Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
MPR RI
19 jam yang lalu
Dampak Kerumunan Pilkada dan Libur Akhir Tahun harus Diantisipasi
2
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
Politik
5 jam yang lalu
Minta Tetapkan Tersangka Kasus Korupsi Bansos Siak, Komisi III DPR RI Sambangi Kejati Riau
3
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
Olahraga
18 jam yang lalu
RDPU dengan DPR, Ferry J Kono: Masih Banyak Yang Belum Memahami Peran KOI
4
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
MPR RI
22 jam yang lalu
Kikis Fanatisme dan Radikalisme, Pemerintah Disarankan Hidupkan Dialog
5
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia
Olahraga
20 jam yang lalu
Allysa Amalia, Pengidola Cheong Min Tan Ingin Raih Prestasi Dunia
6
Yayasan Kusuma Wushu Raih Emas Pertama, Pingkan Koleksi Dua Emas
Olahraga
21 jam yang lalu
Yayasan Kusuma Wushu Raih Emas Pertama, Pingkan Koleksi Dua Emas

Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Usai Shalat Jumat

Anggota Brimob Tewas Ditembak Kelompok Bersenjata Usai Shalat Jumat
Ilustrasi penembakan. (int)
Jum'at, 13 Desember 2019 21:09 WIB
PALU - Kelompok bersenjata menyerang anggota Brimob Polri yang tergabung dalam Operasi Tinombala di Sulawesi Tengah, Jumat (13/12/2019).

Dikutip dari detik.com, penyerangan yang terjadi di Desa Salubanga, Parigi Moutong itu, menyebabkan seorang anggota Brimob tewas terkena tembakan.

''Iya, itu baru sebatas informasi saja bahwa kita baru menerima laporan anggota Brimob meninggal ditembak usai melaksanakan shalat Jumat,'' ujar pejabat Penerangan Masyarakat Bidang Humas Polda Sulteng Kompol Sugeng Lestari saat dihubungi, Jumat (13/12/2019).

Menurut Sugeng, kelompok bersenjata ini sempat menyandera anggota polisi bersama warga. Tapi aparat yang disandera berhasil melarikan diri.

''Kami juga mendengar ada yang disandera, untuk identitas yang meninggal dan disandera serta kepastiannya masih kami cek dulu,'' kata dia.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww