Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dulu Bossman Dorong e-Rupiah, Sekarang BI akan Terbitkan Uang Digital
Nasional
22 jam yang lalu
Dulu Bossman Dorong e-Rupiah, Sekarang BI akan Terbitkan Uang Digital
2
Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras, MUI: Mulutnya Saja Pancasila, Praktiknya Kapitalis!
Peristiwa
17 jam yang lalu
Kecewa Pemerintah Izinkan Industri Miras, MUI: Mulutnya Saja Pancasila, Praktiknya Kapitalis!
3
Sadis, di Jakarta Oknum Polisi Tembak Mati 3 Orang, di Medan Bunuh 2 Wanita
Hukum
16 jam yang lalu
Sadis, di Jakarta Oknum Polisi Tembak Mati 3 Orang, di Medan Bunuh 2 Wanita
4
Sinergitas TNI-Polri Hanya di Kalangan Elite, di Akar Rumput Masih Semrawut
Hukum
13 jam yang lalu
Sinergitas TNI-Polri Hanya di Kalangan Elite, di Akar Rumput Masih Semrawut
5
Jokowi Buka Pintu Izin Investasi untuk Industri Miras Besar sampai Eceran
Pemerintahan
17 jam yang lalu
Jokowi Buka Pintu Izin Investasi untuk Industri Miras Besar sampai Eceran
6
SBY 'Turun Gunung', Darmizal: Lebay, Panik
Politik
21 jam yang lalu
SBY Turun Gunung, Darmizal: Lebay, Panik

Tak Ada Misa Natal di Gereja Berusia 1.000 Tahun Ini, Pertama Kali dalam 200 Tahun Terakhir

Tak Ada Misa Natal di Gereja Berusia 1.000 Tahun Ini, Pertama Kali dalam 200 Tahun Terakhir
Gereja Notre Dame di Paris terbakar pada April lalu. (kompas.com)
Senin, 23 Desember 2019 14:50 WIB
PARIS - Pada Desember tahun 2019 ini tak ada misa Natal di Gereja Notre Dame di Paris, Perancis. Misa Natal juga pernah tak digelar di gereja berusia 1.000 tahun ini pada tahun1803.

Dikutip dari kompas.com yang melansir CNN Ahad (22/12/2019), juru bicara Andre Finot pihak gereja mengatakan, ibadah Natal itu tidak bisa dilaksanakan di Notre Dame setelah kebakaran melanda gereja itu pada April lalu.

Katedral yang masuk ke dalam Warisan Budaya UNESCO itu mengalami kerusakan parah di bagian atap serta menara akibat kebakaran.

Ads

Kantor berita AFP memberitakan, ibadah malam Natal tetap akan diselenggarakan di gereja terdekat Saint-Germain l'Auxerrois oleh Rektor Patrick Chauvet.

Selama 200 tahun Gereja Notre Dame tetap dibuka meski sejarah terus mencatatkan gejolak. Salah satunya pendudukan Nazi Jerman di Perang Dunia II.

Juni lalu, jaksa penuntut Perancis menyatakan, insiden itu bisa saja diakibatkan korsleting atau puntung rokok yang dibuang.

Meski begitu, otoritas tetap menyatakan bakal memasukkan dugaan kelalaian dalam penyelidikan yang tengah mereka lakukan.

Presiden Perancis Emmanuel Macron sudah menjanjikan, gereja Notre Dame bakal selesai dibangun dalam waktu lima tahun.

Sebagai tindak lanjut, Perdana Menteri Edouard Philippe kemudian mengumumkan kompetisi arsitektur internasional.

Nantinya, dari kompetisi itu diharapkan ada yang membangun, atau mungkin mendesain ulang, kerucut yang menjadi tanda gereja Abad Pertengahan tersebut. ***

Editor:hasan b
Sumber:kompos.com
Kategori:Ragam
wwwwww