Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
Politik
17 jam yang lalu
Mahfuz: Gelora Indonesia Partai Terbuka dan Kekuatan Politik Baru
2
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
Peristiwa
16 jam yang lalu
Sepasang PNS yang Pingsan Bugil dalam Kijang Innova Ternyata Pejabat Dinas Pendidikan
3
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
Peristiwa
17 jam yang lalu
Istri Polisi Sekap dan Aniaya Bidan dalam Poskesdes, Korban Harus Dirawat di Rumah Sakit
4
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
Kesehatan
7 jam yang lalu
Pasien Positif Covid-19 ke-118 di Riau Ternyata Warga Kepri, Saat Ini Dirawat di RSUD Arifin Achmad
5
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
Umum
5 jam yang lalu
Ki Gendeng Pamungkas Meninggal Dunia Akibat Komplikasi Diabetes dan Jantung
6
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2
Pemerintahan
5 jam yang lalu
Andrianus Garu Minta Jokowi Tunda Pilkada dan Evaluasi Kabinet Jilid 2

Jatuh dari Ketinggian 50 Meter, Mantan Kapolres Sidimpuan AKBP Andi Nurwandi Meninggal Dunia

Jatuh dari Ketinggian 50 Meter, Mantan Kapolres Sidimpuan AKBP Andi Nurwandi Meninggal Dunia
Andi Nurwandi. (detikcom)
Minggu, 15 Desember 2019 19:44 WIB
KARAWANG - Mantan Kapolres Padang Sidimpuan AKBP Andi Nurwandi meninggal dunia, Sabtu (14/12/2019) sore.

Dikutip dari kompas.com, Andi Nurwandi kehilangan nyawa setelah jatuh saat mendaki Gunung Parang di Desa Sukamulya, Kecamatan Plered, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

''Betul (kecelakaan naik tebing)," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Purwakarta AKBP Handreas Ardian saat dikonfirmasi Kompas.com, Ahad (15/12/2019).

Handreas mengatakan, sore itu Andi beserta adik dan anaknya naik ke tebing Gunung Parang.

Kemudian, pada saat turun, tiba-tiba tali yang digunakan putus. Andi jatuh dari ketinggian sekitar 50 meter.

''Pada saat terjatuh masih ada detak jantung dan di perjalanan almarhum meninggal dunia sekitar pukul 16.00 WIB,'' kata Handreas.

Saat ini, menurut Handreas, pihaknya akan melakuakan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Gunung Parang.

''Ini anggota kami masih mau olah TKP lagi, karena semalam gelap,'' kata dia.

Jenazah Andi Nurwandi dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kampung Jatijajar, Desa Sukatani, Kabupaten Purwakarta Ahad pagi. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww