak pergi kerja dan melintas di jembatan Sungai Jujuan dengan kendaraan roda dua.

Saat berada di atas jembatan, air tiba-tiba naik dan membuat korban jatuh ke sungai dan terseret air deras.

''Korban jatuh ke sungai dan terseret air sungai yang sangat deras,'' kata Richi.

Usaha pencarian terus dilakukan menggunakan perahu karet. Namun, karena kondisi sungai yang arusnya deras dan air sungai masih keruh membuat usaha pencarian belum membuahkan hasil.

''Kami terus melakukan usaha pencarian dengan menggunakan perahu karet. Kondisi sungai masih belum bagus karena arus deras dan airnya keruh,'' kata Richi. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww