Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
11 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
3
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
4
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
Sepakbola
22 jam yang lalu
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
5
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
6
Ini Tantangan Bergulirnya Turnamen Bulutangkis di Masa Pandemi
Olahraga
20 jam yang lalu
Ini Tantangan Bergulirnya Turnamen Bulutangkis di Masa Pandemi

PPATK Ungkap Sejumlah Kepala Daerah Cuci Uang di Luar Negeri Lewat Rekening Kasino, Begini Tanggapan Mendagri

PPATK Ungkap Sejumlah Kepala Daerah Cuci Uang di Luar Negeri Lewat Rekening Kasino, Begini Tanggapan Mendagri
Mendagri Tito Karnavian. (int)
Minggu, 15 Desember 2019 09:09 WIB
JAKARTA - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) mengungkapkan sejumlah kepada daerah di Indonesia memiliki rekening kasino di luar negeri.

Dikutip dari kompas.com, menanggapi hal itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mempersilakan aparat penegak hukum menyelidikinya.

''Kalau seandainya pihak lain juga mau melakukan penyelidikan, penegak hukum, ya bisa juga,'' kata Tito usai menghadiri Mukernas V PPP di Hotel Grand Sahid Jaya, Sabtu (14/12/2019) malam.

Tito mengatakan, Kementerian Dalam Negeri akan berkoordinasi dengan Pusat Pelaporan Analisis Transaksi Keuangan terkait temuan tersebut.

Menurut Tito, Kemendagri juga bisa menindak para kepala daerah melalui mekanisme pengawasan yang dilakukan para inspektorat di daerah.

''Kita tanya dulu ke PPATK kemudian nanti mungkin kalau ada perlu pendalaman kita bisa saja menanyakan ke yang bersangkutan kalau memang betul ada datanya,'' ujar Tito.

Dilansir tribunnews.com, Ketua PPATK Kiagus Ahmad Badaruddin menyampaikan beberapa hal tentang refleksi PPATK selama periode 2019.

Kiagus banyak mengungkapkan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Salah satu yang paling menarik, Kiagus menyebutkan bahwa PPATK menemukan dugaan TPPU kepala daerah. Ia menyatakan bahwa kepala daerah itu menaruh uangnya di luar negeri.

''PPATK menelusuri transaksi keuangan beberapa kepala daerah yang diduga melakukan penempatan dana dalam bentuk valuta asing dengan nominal setara Rp 50 miliar ke rekening kasino di luar negeri,'' ujar Kiagus di kantor PPATK, Jalan Juanda, Jakarta Pusat, Jumat (13/12/2019).***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww