Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Timnas Basket Indonesia Tetap Jalani Latihan Saat Ramadhan
Olahraga
20 jam yang lalu
Timnas Basket Indonesia Tetap Jalani Latihan Saat Ramadhan
2
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
Peristiwa
18 jam yang lalu
Aneh, Larang Pemudik Masuk Solo, Gibran Tetap Izinkan Wisatawan dari Jakarta
3
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
Peristiwa
16 jam yang lalu
Ricardo Dicopot dari Dirut Pertamina Hulu Rokan, Ini Sosok Penggantinya
4
Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021
Olahraga
21 jam yang lalu
Siapkan Prizepool 100 Juta, UniPin Resmi Luncurkan Ladies Series MLBB 2021
5
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
Peristiwa
18 jam yang lalu
Surat Rekom Diserahkan ke Pimpinan, Komisi V DPRD Riau Segera Gunakan Hak Interplasi dan Bentuk Pansus Covid
6
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua
Peristiwa
18 jam yang lalu
TNI-Polri Kembali Kontak Tembak dengan KKB di Ilaga Papua

Dokter Lalai, Pasien Wanita Tewas Terbakar 'Seperti Obor' Saat Jalani Operasi Kanker

Dokter Lalai, Pasien Wanita Tewas Terbakar Seperti Obor Saat Jalani Operasi Kanker
Ilustrasi. (kompas.com)
Selasa, 31 Desember 2019 09:15 WIB
JAKARTA - Operasi yang dilakukan tim dokter di Rumania untuk menyembuhkan wanita penderita kanker pankreas, malah menyebabkan pasiennya meninggal dunia.

Pasien berusia 40 tahun itu tewas di rumah sakit dengan luka bakar mencapai 40 persen di tubuh, ujar kementerian kesehatan Rumania, Ahad (29/12/2019).

Dikutip dari kompas.com yang melansir AFP, Senin (30/12/2019), perempuan itu tewas ketika dokter bedah menggunakan scalpel listrik meski saat itu dia dirawat dengan disinfektan alkohol.

''Kontak antara scalpel listrik dan disinfektan itu membuat si pasien 'terbakar seperti obor','' ujar pengacara Emanuel Ungureanu di Facebook.

Ungureanu mengaku mendapatkan keterangan tersebut dari staf medis di rumah sakit perawatan darurat Floreasca di Bucharest, Rumania.

Perawat langsung menyiram tubuh perempuan itu dengan air untuk memadamkan api yang terjadi di saat operasi berlangsung.

Dalam pernyataannya, Kementerian Kesehatan Rumania berjanji bakal segera menyelidiki ''insiden yang sangat disayangkan'' ini.

Keluarga korban menyatakan, staf medis sudah berbicara mengenai kecelakaan tersebut, namun mereka menolak menjabarkannya.

''Seharusnya, dokter tahu dilarang menggunakan disinfektan berbasis alkohol dan scalpel listrik di saat bersamaan,'' kata Wakil Menteri Kesehatan Horatiu Moldovan.

Meski sudah mendapatkan tambahan dana, sejumlah rumah sakit di sana masih mengalami kekurangan dokter maupun peralatan medis yang tak memadai.

Belum lagi sejumlah skandal yang berulang, seperti misalnya kebakaran yang melanda sebuah klub malam pada 2015 yang membunuh 64 orang.

Saat itu, mantan Menteri Kesehatan Nicolae Banicioiu dituduh menunda, atau menghalangi pengiriman pasien ke rumah sakit.

Insiden yang sudah berlangsung selama tiga tahun itu hingga kini masih berada dalam penyelidikan aparat berwajib.***

Editor:hasan b
Sumber:kompas.com
Kategori:Ragam
wwwwww