Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
Peristiwa
24 jam yang lalu
DPR Desak PTPN V Hentikan Kasus Pencurian Tiga Buah Tandan Sawit di Rohul
2
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus 'Ecek-ecek', DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
Hukum
23 jam yang lalu
Ibu Curi Sawit di Riau Dianggap Kasus Ecek-ecek, DPR: Sebagai BUMN, PTPN V Memalukan
3
LaNyalla Akan Laporkan Polemik DPRD dan Pemkab Jember ke Presiden
Politik
23 jam yang lalu
LaNyalla Akan Laporkan Polemik DPRD dan Pemkab Jember ke Presiden
4
Spanduk Ucapan Selamat kepada 'Negara Federal China Baru' Berkibar di Langit AS
Internasional
23 jam yang lalu
Spanduk Ucapan Selamat kepada Negara Federal China Baru Berkibar di Langit AS
5
Kantor dan Rumah Makan di DKI Bisa Buka pada 8 Juni, Kapasitas hanya 50 Persen
Kesehatan
23 jam yang lalu
Kantor dan Rumah Makan di DKI Bisa Buka pada 8 Juni, Kapasitas hanya 50 Persen
6
Viral? Tagar #GeorgeFloydChallenge tak Tembus 100 Postingan per Kamis Sore di Instagram
Umum
24 jam yang lalu
Viral? Tagar #GeorgeFloydChallenge tak Tembus 100 Postingan per Kamis Sore di Instagram

Hasil Penelitian, Ini Sejumlah Bahaya bagi Wanita yang Makan di Atas Pukul 18

Hasil Penelitian, Ini Sejumlah Bahaya bagi Wanita yang Makan di Atas Pukul 18
Ilustrasi. (okezone)
Kamis, 12 Desember 2019 11:10 WIB
JAKARTA - Bagi Anda, khusus kaum wanita, yang biasa makan di atas pukul 18, sebaiknya mulai menghentikan kebiasaan tersebut. Sebab, makan di atas pukul 18 bisa berdampak buruk bagi kesehatan.

Dikutip dari sindonews.com, para peneliti Universitas Columbia, Amerika Serikat (AS), mengungkapkan, di antara risiko makan di atas pukul 18 adalah penyakit jantung dan tekanan darah tinggi.

Menurut peneliti perempuan akan mengalami indeks massa tubuh tinggi (BMI) dan kontrol darah yang buruk jika makan di atas pukul 18.

Pakar dari Universitas Columbia yang meneliti mengatakan, memilih makan malam lebih awal bisa menjadi cara sederhana untuk menurunkan risiko penyakit jantung.

Para responden yang menerapkan hal ini, termasuk tidak merokok dan aktif makan makanan sehat, tetap langsing serta memiliki kolesterol, tekanan darah dan kadar gula darah rendah.

Penelitian secara konsisten menunjukkan bahwa orang yang banyak melakukan langkah-langkah tersebut memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung dan stroke.

Sementara perempuan yang mengonsumsi proporsi kalori harian yang lebih tinggi setelah watu ini, rata-rata memiliki tekanan darah yang tinggi.***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam

wwwwww