Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
Kesehatan
8 jam yang lalu
Bertambah 1.893, Total Kasus Covid-19 di Tanah Air 125.396 Orang, 5.723 Meninggal
2
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
Peristiwa
3 jam yang lalu
Ini Identitas 3 Polisi yang Hilang Akibat Karamnya Kapal Patroli Polairud
3
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
Peristiwa
15 jam yang lalu
Dicekoki Miras oleh Pelacur Langganannya, PNS Kehilangan Mobil Usai Kencan
4
Toyota Recall 5.965 Unit Mobil karena Kehilangan Tenaga Saat Dikendarai
Umum
14 jam yang lalu
Toyota Recall 5.965 Unit Mobil karena Kehilangan Tenaga Saat Dikendarai
5
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
Peristiwa
16 jam yang lalu
Siswi SMP di Batang Anai Kritis Ditikam Begal, Pelaku Ditembak Polisi
6
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka
Peristiwa
10 jam yang lalu
Sekelompok Orang Serang Peserta Doa Pernikahan di Kediaman Assegaf bin Jufri, 3 Warga Terluka

Diterkam Harimau Saat Mandi, Sulistiowati Tewas dengan Tubuh Tercabik-cabik

Diterkam Harimau Saat Mandi, Sulistiowati Tewas dengan Tubuh Tercabik-cabik
Ilustrasi harimau. (int)
Sabtu, 28 Desember 2019 20:14 WIB
MUARA ENIM - Warga Sumatera Selatan kembali tewas diterkam harimau. Korban terbaru bernama Sulistiowati. Jasad ibu rumah tangga berusia 30 tahun itu ditemukan Jumat (27/12/2019), dengan kondisi tercabik-cabik.

Dikutip dari kompas.com, serangan harimau terhadap warga Kampung 5 Talang Tinggi, Desa Padang Bindu, Kecamatan Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan itu diketahui ketika seorang warga yang hendak berkebun melihat seekor harimau melintas. Kejadian itu kemudian dilaporkan ke kepala dusun setempat.

Saat warga tiba di lokasi dilintasi harimau, Purwanto yang merupakan ayah dari Sulistiowati menyampaikan anaknya sedang mandi tak jauh dari penampakan hewan buas itu.

Warga setempat pun akhirnya langsung berkumpul dan mencari keberadaan Sulistiowati. Saat dicari, handuk yang digunakan korban terlihat berada tak jauh dari lokasi air pancuran.

Setelah dilakukan pencarian lebih lanjut, Sulistiowati ternyata ditemukan sudah tercabik-cabik diduga diterkam harimau.

Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan Genman Suhefti Hasibuan membenarkan jika ada seorang warga diduga tewas diterkam harimau.

''Pagi ini saya baru tahu kabar itu dari laporan petugas di lapangan. Informasinya memang ada warga yang meninggal diterkam harimau,'' kata Genman, Sabtu (28/12/2019).

Genman menjelaskan, petugas lapangan saat ini masih memeriksa lokasi tersebut masuk wilayah perbatasan hutan lindung atau tidak. 

Sebelum serangan ini terjadi BKSDA Sumatera Selatan sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat soal serangan harimau.

Beberapa kamera juga telah dipasang untuk menangkap pergerakan hewan tersebut.

Dengan adanya kejadian ini, berarti sudah lima orang di Sumatera Selatan tewas akibat serangan harimau.

Sebelumnya, enam orang petani di Pagaralam dan Lahat diterkam harimau. Dari enam kejadian itu, empat di antaranya tewas. Sementara dua orang lain mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam

wwwwww