Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
Peristiwa
22 jam yang lalu
Pimpin Penangkapan Buronan Nurhadi, Novel Baswedan Jadi Trending
2
Bamsoet: Sektor Pariwisata Akan Pulih dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
Politik
23 jam yang lalu
Bamsoet: Sektor Pariwisata Akan Pulih dengan Menerapkan Protokol Kesehatan
3
Sebelum Kader IMM Bergerak, Ade Armando Diminta Segera Minta Maaf ke Din Syamsuddin
Peristiwa
22 jam yang lalu
Sebelum Kader IMM Bergerak, Ade Armando Diminta Segera Minta Maaf ke Din Syamsuddin
4
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Bambang Widjojanto: Meski Mata Novel Baswedan Dirampok, Tapi Berhasil Tangkap Nurhadi
5
Tahun Ajaran Baru, DPR Dukung Pembelajaran Tetap Jarak Jauh
Politik
23 jam yang lalu
Tahun Ajaran Baru, DPR Dukung Pembelajaran Tetap Jarak Jauh
6
Fauzi Amro Desak Aparat Penegak Hukum Bongkar Mafia Testil di Bea Cukai
Politik
23 jam yang lalu
Fauzi Amro Desak Aparat Penegak Hukum Bongkar Mafia Testil di Bea Cukai

Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Usai Shalat Jumat

Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Usai Shalat Jumat
Ilustrasi penembakan. (int)
Jum'at, 13 Desember 2019 21:09 WIB
PALU - Kelompok bersenjata menyerang anggota Brimob Polri yang tergabung dalam Operasi Tinombala di Sulawesi Tengah, Jumat (13/12/2019).

Dikutip dari detik.com, penyerangan yang terjadi di Desa Salubanga, Parigi Moutong itu, menyebabkan seorang anggota Brimob tewas terkena tembakan.

''Iya, itu baru sebatas informasi saja bahwa kita baru menerima laporan anggota Brimob meninggal ditembak usai melaksanakan shalat Jumat,'' ujar pejabat Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari saat dihubungi, Jumat (13/12/2019).

Menurut Sugeng, kelompok bersenjata ini sempat menyandera anggota polisi bersama warga. Tapi aparat yang disandera berhasil melarikan diri.

''Kami juga mendengar ada yang disandera, untuk identitas yang meninggal dan disandera serta kepastiannya masih kami cek dulu,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam

wwwwww