Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
Badminton
19 jam yang lalu
Juara Tunggal Putra, Richie: Saya Terharu Dapat Gelar Pertama
2
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
Badminton
20 jam yang lalu
Raih Juara Ganda Putri, Isyana/Rinjani: Kuncinya Bermain Penuh Keyakinan
3
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
Sepakbola
18 jam yang lalu
Tekad Imanol Garcia Berjuang Ekstra Hadapi Persija Jakarta
4
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
Sepakbola
18 jam yang lalu
Marcos Reina Tak Gentar Kekuatan Pasukan Shin Tae-yong
5
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
Sepakbola
18 jam yang lalu
Oscar Bruzon Optimistis Bhayangkakra FC Mampu Jaga Momentum
6
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara
Badminton
18 jam yang lalu
Raih Gelar Ganda Putra Bersama Daniel, Rian: Sangat Senang Bisa Bawa Junior Juara

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas
Marsih tergolek lemah di rumahnya setelah disambar petir, Selasa (17/12). (kompas.com)
Selasa, 17 Desember 2019 22:02 WIB
SUMEDANG - Sepasang suami istri, Oyok (56) dan Marsih (55), disambar petir, Selasa (17/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, keduanya disambar petir saat berteduh dari hujan lebat, dalam gubuk di tengah sawah di blok Bakanloa, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sang istri selamat, namun suaminya tewas di lokasi kejadian setelah tersambar petir.

Pasangan suami istri ini merupakan warga Dusun Sayuran, RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Dudung Suryana menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban dan istrinya berteduh dalam gubuk di tengah sawah di Desa Margamukti.

''Waktu kejadian hujan cukup lebat dan ketika itu ada petir yang kemudian menyambar kabel listrik yang tidak jauh dari posisi mereka berteduh,'' ujar Dudung kepada Kompas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa sore.

Dudung menuturkan, korban Oyok seketika tewas terjungkal setelah tersambar petir di tempat kejadian.

''Korban terjungkal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Korban bersama istrinya kemudian ditolong warga sekitar. Istrinya selamat hanya tersengat saja,'' tutur Dudung.

Dihubungi terpisah via sambungan telepon, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi membenarkan kejadian ini.

''Iya benar, korban meninggal atas nama Oyok. Istrinya selamat. Saat kejadian mereka lagi berteduh dari hujan di sebuah gubuk di sawah di Desa Margamukti,'' kata Yedi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww