Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Jokowi Kembali Bikin Heboh, Kali Ini Soal Babi Panggang Ambawang
2
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
Politik
19 jam yang lalu
Anis Byarwati Minta Kaum Muda Ikut Kontribusi Atasi Kemiskinan
3
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
Peristiwa
20 jam yang lalu
Soal Jokowi dan Babi Panggang, Joman: Pecat Pratikno
4
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
Peristiwa
19 jam yang lalu
Ketua DPP PPP Merasa Aneh saat Rakyat Dilarang Mudik, Tapi WN China Boleh Masuk
5
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
Hukum
21 jam yang lalu
Kembali Tebar Teror, Teroris OPM Tembaki Polsek dan Bakar Rumah Penduduk Ilaga Papua
6
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos
Peristiwa
20 jam yang lalu
Kisah Penjual Prangko Kembalikan Duit Rp 16,4 Juta yang Ia Temukan di Depan Kantor Pos

Pasukan Suriah Didukung Rusia Bombardir Idlib, Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi ke Perbatasan Turki

Pasukan Suriah Didukung Rusia Bombardir Idlib, Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi ke Perbatasan Turki
Warga Idlib mengungsi ke perbatsan Turki karena wilayah mereka mendapat serangan dari Pasukan Suriah yang didukukng Rusia. (sindonews.com)
Senin, 23 Desember 2019 14:23 WIB
IDLIB - Pasukan Suriah yang didukung Rusia melakukan pengeboman besar-besaran selama empat hari berturut-turut ke kota-kota dan desa-desa di Idlib timur dan selatan.

Dikutip dari sindonews, akibatnya serangan puluhan ribu warga sipil mengungsi ke perbatasan Suriah dengan Turki.

''Bom barel, serangan udara, telah membidik struktur sipil tanpa pandang bulu di daerah itu dengan tujuan mengusir warga sipil dan pejuang,'' kata Suleiman Abdulqader, seorang aktivis lokal di Idlib dilansir dari Al Jazeera, Senin, (23/12/2019).

''Serangan sewenang-wenang juga dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian para pejuang, banyak dari mereka telah mengarahkan perhatian mereka ke arah evakuasi keluarga mereka dari rumah mereka,'' katanya.

Evakuasi massal ini terjadi ketika pasukan pemerintah Suriah menguasai bagian selatan dan timur Idlib, menerobos garis depan kelompok pemberontak.

Kantor berita negara Suriah Sanaa melaporkan pada hari Ahad bahwa tentara dapat membersihkan desa-desa dan pertanian di distrik Maaret al-Numaan, menggambarkan setidaknya 20 desa dibersihkan dari ''teroris''.

Peningkatan terbaru, yang dipimpin oleh serangan udara yang intens pada infrastruktur sipil di Idlib tenggara memecahkan kebuntuan berbulan-bulan di garis depan.

Lusinan warga sipil telah tewas dalam sepekan terakhir, menurut Pertahanan Sipil Suriah, satu kelompok penyelamat sukarela yang beroperasi di bagian-bagian yang dikuasai pemberontak di Suriah.

Setidaknya 11 orang tewas pada hari Ahad dalam serangan terhadap desa-desa di pinggiran timur, kata juru bicara Pertahanan Sipil Suriah. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww