Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
Politik
24 jam yang lalu
Setelah Sempat Tolak 2 RUU, Kini PAN Minta RUU Pemilu Dibatalkan
2
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
DPR RI
18 jam yang lalu
Baleg DPR akan Lanjutkan Proses RUU Pemilu
3
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
Peristiwa
21 jam yang lalu
Sempat Positif Covid-19, Perajin di Pesisir Selatan Ciptakan Batik Motif Virus Corona
4
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
Umum
19 jam yang lalu
Miris, Saat Bantu Orang Tua Bikin Batu Bata, Siswi SD di Pekanbaru Ini Kehilangan Tangannya
5
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
Peristiwa
21 jam yang lalu
Diguyur Hujan Deras, Manado Kembali Banjir dan Longsor
6
Harga Jual Kembali Emas Batangan Antam per 23 Januari
Umum
19 jam yang lalu
Harga Jual Kembali Emas Batangan Antam per 23 Januari

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas

Berteduh dalam Gubuk di Tengah Sawah, Suami Istri Disambar Petir, 1 Tewas
Marsih tergolek lemah di rumahnya setelah disambar petir, Selasa (17/12). (kompas.com)
Selasa, 17 Desember 2019 22:02 WIB
SUMEDANG - Sepasang suami istri, Oyok (56) dan Marsih (55), disambar petir, Selasa (17/12/2019), sekitar pukul 13.00 WIB.

Dikutip dari kompas.com, keduanya disambar petir saat berteduh dari hujan lebat, dalam gubuk di tengah sawah di blok Bakanloa, Desa Margamukti, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Sang istri selamat, namun suaminya tewas di lokasi kejadian setelah tersambar petir.

Pasangan suami istri ini merupakan warga Dusun Sayuran, RT 02/04, Desa Mekarjaya, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang.

Tokoh masyarakat Desa Mekarjaya, Dudung Suryana menceritakan, peristiwa itu terjadi ketika korban dan istrinya berteduh dalam gubuk di tengah sawah di Desa Margamukti.

''Waktu kejadian hujan cukup lebat dan ketika itu ada petir yang kemudian menyambar kabel listrik yang tidak jauh dari posisi mereka berteduh,'' ujar Dudung kepada Kompas.com melalui pesan singkat WhatsApp, Selasa sore.

Dudung menuturkan, korban Oyok seketika tewas terjungkal setelah tersambar petir di tempat kejadian.

''Korban terjungkal hingga meninggal dunia di tempat kejadian. Korban bersama istrinya kemudian ditolong warga sekitar. Istrinya selamat hanya tersengat saja,'' tutur Dudung.

Dihubungi terpisah via sambungan telepon, Kasi Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Sumedang, Yedi membenarkan kejadian ini.

''Iya benar, korban meninggal atas nama Oyok. Istrinya selamat. Saat kejadian mereka lagi berteduh dari hujan di sebuah gubuk di sawah di Desa Margamukti,'' kata Yedi.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww