Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas Basket Indonesia Tetap Jalani Latihan Saat Ramadhan
Olahraga
20 jam yang lalu
Timnas Basket Indonesia Tetap Jalani Latihan Saat Ramadhan
2
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
Peristiwa
17 jam yang lalu
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
3
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
Peristiwa
15 jam yang lalu
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
4
Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021
Olahraga
20 jam yang lalu
Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021
5
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
Peristiwa
18 jam yang lalu
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
6
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
Peristiwa
17 jam yang lalu
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua

Tak Ada Misa Natal di Gereja Berusia 1.000 Tahun Ini, Pertama Kali dalam 200 Tahun Terakhir

Tak Ada Misa Natal di Gereja Berusia 1.000 Tahun Ini, Pertama Kali dalam 200 Tahun Terakhir
Gereja Notre Dame di Paris terbakar pada April lalu. (kompas.com)
Senin, 23 Desember 2019 14:50 WIB
PARIS - Pada Desember tahun 2019 ini tak ada misa Natal di Gereja Notre Dame di Paris, Perancis. Misa Natal juga pernah tak digelar di gereja berusia 1.000 tahun ini pada tahun1803.

Dikutip dari kompas.com yang melansir CNN Ahad (22/12/2019), juru bicara Andre Finot pihak gereja mengatakan, ibadah Natal itu tidak bisa dilaksanakan di Notre Dame setelah kebakaran melanda gereja itu pada April lalu.

Katedral yang masuk ke dalam Warisan Budaya UNESCO itu mengalami kerusakan parah di bagian atap serta menara akibat kebakaran.

Kantor berita AFP memberitakan, ibadah malam Natal tetap akan diselenggarakan di gereja terdekat Saint-Germain l'Auxerrois oleh Rektor Patrick Chauvet.

Selama 200 tahun Gereja Notre Dame tetap dibuka meski sejarah terus mencatatkan gejolak. Salah satunya pendudukan Nazi Jerman di Perang Dunia II.

Juni lalu, jaksa penuntut Perancis menyatakan, insiden itu bisa saja diakibatkan korsleting atau puntung rokok yang dibuang.

Meski begitu, otoritas tetap menyatakan bakal memasukkan dugaan kelalaian dalam penyelidikan yang tengah mereka lakukan.

Presiden Perancis Emmanuel Macron sudah menjanjikan, gereja Notre Dame bakal selesai dibangun dalam waktu lima tahun.

Sebagai tindak lanjut, Perdana Menteri Edouard Philippe kemudian mengumumkan kompetisi arsitektur internasional.

Nantinya, dari kompetisi itu diharapkan ada yang membangun, atau mungkin mendesain ulang, kerucut yang menjadi tanda gereja Abad Pertengahan tersebut. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompos.com
Kategori:Ragam
wwwwww