Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
17 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
2
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di 'Kota Hujan'
MPR RI
4 jam yang lalu
New Normal, MPR Kembali Gelar Pentas Seni Budaya Sunda dan Kuliner Lokal di Kota Hujan
3
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
Kesehatan
3 jam yang lalu
Soal Kalung Corona Kementan, Ahli Epidemologi: Kecap dan Cuka juga Bisa Bunuh Virus, Tapi Jangan Sembarang Klaim
4
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
Politik
4 jam yang lalu
Sore Ini, Gus Jazil Jemput PMI Bebas dari Hukuman Mati di Bandara Soetta
5
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
Ekonomi
4 jam yang lalu
Tak Setuju Dibubarkan, Wakil Ketua MPR RI: OJK Perlu Direformasi
6
Fraksi PAN minta Kalung Anticorona Diteliti
Kesehatan
4 jam yang lalu
Fraksi PAN minta Kalung Anticorona Diteliti

Penumpang Mendadak Ngotot Minta Turun Saat Pesawat Bersiap Lepas Landas

Penumpang Mendadak Ngotot Minta Turun Saat Pesawat Bersiap Lepas Landas
Pesawat EasyJet. (liputan6.om)
Senin, 23 Desember 2019 10:18 WIB
BRISTOL - Seorang penumpang pesawat Easyjet Ngotot minta turun saat pesawat tersebut bersiap lepas landas. Akibatnya, terjadi penundaan lepas landas lebih satu jam.

Dikutip dari detik.com yang melansir BristolPost.co.uk, hal itu terjadi dalam penerbangan EasyJet yang akan bertolak dari Bandara Bristol menuju ke Roma, Italia.

Pesawat tersebut sebenarnya sudah bersiap menuju landasan pacu untuk mengudara. Tapi kemudian harus berputar arah akibat ada penumpang yang menuntut turun dari pesawat tersebut. Pesawat pun batal lepas landas sehingga tertunda keberangkatannya.

''Penerbangan ke Roma tertunda sekitar satu jam akibat adanya seorang penumpang yang secara sukarela minta turun dari pesawat,'' kata juru bicara Bandara Bristol.

''Proses tersebut membuat penumpang itu harus mengumpulkan seluruh barang bawaannya dari pesawat, sehingga menyebabkan adanya sedikit keterlambatan dalam jadwal,'' lanjut pernyataan itu.

EasyJet juga memberi konfirmasi serupa. Pihak juru bicaranya menyebutkan, awak kabin dalam maskapai itu sudah mendapatkan arahan tegas mengenai prosedur yang harus dilakukan terhadap semua skenario di dalam pesawat dmi memastikan keamanan dan keselamatan.

''Kami menyikapi insiden seperti ini dengan sangat serius dan tidak memberi toleransi terhadap tindakan kasar atau mengancam di dalam pesawat. Keselamatan dan keamanan penumpang dan awak kami senantiasa jadi prioritas utama,'' tutur EasyJet.***

Editor:hasan b
Sumber:detikmcom
Kategori:Ragam

wwwwww