Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
Nasional
11 jam yang lalu
Hasil Survei SMRC: PKS dan Suku Minang Dominasi Kesadaran akan Isu Kebangkitan PKI
2
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
Peristiwa
19 jam yang lalu
Bus Pariwisata Tabrak 6 Kendaraan, 4 Orang Tewas dan 20 Terluka
3
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
Sepakbola
22 jam yang lalu
Jadwal Ditunda, Persib Bandung Tetap Lakukan Persiapan
4
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
Sepakbola
22 jam yang lalu
Persebaya Surabaya Utamakan Keselamatan Pemain
5
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
Sepakbola
23 jam yang lalu
Soal Penundaan Jadwal, Carlos: Kurang Menggembirakan
6
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan
DPR RI
6 jam yang lalu
Gedung DPR RI Resmi Diasuransikan

Pesta Miras Hingga Mabuk, 8 Siswi SMA Diamankan Polisi

Pesta Miras Hingga Mabuk, 8 Siswi SMA Diamankan Polisi
Delapan siswi SMA diamanakan polisi karena pesta minuman keras. (okezone.com)
Rabu, 25 Desember 2019 14:04 WIB
PINRANG - Delapan siswi SMA di Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, Sulawesi Selatan, terekam sedang pesta minuman keras (miras) hingga mabuk. Video perilaku tak terpuji para siswi itu kemudian viral di media sosial.

Dikutip dari okezone.com, anggota Polsek Mattiro Sompe, Kabupaten Pinrang, telah mengamankan kedelapan siswi SMA yang ada dalam video pesta miras tersebut.

Kapolsek Mattiro Sompe AKP Zusandy mengatakan para siswi tersebut berasal dari beberapa SMA di Pinrang. Mereka sering berkumpul dan melaksanakan kegiatan bersama di luar jam sekolah.

''Saat itu ada kegiatan porseni. Mereka tidak mengikuti kegiatan belajar di sekolah. Mereka ketemu dan bercanda. Ada salah satu temannya membawa minuman dan minum bareng,'' katanya, Selasa 24 Desember 2019, dikutip dari iNews.id.

Dia mengatakan, setelah video siswi SMA mabuk itu viral, petugas Polsek Mattiro Sompepara langsung melakukan penyelidikan. Polisi kemudian membawa para siswi pelaku video mabuk tersebut untuk dimintai keterangan.

''Tindakan yang kami lakukan yakni memanggil para siswi tersebut dan kepala sekolah, serta orangtua siswi masing-masing. Mereka kami beri pembinaan agar tidak mengulangi kembali aksi mabuk-mabukan. Mereka juga sudah menandatangani surat pernyataan,'' ujarnya.***

Editor:hasan b
Sumber:okezone.com
Kategori:Ragam
wwwwww