Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kalung Anti Corona Kementan Tak Masuk Akal, Praktisi Medis: Ketakutan di-Reshuffle?
2
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
Pemerintahan
22 jam yang lalu
Kontroversi Kalung Anti Virus Corona, Antara Obat dan Ajian Jimat
3
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
Kesehatan
22 jam yang lalu
Rencana Kementan Luncurkan Kalung Antivirus Corona, #KalungAntiBego jadi Trending di Twitter
4
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
Pendidikan
23 jam yang lalu
Gus Jazil Minta Pemerintah Selamatkan Lembaga Pendidikan Swasta
5
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19
Pemerintahan
11 jam yang lalu
KUR UMKM Penyelamatan Ekonomi Nasional Berperan Penting Saat Pandemi Covid-19

Pesta Miras Hingga Mabuk, 8 Siswi SMA Diamankan Polisi

Pesta Miras Hingga Mabuk, 8 Siswi SMA Diamankan Polisi
Delapan siswi SMA diamanakan polisi karena pesta minuman keras. (okezone.com)
Rabu, 25 Desember 2019 14:04 WIB
PINRANG - Delapan siswi SMA di Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terekam sedang pesta minuman keras (miras) hingga mabuk. Video perilaku tak terpuji para siswi itu kemudian viral di media sosial.

Dikutip dari okezone.com, anggota Polsek Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, telah mengamankan kedelapan siswi SMA yang ada dalam video pesta miras tersebut.

Kapolsek Mattiro Sompe AKP Zusandy mengatakan para siswi tersebut berasal dari beberapa SMA di Pinrang. Mereka sering berkumpul dan melaksanakan kegiatan bersama di luar jam sekolah.

''Saat itu ada kegiatan porseni. Mereka tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Mereka ketemu dan bercanda. Ada salah satu temannya membawa minuman dan minum bareng,'' katanya, Selasa 24 Desember 2019, dikutip dari iNews.id.

Dia mengatakan, setelah video siswi SMA mabuk itu viral, petugas Polsek Mattiro Sompepara langsung melakukan penyelidikan. Polisi kemudian membawa para siswi pelaku video mabuk tersebut untuk dimintai keterangan.

''Tindakan yang kami lakukan yakni memanggil para siswi tersebut dan kepala sekolah, serta orangtua siswi masing-masing. Mereka kami beri pembinaan agar tidak mengulangi kembali aksi mabuk-mabukan. Mereka juga sudah menandatangani surat pernyataan,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam

wwwwww