Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
13 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
20 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
3
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
Politik
2 jam yang lalu
KAMI Bakal Gelar Deklarasi di Riau 16 Oktober 2020
4
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
7 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
5
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
6
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
Sepakbola
24 jam yang lalu
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas
Marsih tergolek lemah di rumahnya setelah disambar petir, Selasa (17/12). (kompas.com)
Selasa, 17 Desember 2019 22:02 WIB
SUMEDANG - Sepasang suami istri, Oyok (56) dan Marsih (55), disambar petir, Selasa (17/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, keduanya disambar petir saat berteduh dari hujan lebat, dalam gubuk di tengah sawah di blok Bakanloa, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sang istri selamat, namun suaminya tewas di lokasi kejadian setelah tersambar petir.

Pasangan suami istri ini merupakan warga Dusun Sayuran, RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Dudung Suryana menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban dan istrinya berteduh dalam gubuk di tengah sawah di Desa Margamukti.

''Waktu kejadian hujan cukup lebat dan ketika itu ada petir yang kemudian menyambar kabel listrik yang tidak jauh dari posisi mereka berteduh,'' ujar Dudung kepada Kompas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa sore.

Dudung menuturkan, korban Oyok seketika tewas terjungkal setelah tersambar petir di tempat kejadian.

''Korban terjungkal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Korban bersama istrinya kemudian ditolong warga sekitar. Istrinya selamat hanya tersengat saja,'' tutur Dudung.

Dihubungi terpisah via sambungan telepon, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi membenarkan kejadian ini.

''Iya benar, korban meninggal atas nama Oyok. Istrinya selamat. Saat kejadian mereka lagi berteduh dari hujan di sebuah gubuk di sawah di Desa Margamukti,'' kata Yedi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww