Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
21 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
20 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
21 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
20 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
21 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Begini Percakapan Mahasiswi UIN dengan Sang Pacar Menjelang Dibunuh

Begini Percakapan Mahasiswi UIN dengan Sang Pacar Menjelang Dibunuh
Warga berkerumun di lokasi pembunuhan mahasiswi UIN Alauddin, Asmaul Husna. (detik.com)
Minggu, 15 Desember 2019 07:31 WIB
MAKASSAR - Mahasiswi semester VII Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar, Sulawesi Selatan, Asmaul Husna (21), yang tengah hamil, dibunuh kekasihnya, Andi Ridhayatul Khaer alias Ridwan (21).

Dikutip dari detik.com, sebelum terjadi pembunuhan pada Jumat (13/12), korban dan pelaku sempat bertengkar. Husna mendesak agar kehamilannya itu segera diberitahukan ke orangtua kekasihnya.

''Awalnya saya bicarakan baik-baik dulu. (Saya tanyakan) sudah berapa bulan kehamilannya. Sudah itu dia bilang empat bulan. (Saya katakan) pulang saya baru tanya ke orang tua. Tapi dia mau tanya sekarang,'' ujar Ridwan, Sabtu (14/12/2019).

Namun, menurut Ridwan, Husna tetap mengancam akan memberitahukan kehamilannya itu. Ridwan mengaku juga sempat mengancam akan membunuh Husna.

''Dia masuk ke kamar ambil HP-nya baru menelepon. Terus saya ambil HP-nya. (Saya tanya dia) kalau kau tanya sekarang ada dua kemungkinan, kalau bukan saya mati, kau yang mati,'' ungkap Ridwan

Menurut Ridwan, Husna tak gentar dengan ancamannya. Saat itulah pembunuhan terjadi.

''Dia bilang kalau begitu, 'bunuh saja saya'. (Saat itu) dia tetap baring, langsung saya tutup pakai bantal,'' ujarnya.

''Sudah itu 15 menit saya lihat masih goyang, saya ambil pisau di dapur, saya tidak tusuk tapi saya tekan lalu saya tarik di leher sebelah kiri pakai tangan sebelah kanan saya,'' imbuh dia.

Sabtu (14/12), Husna ditemukan sudah tak bernyawa dalam kamar di rumah tantenya, di Kelurahan Tamangapa, Makassar, atau sekitar 3 kilometer dari kampus UIN Alauddin Makassar, sekitar pukul 12.30 Wita siang. Mayat korban pertama kali ditemukan oleh sepupunya.

Korban dan pelaku diketahui sama-sama berstatus mahasiswa semester VII UIN Alauddin Makassar.***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww