Terpopuler 24 Jam Terakhir
1
Bicara Tenis Meja, Ling Ling Agustin: Itu Banyolan Doang
Olahraga
18 jam yang lalu
Bicara Tenis Meja, Ling Ling Agustin: Itu Banyolan Doang
2
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
Olahraga
18 jam yang lalu
Kapolda Jabar dan Muspida Bandung Ditemui OC Piala Menpora 2021
3
Ternyata Deni dan Eko Sudah Bikin Janji Tampil Habis-habisan
Olahraga
22 jam yang lalu
Ternyata Deni dan Eko Sudah Bikin Janji Tampil Habis-habisan
4
Soal Pencoretan dari Pelatnas, Deni: Saya Tak Pernah Dapat Surat Teguran
Olahraga
23 jam yang lalu
Soal Pencoretan dari Pelatnas, Deni: Saya Tak Pernah Dapat Surat Teguran
5
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
Politik
8 jam yang lalu
Dukung KLB, Barisan Massa Demokrat Minta AHY Mundur dari Jabatan Ketum
6
Aturan Investasi Miras Dicabut, Gelora Apresiasi Presiden
Politik
21 jam yang lalu
Aturan Investasi Miras Dicabut, Gelora Apresiasi Presiden

TNI AL Usir Kapal China di Perairan Natuna

TNI AL Usir Kapal China di Perairan Natuna
KRI Tjiptadi-381 mengusir kapal China di perairan Natuna. (republika.co.id)
Jum'at, 03 Januari 2020 09:13 WIB
JAKARTA - TNI Angkatan Laut, Komando Armada (Koarmada) I, menggunakan Kapal Perang (KRI) Tjiptadi-381, mengusir kapal Penjaga Pantai China yang tengah mengawal kapal-kapal ikan China di perairan Natuna Utara, Kepri.

Dikutip dari republika.co.id, Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Koarmada I, Letkol Laut (P) Fajar Tri Rohadi ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis (2/1), mengatakan, pada Senin (30/12) KRI Tjiptadi-381 melaksanakan patroli sektor di perbatasan Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) Laut Natuna Utara, tepatnya pada posisi 05 06 20 U 109 15 80 T.

Kemudian KRI mendeteksi satu kontak kapal di radar pada posisi 05 14 14 U 109 22 44 T jarak 11.5 NM menuju selatan dengan kecepatan 3 knots.

Ads

''Setelah didekati pada jarak 1 NM kontak tersebut adalah kapal China Coast Guard dengan nomor lambung 4301 (CCG 4301) yang sedang mengawal beberapa kapal ikan China melakukan aktivitas perikanan,'' kata Fajar.

Komunikasi pun dilakukan oleh prajurit TNI AL dan mengusir kapal-kapal ikan yang berupaya menangkap ikan secara ilegal.

''Ini juga mencegah kapal CCG 4301 untuk tidak mengawal kegiatan pencurian ikan (IUUF) karena posisinya berada di perairan ZEE Indonesia,'' ucap Fajar menegaskan.

Koarmada I, kata ia, akan tetap berkomitmen melaksanakan tugas pokok dan tetap berpegang pada prosedur dengan tujuan menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan di kawasan sekaligus menjaga stabilitas di wilayah perbatasan.***

Editor:hasan b
Sumber:republika.co.id
Kategori:Ragam
wwwwww