Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Drawing Pembagian Grup Piala Menpora 2021 Digelar Pekan Depan
Sepakbola
15 jam yang lalu
Drawing Pembagian Grup Piala Menpora 2021 Digelar Pekan Depan
2
'Database' TNI-Polri Mengonfirmasi Seorang Korban Tewas di Baku Tembak di Mimika adalah Danton TPN OPM
Peristiwa
14 jam yang lalu
Database TNI-Polri Mengonfirmasi Seorang Korban Tewas di Baku Tembak di Mimika adalah Danton TPN OPM
3
Dibekukan OJK, Masyarakat Diminta tidak Gunakan 51 Pinjaman Online Ilegal Berikut Ini
Ekonomi
14 jam yang lalu
Dibekukan OJK, Masyarakat Diminta tidak Gunakan 51 Pinjaman Online Ilegal Berikut Ini
4
PSIS Sukses Rekrut 8 Pemain Yang Jadi Target
Sepakbola
14 jam yang lalu
PSIS Sukses Rekrut 8 Pemain Yang Jadi Target
5
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
Olahraga
12 jam yang lalu
Krisna Bayu Sarankan Lifter Deni Minta Maaf
6
Jokowi Cabut Perpres Miras, Fraksi PAN: Langkah Kongkrit Presiden Redam Polemik
Peristiwa
15 jam yang lalu
Jokowi Cabut Perpres Miras, Fraksi PAN: Langkah Kongkrit Presiden Redam Polemik

Pasukan Suriah Didukung Rusia Bombardir Idlib, Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi ke Perbatasan Turki

Pasukan Suriah Didukung Rusia Bombardir Idlib, Puluhan Ribu Warga Sipil Mengungsi ke Perbatasan Turki
Warga Idlib mengungsi ke perbatsan Turki karena wilayah mereka mendapat serangan dari Pasukan Suriah yang didukukng Rusia. (sindonews.com)
Senin, 23 Desember 2019 14:23 WIB
IDLIB - Pasukan Suriah yang didukung Rusia melakukan pengeboman besar-besaran selama empat hari berturut-turut ke kota-kota dan desa-desa di Idlib timur dan selatan.

Dikutip dari sindonews, akibatnya serangan puluhan ribu warga sipil mengungsi ke perbatasan Suriah dengan Turki.

''Bom barel, serangan udara, telah membidik struktur sipil tanpa pandang bulu di daerah itu dengan tujuan mengusir warga sipil dan pejuang,'' kata Suleiman Abdulqader, seorang aktivis lokal di Idlib dilansir dari Al Jazeera, Senin, (23/12/2019).

Ads

''Serangan sewenang-wenang juga dimaksudkan untuk mengalihkan perhatian para pejuang, banyak dari mereka telah mengarahkan perhatian mereka ke arah evakuasi keluarga mereka dari rumah mereka,'' katanya.

Evakuasi massal ini terjadi ketika pasukan pemerintah Suriah menguasai bagian selatan dan timur Idlib, menerobos garis depan kelompok pemberontak.

Kantor berita negara Suriah Sanaa melaporkan pada hari Ahad bahwa tentara dapat membersihkan desa-desa dan pertanian di distrik Maaret al-Numaan, menggambarkan setidaknya 20 desa dibersihkan dari ''teroris''.

Peningkatan terbaru, yang dipimpin oleh serangan udara yang intens pada infrastruktur sipil di Idlib tenggara memecahkan kebuntuan berbulan-bulan di garis depan.

Lusinan warga sipil telah tewas dalam sepekan terakhir, menurut Pertahanan Sipil Suriah, satu kelompok penyelamat sukarela yang beroperasi di bagian-bagian yang dikuasai pemberontak di Suriah.

Setidaknya 11 orang tewas pada hari Ahad dalam serangan terhadap desa-desa di pinggiran timur, kata juru bicara Pertahanan Sipil Suriah. ***

Editor:hasan b
Sumber:sindonews.com
Kategori:Ragam
wwwwww