Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Atletik Menuju Era Industri, LBP Dinilai Penuhi Kriteria Pimpin PB PASI
Olahraga
24 jam yang lalu
Atletik Menuju Era Industri, LBP Dinilai Penuhi Kriteria Pimpin PB PASI
2
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
Politik
17 jam yang lalu
Gus Menteri Beberkan Program Prioritas Pembangunan Desa ke DPR
3
WHO Prediksi Tahun Ini Pandemi Covid-19 Makin Parah, Ini Alasannya
Kesehatan
23 jam yang lalu
WHO Prediksi Tahun Ini Pandemi Covid-19 Makin Parah, Ini Alasannya
4
PSSI Buka Seleksi Pelatih Timnas Wanita
Sepakbola
24 jam yang lalu
PSSI Buka Seleksi Pelatih Timnas Wanita
5
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
Nasional
18 jam yang lalu
Dikunjungi Listyo Sigit, Tito Dorong Penguatan Kerjasama Kemendagri-Polri
6
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin
Politik
10 jam yang lalu
PDIP Rotasi Ribka Tjiptaning ke Komisi VII Usai Tolak Vaksin

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor

Warga Solok Selatan Hilang Terseret Banjir Saat Melintas di Jembatan Pakai Sepeda Motor
Pencarian korban terseret banjir menggunakan perahu karet. (kompas.com)
Senin, 09 Desember 2019 06:35 WIB
ARO SUKA - W (48), warga Sungai Kunyit, Sangir Balai Janggo, Solok Selatan, Sumatera Barat, hilang terseret banjir, Sabtu (7/12/2019) siang.

Dikutip dari kompas.com, W dilaporkan hanyut diseret banjir saat melintas di jembatan Sungai Jujuan, Sangir Balai Janggo, mengendarai sepeda motor.

Hingga Ahad (8/12/2019), W belum ditemukan.

''Kejadiannya kemarin sekitar pukul 11.00 WIB. Sampai sekarang korban masih dalam pencarian,'' kata Kepala BPBD Solok Selatan, Richi Amran, saat dihubungi Kompas.com, Ahad.

Richi mengatakan, kejadian berawal saat W hendak pergi kerja dan melintas di jembatan Sungai Jujuan dengan kendaraan roda dua.

Saat berada di atas jembatan, air tiba-tiba naik dan membuat korban jatuh ke sungai dan terseret air deras.

''Korban jatuh ke sungai dan terseret air sungai yang sangat deras,'' kata Richi.

Usaha pencarian terus dilakukan menggunakan perahu karet. Namun, karena kondisi sungai yang arusnya deras dan air sungai masih keruh membuat usaha pencarian belum membuahkan hasil.

''Kami terus melakukan usaha pencarian dengan menggunakan perahu karet. Kondisi sungai masih belum bagus karena arus deras dan airnya keruh,'' kata Richi. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww