Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
Hukum
23 jam yang lalu
SRP Dilaporkan ke Dewas KPK
2
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
Nasional
17 jam yang lalu
DPR Minta Perusahaan Amankan Karyawannya melalui Vaksinasi Gotong Royong
3
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
Politik
22 jam yang lalu
Jokowi Diapresiasi Sana-Sini
4
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
Internasional
16 jam yang lalu
Indonesia Bisa Lakukan Ini untuk Palestina, Menurut Gelora
5
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
Pemerintahan
15 jam yang lalu
Sekjen Kemendagri Dikukuhkan jadi Dewan Pengurus Korpri
6
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS
DPR RI
14 jam yang lalu
Politisi PDIP akan Minta MKD Prioritaskan Tangani AS

Pesta Miras Hingga Mabuk, 8 Siswi SMA Diamankan Polisi

Pesta Miras Hingga Mabuk, 8 Siswi SMA Diamankan Polisi
Delapan siswi SMA diamanakan polisi karena pesta minuman keras. (okezone.com)
Rabu, 25 Desember 2019 14:04 WIB
PINRANG - Delapan siswi SMA di Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terekam sedang pesta minuman keras (miras) hingga mabuk. Video perilaku tak terpuji para siswi itu kemudian viral di media sosial.

Dikutip dari okezone.com, anggota Polsek Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, telah mengamankan kedelapan siswi SMA yang ada dalam video pesta miras tersebut.

Kapolsek Mattiro Sompe AKP Zusandy mengatakan para siswi tersebut berasal dari beberapa SMA di Pinrang. Mereka sering berkumpul dan melaksanakan kegiatan bersama di luar jam sekolah.

''Saat itu ada kegiatan porseni. Mereka tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Mereka ketemu dan bercanda. Ada salah satu temannya membawa minuman dan minum bareng,'' katanya, Selasa 24 Desember 2019, dikutip dari iNews.id.

Dia mengatakan, setelah video siswi SMA mabuk itu viral, petugas Polsek Mattiro Sompepara langsung melakukan penyelidikan. Polisi kemudian membawa para siswi pelaku video mabuk tersebut untuk dimintai keterangan.

''Tindakan yang kami lakukan yakni memanggil para siswi tersebut dan kepala sekolah, serta orangtua siswi masing-masing. Mereka kami beri pembinaan agar tidak mengulangi kembali aksi mabuk-mabukan. Mereka juga sudah menandatangani surat pernyataan,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww