Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Dipaksa Oral Seks, Sekretaris Mengaku Tak Berani Melawan Bos Bank Internasional
Hukum
19 jam yang lalu
Dipaksa Oral Seks, Sekretaris Mengaku Tak Berani Melawan Bos Bank Internasional
2
Paksa Sekretaris Oral Seks saat Sembahyang, Bos Bank, Jimmy: Saya Lagi Mabuk Pak
Hukum
19 jam yang lalu
Paksa Sekretaris Oral Seks saat Sembahyang, Bos Bank, Jimmy: Saya Lagi Mabuk Pak
3
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
Politik
20 jam yang lalu
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
4
Terangsang saat Kantor Sepi, Bos Bank Jimmy Cabuli 2 Sekretarisnya di Kantor
Peristiwa
19 jam yang lalu
Terangsang saat Kantor Sepi, Bos Bank Jimmy Cabuli 2 Sekretarisnya di Kantor
5
Siarkan Konten Horor di Rumah Kosong, Bigo Live Gandeng Raffi Ahmad
Peristiwa
20 jam yang lalu
Siarkan Konten Horor di Rumah Kosong, Bigo Live Gandeng Raffi Ahmad
6
Cabut Perpres Miras, Jokowi Dianggap Tunjukkan Sikap Demokratis
Pemerintahan
20 jam yang lalu
Cabut Perpres Miras, Jokowi Dianggap Tunjukkan Sikap Demokratis

Dicabuli Senior 2018, Mahasiswi Telkom Baru Melapor ke Polisi Desember 2019

Dicabuli Senior 2018, Mahasiswi Telkom Baru Melapor ke Polisi Desember 2019
Ilustrasi korban pencabulan. (dok)
Selasa, 31 Desember 2019 19:50 WIB
BANDUNG - G (19), mahasiswi Telkom University, Bandung, diduga dicabuli seniornya, F (21) pada November 2018 lalu. Namun G baru melapor ke polisi Desember 2019 atau setelah peristiwanya berlalu satu tahun lebih.

Dikutip dari detik.com, selain diduga menjadi korban pencabulan, mahasiswi Telkom itu diduga juga disekap selama tujuh hari oleh terduga pelaku.

''Itu, dalam tahap pendalaman, karena dari korban menyampaikan kalau (korban) tinggal selama tujuh hari di indekos terlapor,'' kata Kanit PPA Satreskrim Polresta Bandung Ipda Riskawati di Mapolresta Bandung, Selasa (31/12/2019).

Ads

Riska, sapaannya, menyebut selama waktu tersebut korban tidak diperbolehkan pulang oleh terduga pelaku.

''Penyampaian dari korban, tujuh hari tidak diperbolehkan pulang oleh terlapor,'' ujarnya

Riskawati mengatakan, kasus ini terjadi November 2018 lalu, namun korban baru melaporkan kejadian ini kepada polisi?

''Kami masih dalam tahap lidik dulu, karena belum disampaikan alasan dari korban mengapa baru melapor,'' kata Riska. ***

Editor:hasan b
Sumber:detik.com
Kategori:Ragam
wwwwww